Profil Letjen TNI Purn Doni Monardo, Eks Kepala BNPB, Sosoknya Dirindukan Publik
Inilah profil Letjen TNI Purn Doni Monardo, eks Kepala BNPB yang sosoknya dirindukan publik di tengah banjir Sumatera.
Penulis:
Rakli Almughni
Editor:
Garudea Prabawati
Ringkasan Berita:
- Publik merindukan sosok Doni Monardo, sang mantan Kepala BNPB yang dekat dengan rakyat
- Doni Monardo selalu hadir di garis depan setiap penanganan bencana
- Tepat 3 Desember, Doni Monardo mengembuskan napas terakhirnya
TRIBUNNEWS.COM - Di saat jagat media diramaikan oleh pemberitaan banjir di sejumlah wilayah pulau Sumatera, publik kembali mengenang sosok mantan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI (Purn) Doni Monardo.
Dulu, setiap ada bencana alam melanda, sosok yang paling hadir di garis depan salah satunya adalah Doni Monardo.
Dedikasi, empati, dan komitmen Doni Monardo dalam melayani masyarakat membuatnya tetap melekat di ingatan publik hingga hari ini.
Selain Doni, publik juga merindukan sosok Sutopo Purwo Nugroho, mantan juru bicara BNPB, dan Achmad Yurianto, mantan juru bicara pemerintah untuk penangan Covid-19.
Mereka dulu kerap tampil menyampaikan informasi bencana secara cepat, akurat, dan penuh empati.
"Ada tiga nama di BNPB bikin rindu banyak orang dan terus disebut-sebut: Pak Sutopo, Doni Monardo, Ahmad Yurianto. Mereka bisa menenangkan banyak orang tanpa meremehkan bencana yang terjadi. Sayangnya, ketiganya sudah berpulang," tulis akun @zoelfick di X, dikutip Tribunnews, Rabu (3/12/2025).
Baca juga: Mengenang 2 Tahun Almarhum Doni Monardo: Balada Nasi Padang
"Bencana banjir longsor di 3 Provinsi di Sumatera ternyata membuat jagat sosial media di Indonesia kangen alm pak Sutopo, alm pak Doni Monardo dan alm pak Yuniarto," cuit akun @is_pelssy.
Tepat pada hari ini, 3 Desember 2025, genap 2 tahun berpulangnya Doni Monardo untuk selama-lamanya.
Lantas, seperti apakah sosok Doni Monardo? Berikut informasi lengkapnya.
Profil Letjen TNI Purn Doni Monardo
Letnan Jenderal Tentara Nasional Indonesia (Purnawirawan) Doktor (Honoris Causa) Haji atau Letjen TNI (Purn.) Dr. (H.C.) H. Doni Monardo, S.I.P. adalah pensiunan perwira tinggi (Pati) di dalam TNI Angkatan Darat (AD).
Jabatan terakhir yang diemban oleh Doni Monardo di TNI AD yakni sebagai Kepala BNPB.
Baca juga: Rekam Jejak 3 Tokoh: Sutopo, Doni Monardo, Yurianto, dan Perjuangan di Tengah Bencana
Doni tercatat aktif menjabat sebagai Kepala BNPB pada tahun 2019 hingga 2021.
Semasa dinasnya, ia juga pernah menduduki posisi jabatan sebagai Komandan Pasukan Pengamanan Presiden atau Danpaspampres.
Doni Monardo resmi pensiun sebagai Pati TNI AD pada tahun 2021.
Pascapensiun dari TNI, Doni disibukkan dengan jabatannya sebagai Komisaris Utama PT Indonesia Asahan Alumunium (Inalum), Komisaris Utama MIND ID (2021-2023), dan Ketua Umum Persatuan Purnawirawan TNI Angkatan Darat (PPAD) (2021-2023).
Doni Monardo telah meninggal dunia karena sakit di Jakarta pada 3 Desember 2023.
Jenazah Doni dimakamkan secara militer di Blok Z Nomor 474 Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, 4 Desember 2024.
Semasa hidup, Doni Monardo telah banyak berjasa terhadap Tanah Air.
Ia berjasa besar terhadap penanganan Covid-19 di Tanah Air saat menjadi Ketua Satuan Tugas (Satgas) pandemi Covid-19.
Doni Monardo lahir di Cimahi, Jawa Barat, pada tanggal 10 Mei 1963.
Istrinya bernama Santi Ariviani, dan dikaruniai 3 orang anak.
Ketiga anak Doni dan Santi yakni bernama Azzianti Riani Monardo, Reizalka Dwika Monardo, dan Adelwin Azel Monardo.
Ayahanda Doni dulu juga merupakan seorang prajurit TNI, yakni bernama Letkol CPM Nasrul Saad.
Semasa kecil, Doni berpindah-pindah tempat tinggal lantaran mengikuti ayahnya yang merupakan anggota TNI.
Riwayat pendidikan
Doni Monardo adalah lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 1985.
Semasa sekolah, Doni menghabiskan masa sekolahnya di Padang, Sumatra Barat, dengan bersekolah di SMAN 1 Padang.
Sederet pendidikan militer yang pernah ditempuh Doni antara lain yaitu Sesarcabif, Lat Komando, Dik Gultor, Dik Pemburu, Diklapa I, Diklapa II, Dik Jump Master, Dik Free Fall, Seskoad (1999), Sesko TNI, dan Lemhannas (2012).
Doni Monardo juga berhasil meraih gelar doktor honoris causa bidang Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan dari Institut Pertanian Bogor (IPB) pada tahun 2021.
Jejak karier
Doni Monardo memiliki rekam jejak karier yang moncer di TNI AD.
Berbagai jabatan strategis sudah pernah ia emban.
Doni tercatat pernah menjabat sebagai Danyon 11 Grup 1/Kopassus (1998), Danyonif 741/Satya Bhakti Wirottama (1999), dan Dandenma Paspampres (2001).
Selain itu, ia juga pernah menduduki posisi jabatan sebagai Katim Analis Intel Kolakoops TNI (2003), Waasops Danpaspampres (2004), dan Danbrigif Linud 3/Tri Budi Mahasakti (2006–2008).
Karier Doni makin cemerlang setelah ia didapuk menjadi Dan Grup A Paspampres pada tahun 2008.
Pada 2010, ia diangkat menjadi Danrem 061/Surya Kencana.
Setelah itu, ia dipercaya untuk menduduki posisi jabatan Wadanjen Kopassus pada tahun 2011.
Satu tahun kemudian, Doni diutus menjadi Danpaspampres pada era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada tahun 2012.
Selanjutnya, jenderal berdarah Minang ini diangkat sebagai Danjen Kopassus pada tahun 2014.
Semenjak itu, karier Doni makin melenting ke atas.
Pada tahun 2015, Doni ditugasi untuk mengisi kursi jabatan sebagai Pangdam XVI/Pattimura.
Dua tahun kemudian, ia dipindah tugaskan menjadi Pangdam III/Siliwangi.
Pada tahun 2018, ia mendapat amanah untuk menduduki posisi jabatan sebagai Sekjen Wantannas.
Barulah di tahun 2019, Doni Monardo dipercaya untuk menjabat sebagai Kepala BNPB hingga masa pensiunnya pada 2021.
(Tribunnews.com/Rakli)
Baca tanpa iklan
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.