Pecel Kembang Hingga Iga Bakar Kluwek Jadi Menu Makan Siang Prabowo dan Presiden Brasil di Istana
Presiden Prabowo Subianto menggelar working lunch dengan Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (23/10/2025).
Penulis:
Taufik Ismail
Editor:
Adi Suhendi
Ringkasan Berita:
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menggelar working lunch dengan Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (23/10/2025).
Acara tersebut turut dihadiri Ibu Negara Brasil Janja Lula da Silva dan delegasi kedua negara.
Sejumlah menu dihidangkan dalam acara tersebut.
Santapan siang dibuka dengan makanan pembuka khas Jawa, Pecel Kembang yang di dalamnya terdapat sayuran rebus dengan bumbu kacang, peyek renyah dan bunga-bunga yang dapat dimakan.
Menu berikutnya yang disajikan adalah Pindang Serani, sup ikan bening khas pesisir utara Jawa dengan rasa asam segar dari tomat hijau, serai, dan daun jeruk.
Baca juga: Prabowo dan Presiden Brasil Sama-sama Miliki Angka Keberuntungan 8, Akan Rayakan Ulang Tahun Bersama
Hidangan Nusantara sebagai menu utama yakni Iga Bakar Kluwek, yaitu iga sapi panggang yang dimasak dengan bumbu kluwek hitam khas Nusantara.
Makanan tersebut disajikan bersama nasi daun jeruk, acar tomat, dan wortel muda.
Sajian penutup yang disuguhkan, Chocolate Cake with Mango Mousse dengan pelengkap, jus jambu segar serta pilihan kopi dan teh Indonesia.
Bahas Sejumlah Kerja Sama
Dalam pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Presiden Brasil Lula da Silva di Istana, kedua pemimpin membahas peningkatan kerja sama antara Indonesia dengan Brasil.
Dalam pernyataan pers bersama Prabowo mengatakan bahwa pembicaraan Dengan Presiden Lula membahas kerja sama di bidang perdagangan, teknologi, dan pertanian.
Baca juga: 10 Negara Penghasil Arang Kayu Terbanyak: Brasil di Peringkat Teratas, Ada India dan China
"Di bidang perdagangan tentu saja kita harus tingkatkan perdagangan antara negara. Di bidang teknologi kita saling akan belajar. Di bidang pertanian mereka sangat maju. Kita juga ingin berhubungan dengan baik di bidang itu," kata Prabowo.
Sementara di sektor pertahanan, Prabowo mengatakan kerja sama akan terus ditingkatkan.
Indonesia dengan Brasil telah memiliki perjanjian kerja sama yang tinggal diratifikasi.
"Di bidang pertahanan mereka juga punya industri pertahanan yang sangat maju. Kita juga sudah menggunakan beberapa alat pertahanan dari Brasil sudah cukup lama. Kita menggunakan dan kita rencana akan terus meningkatkan kerja sama di sini. Kita sudah punya defense cooperation agreement dengan Brasil. Dan ini dalam rangka ratifikasi," tuturnya.
Kemudian di sektor energi, kerja sama yang dijalin cukup signifikan antara perusahaan Indonesia baik itu BUMN maupun swasta dengan perusahaan Brasil.
Begitu juga dalam bidang ilmu pengetahuan dan penelitian, kata Presiden kedua negara telah menjalin kerjasama.
"Secara garis besar kita sepakat ingin menuju suatu perjanjian kemitraan ekonomi komprehensif, CEPA, yang kita sudah wujudkan dengan Uni Eropa dan dengan Kanada," ucapnya.