Teliti Limbah Kulit Buah Jadi Biolarvasida, Pelajar SMA Rushd Sabet Medali OPSI
Biolarvasida dari ekstrak tumbuhan memberikan alternatif yang lebih ramah lingkungan untuk pengendalian jentik nyamuk.
Penulis:
Hasiolan Eko P Gultom
Editor:
Willem Jonata
Ringkasan Berita:
- Penelitian mengolah limbah kulit jeruk manis (citrus sinensis) dan kulit pisang tanduk (musa paradisiaca) menjadi tablet efervesen biolarvasida.
- Hasil penelitian tersebut terbukti efektif menekan populasi larva nyamuk Aedes aegypti ketika dilarutkan pada genangan air.
- Pemanfaatan limbah rumah tangga sebagai bahan baku membuat inovasi ini dinilai relevan, aplikatif, dan potensial.
Hasiolan EP/Tribunnews.com
TRIBUNNEWS.COM - Dua siswi SMA Unggulan Rushd, Najmakayla Shafaa Ditia Raharjo dan Arshallina Azka Rahmadi, meraih medali perunggu dalam Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) tingkat nasional 2025.
Keduanya menembus jajaran pemenang dari ratusan peserta sekolah di seluruh Indonesia, dengan hanya tiga sekolah yang berhasil membawa pulang penghargaan tahun ini.
Tim ini menampilkan penelitian yang mengolah limbah kulit jeruk manis (citrus sinensis) dan kulit pisang tanduk (musa paradisiaca) menjadi tablet efervesen biolarvasida.
Baca juga: Tim Peneliti UNS Klarifikasi Penelitian Penerimaan Masyarakat terhadap PLTN di Bangka Belitung
Produk tersebut terbukti efektif menekan populasi larva nyamuk Aedes aegypti ketika dilarutkan pada genangan air—wilayah yang paling rentan menjadi tempat berkembang biaknya vektor demam berdarah.
Menurut Najmakayla Shafaa, biolarvasida dari ekstrak tumbuhan memberikan alternatif yang lebih ramah lingkungan untuk pengendalian jentik nyamuk.
Pemanfaatan limbah rumah tangga sebagai bahan baku membuat inovasi ini dinilai relevan, aplikatif, dan berpotensi digunakan dalam program kesehatan masyarakat.
Kepala SMA Unggulan Rushd, Eko Sugiyanto, menjelaskan bahwa prestasi tersebut merupakan hasil pembinaan akademik yang sistematis sejak sekolah berdiri pada 2023.
Ia menilai pendekatan pembelajaran yang progresif, personal, dan didukung budaya akademik yang kondusif memungkinkan siswa mengembangkan kemampuan riset dan kompetensi sains secara optimal.
SMA Rushd, yang berlokasi di Sragen, Jawa Tengah, mengusung visi “Nurturing Well-rounded Changemakers Today” dan menargetkan pembentukan generasi muda yang unggul secara akademik, berkarakter kuat, serta mampu memberi kontribusi nyata bagi masyarakat.
Prestasi di ajang OPSI menjadi tonggak awal perjalanan sekolah ini untuk mencetak talenta muda yang adaptif dan kompetitif di tingkat nasional maupun internasional.
Didirikan oleh Achmad Zaky—mantan CEO Bukalapak—SMA Unggulan Rushd menunjukkan perkembangan pesat dengan deretan prestasi sejak usia sekolah yang masih sangat muda.
Pihak sekolah menyebut capaian ini sebagai bukti bahwa institusi pendidikan baru pun dapat menjadi ruang tumbuh bagi para juara dan inovator masa depan.
Baca tanpa iklan