Gandeng Elitery Academy, IPB Implementasikan Dosen Digital untuk Bimbingan Mahasiswa
Kerjasama kedua pihak akan menghadirkan layanan dosen digital yang memberikan bimbingan dan pendampingan personal kepada mahasiswa selama 24 jam
Penulis:
Choirul Arifin
Editor:
Eko Sutriyanto
Ringkasan Berita:
- Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Institut Pertanian Bogor (IPB) menandatangani memorandum of agreement (MoA) dengan Elitery Academy dala implementasi EliteMentor, AI Partner for Growth untuk mendukung aktivitas perkuliahan mahasiswa di kampus.
- Kerjasama kedua pihak akan menghadirkan layanan dosen digital yang memberikan bimbingan dan pendampingan personal kepada mahasiswa selama 24 jam.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Adopsi teknologi kecerdasan buatan (AI) di dunia pendidikan kini semakin dalam dan canggih.
Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Institut Pertanian Bogor (IPB) menandatangani memorandum of agreement (MoA) dengan Elitery Academy dalam implementasi proyek strategis implementasi EliteMentor, AI Partner for Growth untuk mendukung aktivitas perkuliahan mahasiswa di kampus.
Kerjasama kedua pihak akan menghadirkan layanan dosen digital yang memberikan bimbingan dan pendampingan personal kepada mahasiswa selama 24 jam.
Dekan FPIK IPB Prof Fredinan Yulianda menyampaikan implementasi solusi AI seperti EliteMentor merupakan kebutuhan strategis FPIK dalam proses pengembangan metode pembelajaran yang sejalan dengan kurikulum baru.
Ia melihat AI sebagai instrumen secara signifikan akan memperkuat dan mendorong pencapaian learning outcome mahasiswa pada lima program studi yaitu Teknologi dan Manajemen Perikanan Budidaya, Manajemen Sumberdaya Perairan, Teknologi Hasil Perairan, Teknologi dan Manajemen Perikanan Tangkap, dan Ilmu dan Teknologi Kelautan.
"AI tidak sekadar tools, tapi juga menstimulasi dosen untuk memperkaya substansi pembelajaran dan mengatasi kendala waktu. Kami harap dengan diterapkannya AI, pada tahun depan kami bisa melihat peningkatan nyata dalam capaian pembelajaran mahasiswa kami," kata Fredinan.
Baca juga: Manfaatkan AI, Emiten Teknologi Tawarkan Ekosistem Baru Produksi Film dan Iklan Digital
Bagi IPB, adopsi AI mencerminkan komitmen strategis untuk menghasilkan lulusan melek digital dan berdaya saing global.
Proyek ini akan dilaksanakan bertahap dimulai dengan uji coba konsep (proof of concept) pada awal 2026 yang difokuskan pada sejumlah mata kuliah inti guna memvalidasi capaian pembelajaran. Tahap berikutnya, implementasi skala penuh yang ditargetkan menjangkau ribuan mahasiswa aktif serta menciptakan ekosistem pembelajaran berbasis data yang adaptif terhadap kecepatan dan gaya belajar masing-masing individu.
Direktur Elite Academy Ahmad Gilang menyatakan inisiatif ini sekaligus menandai langkah awal dalam menetapkan standar baru pendidikan tinggi berbasis kecerdasan buatan (AI) di Indonesia yang menggabungkan teknologi, pembelajaran adaptif, dan pendekatan personal untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di era digital.
Dia menjelaskan, kerjasama ini menghadirkan digitalisasi materi ajar, tapi juga membangun ekosistem pendidikan yang selalu aktif (always-on) yakni teknologi menjembatani keahlian tenaga pendidik dengan kebutuhan belajar mahasiswa yang berkelanjutan.
Kolaborasi ini, kata dia, bisa menjadi solusi atas tantangan akademisi modern, ketika pengajar sering terbebani tugas administratif dan pertanyaan berulang yang mengurangi fokus pada penelitian dan pembinaan mahasiswa.
"Melalui EliteMentor, teknologi hadir sebagai asisten digital yang membantu dosen memberikan konsultasi akademik, memfasilitasi penugasan, serta mendukung proses penilaian lebih efisien dan adaptif," kata Ahmad dikutip Senin (15/12/2025).
Ahmad menegaskan kerjasama ini melipatgandakan potensi manusia, bukan menggantikannya. “Kita tengah menyaksikan momen penting ketika teknologi bertransisi dari sekadar alat jadi mitra kolaboratif. Visi kami ingin memastikan keahlian berharga para tenaga pendidik dapat diperluas tanpa batas," kata dia.
"Kami tidak hanya membangun perangkat lunak, tetapi kami memberikan kemudahan akses bimbingan berkualitas. Dengan mengambil alih proses transfer pengetahuan rutin, EliteMentor memberi kesempatan bagi dosen dan profesor untuk berfokus pada hal-hal lebih strategis seperti inovasi, penelitian, dan bimbingan mahasiswa secara mendalam," ujarnya.
Ia menegaskan, Elitery merupakan penyedia layanan terkelola IT dan kini memperluas jangkauan di kawasan regional, termasuk kehadiran Elitery Global Technology Sdn Bhd di Malaysia.
Pihaknya berkomitmen membawa solusi teknologi terdepan ini untuk diadopsi lebih luas oleh berbagai sektor. "Implementasi di IPB ini jadi studi kasus bagi institusi pendidikan lain. Inisiatif ini membuktikan layanan cloud terkelola dan AI dapat dimanfaatkan untuk menjawab tantangan di dunia pendidikan sekaligus mentransformasi ruang kuliah tradisional jadi pusat pembelajaran dinamis, adaptif, dan berorientasi masa depan," kata Ahmad.(tribunnews/fin)