Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Legislator PKS Sebut Melarang Roblox Bukan Solusi, tapi Dampingi Anak di Dunia Digital

Wacana pelarangan gim daring Roblox menuai respons dari anggota DPR RI Fraksi PKS, Anis Byarwati. 

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Reza Deni
Editor: Dodi Esvandi
zoom-in Legislator PKS Sebut Melarang Roblox Bukan Solusi, tapi Dampingi Anak di Dunia Digital
roblox.com
Roblox 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Wacana pelarangan gim daring Roblox yang diusulkan oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menuai respons dari anggota DPR RI Fraksi PKS, Anis Byarwati

Menurutnya, pelarangan semata tidak akan efektif jika tidak disertai dengan keterlibatan aktif keluarga dalam mendampingi anak-anak di dunia digital.

“Jadilah penjaga gerbang bagi anak-anak kita. Bukan dengan melarang total, tetapi dengan hadir, mendampingi, dan membimbing,” ujar Anis kepada wartawan, Kamis (7/8/2025).

Sebagai anggota Komisi XI DPR RI, Anis menekankan pentingnya literasi digital bagi orang tua agar mampu memahami dunia virtual yang diakses anak-anak melalui platform seperti Roblox

Tanpa pemahaman tersebut, ia menilai orang tua akan kesulitan mendeteksi potensi risiko yang mungkin muncul.

“Kita tidak bisa melindungi apa yang tidak kita pahami. Literasi digital adalah bagian dari proses belajar sepanjang hayat dan wujud tanggung jawab atas amanah anak yang kita miliki,” lanjutnya.

Baca juga: Pemerintah Ungkap Sisi Gelap Game Roblox, Dilarang Mendikdasmen Demi Lindungi Generasi Muda

Anis juga mendorong pemerintah untuk tidak hanya fokus pada pelarangan, tetapi turut mengajak pengembang gim seperti Roblox agar menyediakan fitur keamanan yang lebih baik dan sistem pelaporan yang responsif terhadap konten berbahaya.

Rekomendasi Untuk Anda

“Pemerintah harus terus berinovasi dan membangun kolaborasi dengan pengembang gim, platform media sosial, dan masyarakat sipil untuk menciptakan ekosistem digital yang aman bagi anak,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa ketahanan anak terhadap pengaruh negatif dunia digital harus dibangun sejak dari rumah, melalui pendidikan karakter dan nilai-nilai keimanan.

“Mari kita jadikan keluarga sebagai pelindung utama anak-anak di tengah derasnya arus digital. Dengan iman, ilmu, dan kepedulian, insyaAllah kita mampu melindungi mereka serta membentuk generasi yang saleh, cerdas, dan bermartabat,” tutupnya.

Sebelumnya, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menyampaikan larangan bermain Roblox kepada anak-anak saat meninjau kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di SDN Cideng 02, Jakarta Pusat, Senin (4/8/2025). 

Ia menilai gim tersebut mengandung unsur kekerasan yang berpotensi ditiru oleh anak-anak, dan mengimbau agar mereka tidak bermain HP terlalu lama serta menghindari konten kekerasan.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas