Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Menuju Kick-Off
00
Hari
00
Jam
00
Menit
00
Detik
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
Mexico
Meksiko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 16:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

MBG Jangkau Wilayah 3T: 1.000 Titik Baru, Warga Miskin Dilibatkan dalam Operasional SPPG

BP Taskin terus memperluas jangkauan program Makan Bergizi Gratis (MBG) ke wilayah-wilayah 3T

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Reza Deni
Editor: Dodi Esvandi
zoom-in MBG Jangkau Wilayah 3T: 1.000 Titik Baru, Warga Miskin Dilibatkan dalam Operasional SPPG
Tribunnews/Reza Deni Saputra
MBG DI WILAYAH 3T - Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) Budiman Sudjatmiko saat memaparkan capaian dan kinerja BP Taskin sejauh ini, Dia mengatakan pihaknya berfokus menyebarkan Makan Bergizi Gratis (MBG) di daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T), Kamis (14/8/2025) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Pemerintah melalui Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) terus memperluas jangkauan program Makan Bergizi Gratis (MBG) ke wilayah-wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). 

Tahun ini, sebanyak 1.000 titik dapur MBG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) akan dibuka di daerah 3T dan kantong-kantong kemiskinan.

Kepala BP Taskin, Budiman Sudjatmiko, menyampaikan bahwa seluruh pendanaan program MBG di wilayah 3T akan bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). 

Ia juga menekankan pentingnya memanfaatkan fasilitas yang sudah ada, seperti kantin sekolah, untuk mengoptimalkan operasional SPPG.

“Kami telah berdiskusi dengan pihak BGN. Tahun ini, akan ada 1.000 titik dapur MBG di wilayah 3T dan kantong-kantong kemiskinan,” ujar Budiman di kantor BP Taskin, Jakarta Pusat, Kamis (14/8/2025).

Lebih dari sekadar penyediaan makanan bergizi, BP Taskin juga berkomitmen untuk memberdayakan masyarakat miskin dengan melibatkan mereka langsung sebagai tenaga kerja di dapur-dapur MBG. 

Langkah ini diharapkan dapat memberikan dampak ekonomi langsung bagi warga setempat.

Rekomendasi Untuk Anda

“Kami ingin memastikan bahwa yang terlibat dan dipekerjakan dalam SPPG adalah masyarakat miskin itu sendiri,” tegas Budiman.

Di sisi hulu, BP Taskin turut mendorong penguatan sektor pertanian, peternakan, dan perikanan lokal sebagai sumber pasokan bahan pangan MBG. 

Beberapa daerah seperti Indramayu, Brebes, dan Cirebon telah mulai menerapkan model ini, dengan dukungan dari koperasi, BUMDes, dan sektor swasta.

Baca juga: Cegah Keracunan MBG, BPOM Ingatkan SPPG agar Tingkatkan Sanitasi dan Higiene

Apa Itu SPPG?

Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) adalah unit operasional yang dibentuk pemerintah untuk menjalankan program MBG secara langsung di lapangan. SPPG bertugas menyediakan makanan bergizi gratis, terutama bagi anak-anak dan kelompok rentan, serta mendukung upaya nasional dalam menurunkan angka gizi buruk dan stunting.

Hingga Agustus 2025 lebih dari 5.000 unit SPPG telah beroperasi di seluruh Indonesia.

Pemerintah menargetkan 937 dapur MBG aktif pada akhir tahun ini.

SPPG dikelola oleh tim profesional yang terdiri dari kepala unit, ahli gizi, dan akuntan, guna memastikan kualitas makanan, distribusi yang tepat sasaran, dan transparansi anggaran.

Program ini menjadi bagian penting dari strategi nasional untuk menciptakan generasi emas Indonesia melalui intervensi gizi yang terstruktur dan berkelanjutan.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas