Kemendikdasmen Ungkap Ancaman Diam-diam bagi Anak: Mager dan Makan Mie Instan Tiap Hari
Rebahan sambil menggulir layar ponsel kini menjadi pemandangan sehari-hari di banyak rumah.
Penulis:
Fahdi Fahlevi
Editor:
Dodi Esvandi
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Rebahan sambil menggulir layar ponsel kini menjadi pemandangan sehari-hari di banyak rumah.
Kepala Pusat Penguatan Karakter Kemendikdasmen, Rusprita Putri Utami, menyebut fenomena “mager” atau malas bergerak semakin nyata di kalangan anak-anak Indonesia.
“Anak-anak sekarang lebih senang rebahan sambil scrolling. Ini tentu menjadi alarm kita bersama,” ujarnya dalam talkshow “7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat” di The Sultan Hotel, Jakarta, Sabtu (13/12/2025).
Ia menekankan, kesehatan fisik yang menurun akan berpengaruh langsung pada kesehatan mental.
Selain malas bergerak, kebiasaan makan juga menjadi sorotan.
Berdasarkan evaluasi Kemendikdasmen, 44 persen siswa SMK dan 42 persen siswa SMA mengonsumsi mie instan setiap hari.
“Ini setiap hari, bukan seminggu sekali. Menurut kami ini alarm besar,” kata Rusprita.
Baca juga: Kebiasaan Mager Tingkatkan Risiko Penyakit Kronis, Jantung hingga Diabetes
Ia menambahkan, kebiasaan buruk itu sudah terlihat dalam hasil pemeriksaan kesehatan anak yang menunjukkan kebugaran fisik bermasalah.
“Temuan ini selaras dengan data Kementerian Kesehatan. Anak-anak kita kebugarannya cukup bermasalah,” jelasnya.
Rusprita menekankan peran orang tua sebagai teladan.
“Kita tidak bisa minta anak jogging kalau ayah ibunya juga rebahan. Hal kecil ini harus dimulai dari kita sebagai orang tua,” pungkasnya.
Sebagai langkah sistematis, Kemendikdasmen telah meluncurkan Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat sejak akhir 2024.
Gerakan ini mengajak anak untuk membiasakan diri bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, dan tidur cepat.
Baca tanpa iklan