Tak Sekadar Tugas, Bripka Abdul Harik Hadirkan Air dan Harapan di Dusun Buloli
Bripka Abdul Harik, Bhabinkamtibmas Desa Bambasiang Polsek Tomini kembali memperlihatkan makna sejati pengabdian seorang anggota Polri.
Editor:
Content Writer
TRIBUNNEWS.COM - Di tengah keterbatasan dan jauhnya akses dari pusat kota, Bripka Abdul Harik, Bhabinkamtibmas Desa Bambasiang Polsek Tomini yang membina Dusun Ogotop dan Dusun Buloli, kembali memperlihatkan makna sejati pengabdian seorang anggota Polri.
Dengan semangat dan ketulusan, ia mengambil inisiatif untuk membantu warga Dusun Buloli mendapatkan kembali akses air bersih yang merupakan sumber kehidupan yang telah lama hilang dari wilayah tersebut.
Didampingi Bhabinsa dan warga setempat, Bripka Abdul Harik memimpin kegiatan gotong royong menyambungkan pipa air dari sumber mata air menuju permukiman warga. Meski peralatan yang dimiliki terbatas, semangat kebersamaan dan kepedulian antarwarga justru mengalir lebih deras dari air yang tengah mereka perjuangkan.
Selama ini, masyarakat Dusun Buloli hidup dalam kekurangan air bersih. Dampaknya begitu terasa bagi warga kesulitan menjaga kebersihan diri, dan para guru enggan bermalam di sekolah karena sulitnya akses air untuk kebutuhan dasar. Kondisi ini menjadi keprihatinan mendalam bagi Bripka Abdul Harik, yang setiap hari menyaksikan langsung perjuangan warganya.
“Sudah lama masyarakat Dusun Buloli menantikan air bersih. Alhamdulillah, dengan kerja sama dan gotong royong, kini air sudah bisa mengalir kembali. Semoga aliran ini membawa berkah dan kebahagiaan bagi warga,” tutur Bripka Abdul Harik.
Baca juga: Aipda Yosafat Bemey, Polisi Bhabinkamtibmas yang Ajarkan Baca Tulis demi Lawan Buta Aksara
Berkat ketulusan dan kepedulian tersebut, kini air bersih benar-benar mengalir ke rumah-rumah warga Dusun Buloli. Tetes demi tetes air itu bukan hanya sekadar kebutuhan hidup, melainkan simbol kebahagiaan dan harapan baru bagi masyarakat yang selama ini hidup dalam keterbatasan.
“Kami sangat berterima kasih kepada Pak Bhabin. Air ini seperti mukjizat bagi kami. Dulu kami harus berjalan jauh hanya untuk menimba air, sekarang air datang ke rumah kami,” ungkap salah satu warga.
Kisah inspiratif ini menjadi contoh nyata bagaimana Polri hadir bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelindung dan penggerak perubahan sosial di tengah masyarakat. Tindakan kecil namun berdampak besar ini memperlihatkan wajah humanis Polri, yang tak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga menyalakan harapan di pelosok negeri.
“Setetes air yang mengalir hari ini adalah simbol kasih sayang dan kepedulian. Semoga semangat ini terus hidup dalam setiap langkah pengabdian kita untuk rakyat, bangsa, dan negara,” pesanAbdul Harik menutup kegiatan penuh haru itu.
Dengan kerja keras dan ketulusan, Bripka Abdul Harik telah mengalirkan bukan hanya air — tetapi juga harapan, kesehatan, dan kehidupan bagi masyarakat Dusun Buloli. Sebuah bukti bahwa di balik seragam cokelat Polri, mengalir hati yang penuh cinta untuk negeri.
Baca juga: Bripka Aditya Wibisono, Polisi Humanis yang Rawat Lansia di Tegal Selatan