Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Para Pedagang di Sekitar Gedung DPR Lebih Memilih Pulang Ketimbang Terjebak Kericuhan

Aksi demonstrasi di depan Gedung DPR/MPR RI di Jalan Gatot Subroto mulai ramai dengan massa mahasiswa.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Wahyu Aji
zoom-in Para Pedagang di Sekitar Gedung DPR Lebih Memilih Pulang Ketimbang Terjebak Kericuhan
Tribunnews.com/Danang Triatmojo
DEMO DPR - Aksi demonstrasi di depan Gedung DPR/MPR RI di Jalan Gatot Subroto mulai ramai dengan massa mahasiswa. Di sisi lain, juga berkumpul massa dari pelajar SMA dan massa berseragam ojek daring yang hendak mendatangi titik aksi, Kamis siang (28/8/2025). Banyak pedagang memilih beranjak pergi. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Aksi demonstrasi di depan Gedung DPR/MPR RI di Jalan Gatot Subroto mulai ramai dengan massa mahasiswa.

Di sisi lain, juga berkumpul massa dari pelajar SMA dan massa berseragam ojek daring yang hendak mendatangi titik aksi, Kamis siang (28/8/2025).

Banyak pedagang yang sedari awal menjajakan dagangannya di sisi kiri Gerbang Utama DPR, mulai beranjak pergi.

 

Mereka khawatir kejadian ricuh pada demo sebelumnya kembali terjadi.

"Pulang aja pak menyelamatkan diri," kata seorang tukang roti sambil memikul barang dagangannya. 

Para pedagang ini memilih berpindah ke arah Kementerian Kehutanan (Kemenhut) dan Stasiun Palmerah. 

Rekomendasi Untuk Anda

"Mending pergi ayo dari pada kenapa - kenapa," seru pedagang yang berjalan pergi ke pedagang lainnya.

Sebelumnya Kepolisian Resor Metro Jakarta Pusat mengamankan sejumlah pelajar yang diduga hendak mengikuti aksi unjuk rasa buruh di kawasan Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (28/8/2025). 

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Susatyo Purnomo Condro mengatakan, dari penindakan tersebut, polisi menyita sedikitnya 10 busur panah yang dibawa pelajar.

"Di salah satu stasiun, Stasiun Tanah Abang kami menyita ada sekitar 9 butir busur panah yang dibawa oleh anak kelas 10," kata Susatyo di depan Gedung DPR.

Selain busur panah, petugas juga menyita sejumlah benda lain seperti botol dan barang-barang yang diduga akan digunakan untuk melawan atau melukai petugas kepolisian.

"Saat ini sudah kami amankan, termasuk juga beberapa anak-anak lainnya yang membawa botol dan sebagainya dan mereka bermaksud digunakan untuk melawan aparat atau melukai aparat, atau melempar kepada aparat," ujar Susatyo.

Susatyo juga menyebut bahwa pihaknya telah mengamankan pelajar yang ikut unjuk rasa.

Baca juga: Ratusan Pelajar Panjat Pagar Tol Dalam Kota, Ikut Aksi di Depan Gedung DPR 

"Karena kita ketahui bahwa aksi unjuk rasa adalah lokasi yang berbahaya bagi anak-anak, terutama para pelajar," ucapnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas