Majelis Mujahidin Imbau Peserta Reuni 212 Tertib dan Jaga Akhlak
Jika agenda tersebut bertujuan untuk silaturahmi, maka nilai silaturahmi itu harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.
Penulis:
Reza Deni
Editor:
Muhammad Zulfikar
Ringkasan Berita:
- Reuni Akbar 212 akan berlangsung pada 2 Desember 2025 di kawasan Monumen Nasional
- Shobbarin menegaskan bahwa setiap langkah organisasi maupun jemaah harus ditempuh melalui jalur legal dan konstitusional
- Jika agenda tersebut bertujuan untuk silaturahmi, maka nilai silaturahmi itu harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Menjelang gelaran Reuni Akbar 212 yang akan berlangsung pada 2 Desember 2025 di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Ketua Umum Lajnah Tanfidziyah Majelis Mujahidin, M. Shobbarin Syakur, menyampaikan imbauan kepada jemaah yang berencana hadir, termasuk peserta dari Solo.
Shobbarin menegaskan bahwa setiap langkah organisasi maupun jemaah harus ditempuh melalui jalur legal dan konstitusional.
Baca juga: Reuni Akbar 212 Bakal Digelar Lagi di Monas, Usung Revolusi Akhlak & Undang Prabowo
Dia juga menekankan bahwa jika agenda tersebut bertujuan untuk silaturahmi, maka nilai silaturahmi itu harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.
“Kalau ini ingin melangkah silaturahmi, ya silaturahmi yang memiliki dampak positif. Tidak hanya untuk umat Islam, tapi juga untuk seluruh masyarakat Indonesia,” ujarnya kepada wartawan, Minggu (30/11/2025).
Dalam kesempatan itu, Shobbarin menyinggung pesan Presiden RI Prabowo Subianto mengenai pentingnya dukungan dalam upaya pemberantasan korupsi.
Dia menyebut bahwa Majelis Mujahidin juga berencana memberikan dukungan moral terhadap agenda tersebut.
“Beliau minta dukungan tentang pemberantasan korupsi. Nanti juga kita sounding ke sana,” katanya.
Menanggapi rencana keberangkatan peserta Reuni 212 dari Solo, Shobbarin meminta jamaah tetap mematuhi aturan selama mengikuti kegiatan. Ia mengingatkan agar seluruh peserta menjaga perilaku sesuai nilai akhlakul karimah.
Baca juga: Ajakan agar Masyarakat Indonesia Tak Terhasut Kerusuhan di Nepal, Andi Arief: Contohlah Aksi 212
Dia menambahkan, kemungkinan ada dua bus peserta yang akan diberangkatkan dari Solo. Namun, ia sendiri tidak dapat hadir dalam acara tersebut karena memiliki agenda di Padang, Sumatera Barat.
Sebelumnya, Juru Bicara Reuni 212, Aziz Yanuar, menyampaikan bahwa seluruh persiapan acara telah rampung. Tahun ini, reuni besar tersebut mengusung tema “Revolusi Akhlak untuk Selamatkan NKRI dari Penjahat dan Merdekakan Palestina dari Penjajah.”
Aziz menegaskan bahwa semangat 212 yang telah dijaga selama sembilan tahun terakhir tetap menjadi landasan utama penyelenggaraan kegiatan.
“Spirit 212 adalah untuk menguatkan Ukhuwah Islamiyah, Ukhuwah Wathaniyah, dan Ukhuwah Insaniyah. Spirit itu yang membangkitkan semangat kami dalam persatuan, maka tahun ini kami tetap mengadakan reuni akbar 212,” jelasnya.
Reuni Akbar 212 tahun ini dijadwalkan berlangsung di Silang Monas dengan rangkaian kegiatan keagamaan serta orasi kebangsaan.
Baca tanpa iklan