Prabowo Singgung IHSG Tembus Level 8.000: Tertinggi Sepanjang Sejarah, Ini di Luar Dugaan
Presiden Prabowo Subianto kembali menyinggung soal Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang berhasil menembus level 8.000, Senin (20/10/2025).
Penulis:
Suci Bangun Dwi Setyaningsih
Editor:
Endra Kurniawan
Ringkasan Berita:
- Presiden Prabowo sebut Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menembus level 8.000-an, catat rekor tertinggi Indonesia
- Presiden pun mengakui, capaian tersebut berkat kerja keras para menteri di bidang ekonomi
- Dalam sidang kabinet Senin (20/10/2025), Prabowo juga mengingatkan jajarannya agar tetap menjaga produksi dan distribusi pangan Tanah Air
TRIBUNNEWS.COM - Presiden Prabowo Subianto kembali menyinggung soal Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang berhasil menembus level 8.000-an.
Hal itu, disampaikan Prabowo ketika menyampaikan pidato dalam Sidang Kabinet Paripurna bersama Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka dan menteri Kabinet Merah Putih, di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/10/2025).
Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG merupakan indikator keseluruhan harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Dalam periode pemerintahan Prabowo-Gibran ini, IHSG diklaim berhasil mencapai level 8.000, tertinggi sepanjang sejarah Indonesia.
Kepala Negara pun tak menyangka, lantaran hal itu di luar dugaan.
"IHSG telah tembus 8.000, tertinggi sepanjang sejarah republik kita, ini juga di luar dugaan," katanya.
Presiden pun mengakui, capaian tersebut, adalah berkat kerja keras para menteri terkait.
"Ini juga saya kita akibat keras para menteri di bidang ekonomi," lanjut mantan Menteri Pertahanan era Presiden ke-7 RI Joko Widodo itu.
Lantas, Prabowo menyoroti soal kepercayaan pasar dan investor.
"Selalu kita ditakut-takuti bahwa Indeks Harga Saham Gabungan itu mencerminkan kepercayaan investor, kepercayaan pasar kepada kita."
"Ternyata, kita telah mencapai tingkat yang tertinggi, walaupun saya selalu ingatkan kita jangan terlalu takut dengan harga-harga saham, yang penting fundamental ekonomi kita harus kuat dan fundamental ekonomi setiap bangsa yang paling asasi adalah pangan dan energi, dan air," tegas Prabowo.
Baca juga: Di Lantai Bursa, Menkeu Purbaya Kembali Yakinkan IHSG Bakal Tembus Level 36.000: To The Moon
Meski demikian, Prabowo mengingatkan jajarannya agar tetap menjaga produksi dan distribusi pangan di Tanah Air. Pun dengan energi air di bumi.
"Asal kita sadar ini, kita fokus ini, kita yakinkan kebijakan kita, menjamin, kita mampu memproduksi dan distribusi pangan dengan baik dan efisien. energi juga demikian, mampu mengelola air, kita kuat.
"Mata uang, harga saham bisa fluktuasi, tapi yang paling pokok adalah kita harus jamin produksi pangan, distribusi pangan, dan energi serta pengelolaan air yang baik," ungkap Prabowo.
BEI Ungkap Penyebab IHSG Bertahan di Level 8.000 hingga Awal Oktober 2025
Sementara itu, Kepala Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) DIY, Irfan Noor Riza, turut merespons soal IHSG yang bertahan di level 8.000 sejak akhir September hingga Oktober 2025 ini. Bahkan, mencatat rekor tertinggi sepanjang masa.
Menurut Irfan, ada empat faktor yang menopang IHSG.
Faktor pertama, adalah kebijakan moneter yang longgar dengan pemangkasan BI Rate menjadi 4,75 persen pada September 2025, menurunkan biaya pembiayaan, dan meningkatkan likuiditas pasar.
Kebijakan Ini mendorong investor beralih dari deposito ke saham.
Pengangkatan Purbaya Yudhi Sadewa menjadi Menteri Keuangan menggantikan Sri Mulyani Indrawati pun dinilai berdampak positif.
Sebab, Purbaya meluncurkan stimulus ekonomi senilai Rp 216,23 triliun, termasuk penempatan dana pemerintah Rp 200 triliun ke bank BUMN dan 17 program paket ekonomi baru.
“Faktor ketiga adalah fundamental ekonomi solid. Inflasi terkendali di 2,65 persen, surplus neraca perdagangan US$ 5,49 miliar dan PMI (Purchasing Managers' Index) manufaktur ekspansif di 50,4,” katanya, Rabu (08/10/2025), dilansir Tribun-Jogja.com.
“Kemudian dukungan investor domestik solid. Meski investor asing net sell Rp 3,1 triliun, investor domestik tetap solid dengan porsi 72,89 persen dari total transaksi,” imbuh Purbaya.
Lebih lanjut, Irfan mengatakan, IHSG telah menguat 13,86 persen year to date, dengan sektor teknologi naik (+2,36 persen), sektor infrastruktur juga naik (+2,01 persen).
Demikian juga sektor energi naik (+1,01 persen ) dan ketiga sektor tersebut menjadi penopang utama.
Baca juga: Prabowo Ibaratkan Kabinetnya Bak Tim Sepak Bola: Ada yang Striker, Ada yang Bertahan
Mengamati perkembangan saat ini, Irfan lantas memperkirakan IHSG berpotensi mencapai level 8.200 - 8.600 pada kuartal IV 2025.
Hal tersebut, didukung efek musiman akhir tahun dan rilis laporan keuangan kuartal III yang diharapkan positif.
Menurut Irfan, kebijakan stimulus ekonomi dipercaya mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di atas 5,5 persen pada kuartal IV 2025. Hal ini, menjadikan Indonesia menjadi salah satu emerging market dengan performa terbaik.
Sebelumnya, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menyentuh level psikologis baru di 8.000 dalam perdagangan intraday pada Jumat (15/8/2025).
IHSG melambung 1,03 persen ke level 8.012,63 pada pukul 10:28 WIB.
Lonjakan itu, mendorong nilai kapitalisasi pasar alias market cap IHSG menjadi Rp 14.503,29 triliun. Sejak awal perdagangan, nilai transaksi sudah mencapai Rp 18,80 triliun.
IHSG menyentuh level 8.000, bersamaan dengan momen pidato Presiden Prabowo Subianto pada Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR dan DPD di Jakarta, Jumat (15/8/2025).
Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta, menilai pergerakan IHSG terus dalam keadaan uptrend karena diperdagangkan pada area expanding diagonal.
Memasuki HUT ke-80 RI, kata Nafan Aji, pidato nota keuangan serta RAPBN 2026 yang disampaikan Prabowo pertama kalinya sejak menjabat sebagai Presiden RI dinantikan para pelaku pasar.
Sebagian artikel ini telah tayang di TribunJogja.com dengan judul BEI DIY Ungkap Penyebab IHSG Bertahan di Level 8.000 hingga Awal Oktober 2025
(Tribunnews.com/Suci Bangun DS, TribunJogja.com/Christi Mahatma Wardhani)
Baca tanpa iklan
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.