AHY Kenang Anggit, Mahasiswa IPB yang Gugur di Misi Ekspedisi Patriot di Papua
Anggit adalah mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) yang gugur saat menjalankan misi Ekspedisi Patriot di Papua.
Penulis:
Igman Ibrahim
Editor:
Hasanudin Aco
Ringkasan Berita:
- AHY menyampaikan rasa duka mendalam atas meninggalnya Anggit Bima Wicaksana
- Anggit mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) yang gugur saat menjalankan misi Ekspedisi Patriot di Papua
- Menurut AHY, Anggit berkeinginan kuat untuk mengabdikan ilmu pengetahuannya kepada masyarakat Papua
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyampaikan rasa duka mendalam atas meninggalnya Anggit Bima Wicaksana.
Anggit adalah mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) yang gugur saat menjalankan misi Ekspedisi Patriot di Papua.
AHY menyebut Anggit sebagai simbol dedikasi dan semangat pengabdian generasi muda Indonesia terhadap pembangunan daerah tertinggal.
“Almarhum bernama Anggit Bima Wicaksana, sebetulnya orang tuanya agak berat awalnya untuk melepas putranya menjadi bagian dari tim ekspedisi patriot ini. Tapi justru almarhum yang punya tekad kuat,” ujar AHY di Kantor Kemenko IPK, Jakarta, Kamis (23/10/2025).
Menurut AHY, Anggit berkeinginan kuat untuk mengabdikan ilmu pengetahuannya kepada masyarakat Papua.
Dia mengingat betul Anggit yang meyakinkan orang tuanya untuk bisa berangkat ke Papua.
"Saya ingin ilmu pengetahuan yang saya dapatkan selama kuliah di salah satu kampus terbaik, IPB. Itu bisa saya kontribusikan, saya dedikasikan untuk masyarakat Papua dan daerah Papua," ucap AHY menirukan ucapan Anggit.
"Jadi ini sebuah spirit yang kemudian sangat mengharukan, membanggakan tapi takdir ya kemudian dalam sebuah kecelakaan, ia meninggal," sambungnya.
Ketua Umum Partai Demokrat itu menyampaikan gugurnya Anggit sebagai kehilangan besar.
Namun hal ini sekaligus menjadi inspirasi bagi ribuan pemuda lain yang tengah menjalankan misi pengabdian.
“Kami mengatakan ia gugur karena sedang menjalankan tugas dan misi penting untuk negara, khususnya Papua. Ini spirit yang membanggakan dan mengharukan,” ucap AHY.
AHY menyebut saat ini ada sekitar 2.000 putra-putri terbaik bangsa yang tergabung dalam tim Ekspedisi Patriot dan tersebar di seluruh Indonesia, termasuk Papua.
“Semoga almarhum khusnul khotimah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan. Mudah-mudahan semangatnya bisa menginspirasi yang lainnya,” pungkasnya.
Baca tanpa iklan