Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pidato Prabowo di KTT PBB: Pengakuan Palestina adalah Langkah yang Benar!

Prabowo menegaskan pengakuan Palestina adalah langkah benar. Pernyataan Prabowo ini merespons Prancis hingga Australia yang mengakui Palestina.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Pidato Prabowo di KTT PBB: Pengakuan Palestina adalah Langkah yang Benar!
Tangkapan layar dari YouTube Sekretariat Presiden
PIDATO PRABOWO SOAL PALESTINA - Presiden Prabowo Subianto saat berpidato dalam Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, AS, Selasa (22/9/2025) pagi waktu setempat atau Senin (21/9/2025) malam waktu Indonesia. Prabowo menegaskan pengakuan Palestina adalah langkah benar. Pernyataan Prabowo ini merespons Prancis hingga Australia yang mengakui Palestina. 

TRIBUNNEWS.COM - Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan pengakuan Palestina sebagai negara adalah sebuah langkah yang benar.

Pernyataan ini merupakan respons dari pengakuan kemerdekaan Palestina oleh beberapa negara seperti Prancis, Kanada, Australia, hingga Inggris.

"Prancis, Kanada, Australia, Inggris, Portugal, dan banyak negara-negara terkemuka lainnya di dunia telah mengambil langkah di sisi yang benar dalam sejarah," katanya saat berpidato dalam Konferensi Tingkat Tinggi Perserikatan Bangsa-Bangsa (KTT PBB) soal solusi dua negara untuk Palestina dan Israel yang disiarkan di kanal YouTube PBB, Selasa (23/9/2025).

Prabowo pun turut menyampaikan langkah Indonesia dalam mengatasi konflik Palestina dan Israel tersebut.

Dia menegaskan selalu mendukung kemerdekaan dan pengakuan Palestina sebagai negara berdaulat. Kendati demikian, Prabowo juga bakal mendukung eksistensi Israel jika Israel turut mendukung kemerdekaan Palestina.

Baca juga: 6 Poin Pidato Prabowo Subianto di KTT PBB: Pengakuan Palestina adalah Langkah yang Tepat

Menurutnya, langkah yang diambil tersebut merupakan wujud dukungan Indonesia terhadap solusi dua negara atau two state solution.

"Oleh karena itu, Indonesia sekali lagi menegaskan komitmennya terhadap solusi dua negara dalam masalah Palestina. Hanya solusi dua negara inilah yang akan membawa perdamaian. Kita harus menjamin kedaulatan Palestina, namun Indonesia juga segera mengakui negara Israel dan akan mendukung semua jaminan keamanan bagi Israel," tegasnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Prabowo lantas menyinggung soal Deklarasi New York yang merupakan salah satu respons negara di dunia dalam mendorong terwujudnya solusi dua negara antara Palestina dan Israel.

Dia berharap seluruh negara di dunia yang telah menandatangani deklarasi tersebut untuk turut mempraktikannya demi mewujudkan perdamaian di Gaza.

Sebagai informasi, Deklarasi New York disahkan dalam Sidang Majelis Umum PBB pada 12 September 2025 lalu.

Adapun tujuan deklarasi tersebut demi mendorong solusi dua negara sebagai jalan damai antara Palestina dan Israel

Total ada 142 negara yang mendukung deklarasi tersebut termasuk Indonesia. Deklarasi tersebut berisi enam cara demi terwujudnya perdamaian antara Palestina dan Israel yakni gencatan senjata serta penarikan pasukan Israel di Gaza, pembentukan misi internasional oleh PBB, dibukanya akses bantuan kemanusiaan, rekonstruksi Gaza, pengakuan Palestina, dan reformasi internal Pemerintahan Palestina.

"Deklarasi New York telah menyediakan jalur damai dan adil menuju perdamaian. Kemerdekaan negara harus berarti perdamaian. Pengakuan harus berarti kesempatan nyata untuk mewujudkan perdamaian yang langgeng. 

"Perdamaian itu harus nyata bagi semua pihak, bagi semua negara. Kami mendesak negara-negara besar di dunia yang telah mengambil prinsip ini," tegas Prabowo.

Lebih lanjut, Prabowo pun mengecam seluruh tindakan genosida yang dilakukan Israel di Gaza di mana berujung ribuan warga sipil menjadi korban.

Dia menegaskan apa yang terjadi di Gaza bukanlah konflik semata tapi sebuah bencana kemanusiaan.

"Dengan hati yang berat, kami mengenang tragedi yang tak tertahankan yang terjadi di Gaza. Ribuan nyawa tak bersalah, banyak di antaranya perempuan dan anak-anak, telah tewas."

"Bencana kemanusiaan yang mengerikan ini terjadi di depan mata kita.Kami mengecam semua tindakan kekerasan terhadap warga sipil tak berdosa," tegasnya.

Baca juga: Di KTT PBB, Indonesia Tegaskan Komitmen Solusi Dua Negara Selesaikan Krisis di Palestina

Pada akhir pidatonya, Prabowo menegaskan agar perdamaian di Gaza harus segera terjadi.

Demi terealisasinya hal tersebut, dia mengungkapkan Indonesia mau berpartisipasi dengan mengirimkan pasukan perdamaian ke Gaza.

"Kita siap untuk berperan dalam perjalanan menuju perdamaian ini. Kita bersedia menyediakan pasukan pemelihara perdamaian."

"Perdamaian! Perdamaian sekarang! Perdamaian segera! Kita membutuhkan perdamaian!" pungkas Prabowo yang disambut tepuk tangan dari peserta yang hadir. 

(Tribunnews.com/Yohanes Liestyo Poerwoto)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas