Seloroh Prabowo Sapa Dubes di Acara BI: Yang Hadir Berarti Sahabat
Presiden Prabowo Subianto menghadiri Pertemuan Tahunan Bank Indonesia 2025, di Gedung BI.
Penulis:
Taufik Ismail
Editor:
Endra Kurniawan
Ringkasan Berita:
- Presiden Prabowo menghadiri Pertemuan Tahunan BI 2025 dan sempat berseloroh soal sedikitnya duta besar yang hadir.
- Dalam pidatonya, Prabowo menyapa para pejabat tinggi negara, anggota kabinet, serta para pimpinan daerah dan perusahaan.
- Prabowo menyatakan kehormatan diundang dan menilai tema pertemuan BI 2025 sesuai dengan upaya pemerintah mendorong ketangguhan dan kemandirian ekonomi.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menghadiri Pertemuan Tahunan Bank Indonesia 2025, di Gedung BI, Jakarta, Jumat (28/11/2025) malam.
Di awal pidatonya Presiden sempat berseloroh mengenai tamu negara yang hadir dalam acara tersebut. Menurutnya jumlahnya relatif sedikit.
“Para duta besar negara sahabat hadir dari Uni Emirates Arab, Arab Saudi, Republik Rakyat Tiongkok, Brunei Darussalam, Kamboja, dan Thailand, terima kasih kehadiran Yang Mulia. Thank you very much for your present here,” kata Presiden.
“Yang lain kok ngga hadir ya, catat siapa, yang hadir berarti sahabat bener,” imbuhnya.
Baca juga: BI Kasih Jaminan Redenominasi Rupiah Tidak Akan Ubah Nilai Uang
Awalnya Presiden Prabowo menyapa para pejabat Indonesia yang hadir mulai dari tuan rumah, Gubernur BI Bank Indonesia Perry Warjiyo beserta seluruh jajaran deputi. Kemudian Presiden menyapa para pimpinan lembaga tinggi negara mulai dari Ketua DPR Puan Maharani hingga Ketua Mahkamah Agung (MA) Sunarto.
“Ketua DPR RI saudari Puan Maharani yang saya hormati dan saya banggakan. Ketua MA Profesor Sunarto yang saya hormat dan saya banggakan,” katanya.
Selain itu, Presiden juga menyapa para anggota Kabinet Merah Putih yang ada di ruangan tersebut. Prabowo juga tidak lupa mengabsen para kepala daerah dan pimpinan perusahaan baik itu BUMN maupun swasta.
“Kehormatan besar saya diudang dalam pertemuan tahunan Bank Indoneia ini. Saya sambut sangat baik tema yang dipilih tahun ini ‘Tangguh dan Mandiri: Sinergi Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Lebih Tinggi dan Berdaya Tahan’, ini tepat dan sesuai dengan upaya besar yang sedang kita jalankan,” pungkasnya. (*)
Baca tanpa iklan