Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Pemeriksaan Senyap Eks Dirut Antam Arie Ariotedjo di KPK

KPK telah memeriksa mantan Direktur Utama PT Aneka Tambang (Persero) Tbk, Arie Prabowo Ariotedjo, secara diam-diam pada pekan lalu. 

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Pemeriksaan Senyap Eks Dirut Antam Arie Ariotedjo di KPK
Kompas.com/Bayu Pratama S
PERIKSA - Juru Bicara KPK Budi Prasetyo. KPK ternyata telah memeriksa mantan Direktur Utama PT Aneka Tambang (Persero) Tbk, Arie Prabowo Ariotedjo, secara diam-diam pada pekan lalu.  
Ringkasan Berita:
  • KPK telah periksa mantan Dirut Antam Arie Prabowo Ariotedjo
  • Arie Prabowo adalah ayah dari mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo
  • Penyidik mendalami pengetahuan Arie terkait proses kerja sama pengolahan anoda logam antara PT Antam dan PT Loco Montrado. 
  • Arie Prabowo Ariotedjo menjabat sebagai Direktur Utama Antam pada periode Mei 2017 hingga Desember 2019, yang bersinggungan dengan waktu terjadinya dugaan korupsi tersebut. 

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ternyata telah memeriksa mantan Direktur Utama PT Aneka Tambang (Persero) Tbk, Arie Prabowo Ariotedjo, secara diam-diam pada pekan lalu. 

Pemeriksaan ini terungkap meskipun nama Arie Ariotedjo dijadwalkan untuk diperiksa sebagai saksi pada hari ini, Selasa, 14 Oktober 2025.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengonfirmasi bahwa ayah dari mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo itu telah dimintai keterangan pada Selasa, 7 Oktober 2024. 

Pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK tersebut tidak tertera dalam agenda resmi yang dirilis saat itu.

Menurut Budi, pihak Arie Ariotedjo mengajukan perubahan jadwal karena adanya kegiatan lain yang telah direncanakan sebelumnya pada hari ini.

"Pengajuan jadwal pemeriksaan tersebut karena yang bersangkutan pada hari ini ada kegiatan lain yang sudah terjadwal sebelumnya," kata Budi dalam keterangannya, Selasa (14/10/2025).

Rekomendasi Untuk Anda

Dalam pemeriksaan tersebut, penyidik mendalami pengetahuan Arie terkait proses kerja sama pengolahan anoda logam antara PT Antam dan PT Loco Montrado. 

Kasus ini diduga telah merugikan keuangan negara lebih dari Rp 100 miliar, tepatnya Rp 100,7 miliar.

"Penyidik mendalami proses kerja sama pengolahan anoda logam antara PT Antam dengan PT Loco Montrado," sebut Budi.

Arie Prabowo Ariotedjo menjabat sebagai Direktur Utama Antam pada periode Mei 2017 hingga Desember 2019, yang bersinggungan dengan waktu terjadinya dugaan korupsi tersebut. 

Sebelumnya, ia juga pernah diperiksa sebagai saksi dalam kasus yang sama pada 6 Juni 2023.

Sementara Arie telah diperiksa lebih awal, KPK tetap melanjutkan agenda pemeriksaan saksi lainnya pada hari ini. 

Tiga saksi yang hadir adalah Arum Rachmanti (Product Inventory Control Work Unit Head UBPP LM PT Antam), Agus Zamzam Jamaluddin (mantan Direktur Operasi PT Antam), dan Ariyanto Budi Santoso (Business Management Lead Specialist PT Antam).

Kasus korupsi kerja sama anoda logam ini telah menjerat dua tersangka. 

Mantan General Manager Unit Pengolahan PT Antam, Dodi Martimbang, telah divonis 6,5 tahun penjara dan putusannya telah berkekuatan hukum tetap.

Tersangka lainnya adalah Direktur Utama PT Loco Montrado, Siman Bahar. 

Ia sempat bebas dari status tersangka setelah memenangkan gugatan praperadilan, namun KPK kembali menetapkannya sebagai tersangka. 

Terkait Siman Bahar, tim penyidik KPK telah berhasil menyita uang tunai senilai Rp 100,7 miliar pada 5 Agustus 2025 yang diduga merupakan total kerugian negara dalam kasus ini.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas