Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Istana Pastikan Tak Ada Razia Bendera One Piece, Tapi Ingatkan Batas Ekspresi

Pemerintah tak larang bendera One Piece, tapi ingatkan publik agar tak benturkan simbol fiksi dengan sakralnya Merah Putih

Tayang:
Diperbarui:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Taufik Ismail
zoom-in Istana Pastikan Tak Ada Razia Bendera One Piece, Tapi Ingatkan Batas Ekspresi
TribunJatim.com/Istimewa
ONE PIECE - Bendera bajak laut One Piece berkibar di atas atap rumah milik A (26), warga Kecamatan Kerek, Tuban, sebelum akhirnya diturunkan. Rumah A kemudian geruduk aparat gabungan dari polsek hingga intel Kodim. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Istana Kepresidenan memastikan tidak ada razia terhadap pengibaran bendera bajak laut dari serial One Piece yang belakangan viral di media sosial.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan bahwa pemerintah menghargai kebebasan berekspresi kreatif masyarakat, selama tidak melanggar semangat kebangsaan.

“Razia Enggak ada, enggak ada itu,” kata Prasetyo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (5/8/2025).

Ia meminta masyarakat tidak terprovokasi oleh informasi yang tidak akurat.

Menurutnya, bendera One Piece yang dikibarkan oleh komunitas penggemar anime merupakan bagian dari ekspresi budaya populer yang sah.

“Kalau berkenaan dengan bendera One Piece yang itu kaitannya dengan komunitas-komunitas bagian dari ekspresi kreativitas, sekali lagi itu tidak ada masalah,” ujarnya.

Namun Prasetyo mengingatkan agar ekspresi tersebut tidak digunakan untuk membenturkan simbol fiksi dengan simbol negara.

Rekomendasi Untuk Anda

Ia menyoroti potensi provokasi jika bendera One Piece dikibarkan sebagai tandingan terhadap Merah Putih, terutama menjelang peringatan Hari Kemerdekaan.

“Yang jadi masalah manakala ada pihak-pihak yang menggunakan kreativitas ini untuk hal-hal yang kurang pas. Ini bulan Agustus, bulan kemerdekaan. Kemerdekaan kita itu diraih bukan hadiah, itu pengorbanan para pahlawan,” tegasnya.

Baca juga: Rojali-Rohana Viral, Pemerintah: Ini Lecutan, Bukan Lelucon

Pemerintah menegaskan bahwa ekspresi kreatif tetap dihormati, namun tidak boleh menggeser makna simbol negara.

“Kita sebagai generasi muda tugasnya menjaga itu,” kata Prasetyo.

Latar Belakang Viral Bendera One Piece

Pengibaran bendera bajak laut Topi Jerami dari serial One Piece ramai dibagikan di media sosial sejak awal Agustus. Sebagian netizen menganggapnya sebagai bentuk kritik sosial, sementara lainnya menilai tindakan itu berlebihan dan berpotensi mengganggu kesakralan peringatan kemerdekaan.

Logo tengkorak bertopi jerami yang digunakan dalam bendera tersebut merupakan simbol kebebasan dan perlawanan dalam semesta fiksi ciptaan Eiichiro Oda. Dalam narasi anime, bendera itu melambangkan semangat pantang menyerah dan perjuangan melawan otoritas yang korup.

Di tengah semangat Hari Kemerdekaan RI, ekspresi kreatif tetap bisa hidup—asal tak melupakan makna perjuangan yang dikibarkan bersama Merah Putih.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas