Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Massa Mahasiswa Jebol Gerbang Polda Metro Jaya Minta Bertemu Kapolda

Massa aksi mahasiswa mulai meringsek masuk ke dalam Markas Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (29/8/2025).

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Reynas Abdila
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Massa Mahasiswa Jebol Gerbang Polda Metro Jaya Minta Bertemu Kapolda
Tribunnews.com/Reynas Abdila
UNJUK RASA - Massa aksi mahasiswa tampak meringsek masuk ke dalam Markas Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan dalam aksi unjuk rasa, Jumat (29/8/2025). Mereka menggunakan almamater dari beberapa universitas. 

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Massa aksi mahasiswa mulai meringsek masuk ke dalam Markas Polda Metro Jaya di  Jakarta Selatan, Jumat (29/8/2025) sore ini.

Mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Jakarta itu menggelar unjuk rasa di Polda Metro Jaya memprotes kematian seorang pengemudi ojek online (ojol) Affan Kurniawan yang dilindas mobil Kendaraan Taktis Brimob Polda Metro tadi malam.

Mahasiswa menggunakan almamater dari beberapa universitas yang diperkirakan jumlahnya ribuan. 

Mulanya orator berbicara dengan Kapolres Jakarta Selatan Kombes Nicolas Ary Lilipaly.

Namun mahasiswa yang diwakili orator menuntut untuk bertemu Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri.

Mereka minta Kapolda mempertanggung jawabkan kematian pengendara ojol Affan Kurniawan.

Baca juga: Keseharian Affan Kurniawan Tinggal di Rumah Kontrakan Bersama 7 Anggota Keluarganya

Rekomendasi Untuk Anda

Tak lama berselang, Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Dekananto datang menghampiri massa.

Dia menyatakan Kapolda Metro akan datang berangkat dari DPR RI.

Wakapolda pun mengatakan kini kasus terus masih dalam proses pemeriksaan dan penyelidikan.

Massa mahasiswa memilih untuk bertahan sampai Kapolda Metro betul-betul hadir.

Sedangkan personel Sabhara dan Brimob bersiaga merapatkan barisan menahan pergerakan  mahasiswa. 

Mahasiswa telah menjebol gerbang Polda Metro Jaya, diantaranya ada yang memanjat pagar.

Mahasiswa Teriaki Polisi

Mahasiswa terus berteriak di depan kantor Polda Metro Jaya.

Teriakan Polisi pembunuh menjadi pemantik kericuhan.

Kemudian rombongan kendaraan polisi keluar dari arah dalam tidak diketahui akan pergi ke mana.

Baru keluar sekitar 100-200 meter, massa mencegat iring-iringan mobil polisi.

Patwal langsung berputar arah kembali ke dalam Markas.

Di tengah kondisi kalut, salah satu mobil iring-iringan berjalan mundur lalu menabrak pengendar motor hingga terjatuh dan terjepit.

Kondisi ini menambah amarah dari massa yang menghancurkan mobil polisi tersebut.

Sedangkan mobil sedan provost menjadi bulan-bulanan massa hingga rusak paling parah.

Seluruh penumpang anggta kepolsian berupaya kabur dari amukan massa dan meringsek masuk ke dalam markas.

Personel Polisi memberikan perlawanan dan seluruh kendaraan dibawa masuk ke dalam Markas.

 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas