Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Setahun Pemerintahan Prabowo, Ekonomi RI Catat Rekor Pasar Modal dan Perdagangan

NEXT Indonesia mencatat ekonomi Indonesia mencetak rekor baru di pasar modal dan perdagangan dalam satu tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Content Writer
zoom-in Setahun Pemerintahan Prabowo, Ekonomi RI Catat Rekor Pasar Modal dan Perdagangan
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
KINERJA EKONOMI INDONESIA - Indonesia kini menempati posisi teratas di kawasan Asia Tenggara dalam kapitalisasi pasar modal, sekaligus mencatat surplus perdagangan tertinggi dalam tiga tahun terakhir. Menurut laporan riset NEXT, nilai kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) terus menunjukkan tren positif dan untuk pertama kalinya menembus Rp15.000 triliun pada Maret 2025. 
Ringkasan Berita:
  • Laporan NEXT Indonesia Center menunjukkan kapitalisasi pasar BEI menembus Rp15.000 triliun, tertinggi di ASEAN.
  • IHSG menembus level 8.000 untuk pertama kalinya, mencerminkan kepercayaan investor terhadap stabilitas ekonomi nasional.
  • Surplus perdagangan mencapai US$5,49 miliar, tertinggi dalam tiga tahun, menandakan daya saing industri nasional yang kian kuat.

 

TRIBUNNEWS.COM — Studi terbaru dari NEXT Indonesia Center mencatat capaian historis perekonomian Indonesia dalam satu tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

Indonesia kini menempati posisi teratas di kawasan Asia Tenggara dalam kapitalisasi pasar modal, sekaligus mencatat surplus perdagangan tertinggi dalam tiga tahun terakhir.

Menurut laporan riset NEXT, nilai kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) terus menunjukkan tren positif dan untuk pertama kalinya menembus Rp15.000 triliun pada Maret 2025.

Angka ini menjadikan BEI sebagai pasar modal terbesar di ASEAN, setelah melampaui Singapore Exchange (SGX) pada Februari 2023.

“Lonjakan kapitalisasi pasar menjadi penanda kuatnya kepercayaan pasar terhadap fondasi ekonomi Indonesia dalam satu tahun pertama pemerintahan Presiden Prabowo. Dengan capaian ini, Indonesia resmi menjadi pasar modal terbesar di Asia Tenggara,” tulis NEXT dalam laporannya, dikutip Sabtu (18/10).

Selain itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencetak sejarah baru dengan melampaui level 8.000 untuk pertama kalinya.

Baca juga: Laporan NEXT Indonesia Soroti Upaya Pemberantasan Korupsi di Era Prabowo

Rekomendasi Untuk Anda

IHSG ditutup pada posisi 8.124 pada 16 Oktober 2025. Peningkatan ini mencerminkan optimisme investor terhadap stabilitas politik dan arah kebijakan ekonomi nasional.

“Pertumbuhan IHSG menunjukkan kepercayaan investor bahwa perekonomian Indonesia bergerak di jalur yang stabil,” lanjut laporan tersebut.

Di sektor perdagangan, kinerja ekspor dan impor nasional juga menunjukkan sinyal positif yang kuat. Pada Agustus 2025, Indonesia mencatat surplus neraca perdagangan sebesar US$5,49 miliar,  tertinggi dalam tiga tahun terakhir sejak 2022. Surplus ini terjadi ketika nilai ekspor mencapai US$25 miliar, sementara impor berada di kisaran US$19,5 miliar.

Menurut NEXT, capaian tersebut mencerminkan daya saing industri nasional yang semakin tangguh di pasar global. Melebarnya surplus bukan sekadar angka, tetapi indikator penting bahwa sektor produksi dalam negeri mampu menjaga ritme ekspor, sekaligus memperkuat penerimaan devisa negara.

Kinerja perdagangan luar negeri ini melengkapi dorongan dari sektor pasar modal, yang sepanjang satu tahun pertama pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menunjukkan tren menguat.

Kombinasi antara surplus perdagangan dan kapitalisasi pasar yang melonjak memperlihatkan fondasi ekonomi Indonesia yang kian solid, bahkan di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Baca juga: Laporan NEXT Indonesia: Kemiskinan dan Pengangguran RI Menunjukkan Perubahan

Sesuai Minatmu
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas