25 Pantun Hari Ibu yang Menyentuh Hati dan Penuh Cinta
Simak kumpulan pantun Hari Ibu yang berisi ungkapan penuh cinta dan menyentuh hati.
Penulis:
Nurkhasanah
Editor:
Nanda Lusiana Saputri
Ringkasan Berita:
- Hari Ibu diperingati setiap 22 Desember.
- Hari Ibu merupakan momen istimewa untuk mengungkapkan rasa cinta dan penghargaan.
- Pantun dapat menjadi cara untuk mengekpresikan rasa cinta kepada Ibu.
TRIBUNNEWS.COM - Hari Ibu diperingati pada tanggal 22 Desember di Indonesia.
Peringatan Hari Ibu Nasional ditetapkan melalui Keputusan Presiden Nomor 316 Tahun 1959 oleh Presiden Soekarno.
Hari Ibu merupakan momen istimewa untuk mengungkapkan rasa cinta, penghargaan, dan merayakan peran ibu dalam hidup kita.
Peringatan ini juga untuk mengenang tonggak sejarah perjuangan perempuan Indonesia yang dimulai dari Kongres Perempuan Indonesia I di Yogyakarta pada 22-25 Desember 1928.
Salah satu cara untuk menyemarakkan peringatan Hari Ibu adalah dengan menebarkan kebahagiaan lewat pantun.
Pantun Hari Ibu dapat digunakan untuk mengekspresikan rasa cinta, terima kasih, dan penghargaan kepada sosok ibu yang penuh kasih sayang dan pengorbanan.
Sebagai referensi, Tribunnews.com telah merangkum kumpulan pantun Hari Ibu yang menyentuh hati dan penuh cinta.
Baca juga: 50 Ucapan Hari Ibu yang Penuh Makna dan Menyentuh Hati
25 Pantun Hari Ibu
- Pergi ke taman duduk santai
Menikmati sore yang tenang
Ibu adalah tempat pulang terbaik
Saat dunia terasa berat dan bimbang - Pergi malam melihat bintang
Langit gelap terasa damai
Terima kasih, Ibu, atas cinta yang panjang
Doamu hidup bersama kami sampai nanti - Pagi hari menyeduh teh panas
Diseruput pelan di teras rumah
Cinta ibu tak pernah terbatas
Walau raga lelah dan langkah melemah - Sore hari hujan turun perlahan
Payung lupa tertinggal di rumah
Pelukan ibu penuh ketenangan
Menenangkan hati yang sedang resah - Pagi cerah membuka jendela
Angin sejuk menyapa wajah
Ibu adalah cahaya jiwa
Menerangi hidup dengan cinta yang ramah - Pergi ke taman membawa layang
Terbang tinggi tertiup angin
Doa ibu tak pernah hilang
Mengiringi anaknya siang dan malam berganti hari - Pergi ke pantai melihat ombak
Ombaknya datang silih berganti
Kasih ibu tak pernah retak
Meski waktu terus berlari - Bunga mawar mekar di taman
Harum semerbak di pagi hari
Kasih ibu tiada bandingan
Penuh cinta sepanjang hari - Hari Ibu, hari cinta
Membuat hati bahagia sentosa
Terima kasih, ibu, atas cinta
Dan kasihmu yang tak terhingga - Tanam jagung tanam tebu
Tanamnya di tengah sawah
Terima kasih padamu ibu
Telah membesarkan sepenuh jiwa - Bunga mawar di taman berdiri
Harumnya wangi sampai ke hati
Kasih ibu tiada terganti
Selalu hadir penuh arti - Di tepi laut ombak berlari
Suara debur memecah sepi
Ibu adalah pelita hati
Menerangi langkah yang sulit ini - Bunga mawar mekar di pagi hari
Harumnya semerbak menyentuh hati
Selamat Hari Ibu untuk mami
Kasihmu abadi sepanjang hidup ini - Bunga mawar mekar di hulu
Harumnya semerbak di seluruh
Kasih ibu tak pernah jemu
Selalu memberi, selalu rindu - Burung terbang tinggi di udara
Menari bebas di angkasa
Kasih ibu tiada terkira
Selalu memberi kasih yang sempurna - Pergi ke taman melihat bunga
Angin sejuk menyapa pagi
Ibu hadir penuh cinta
Doanya setia menemani - Pagi hari memasak nasi
Aromanya memenuhi ruang
Kasih ibu tak pernah habis
Menguatkan hati saat terbuang - Pergi ke pasar membeli ikan
Tak lupa singgah membeli tahu
Ibu merawat penuh kesabaran
Meski lelah tak pernah mengeluh - Sore hari hujan turun perlahan
Langit kelabu terasa sunyi
Pelukan ibu penuh ketenangan
Menjadi rumah bagi hati - Pergi ke sekolah memakai sepatu
Talinya putus sebelah kiri
Ibu tersenyum penuh restu
Meski lelah disimpan sendiri - Pagi cerah membuka jendela
Cahaya masuk menyapa hati
Ibu adalah cahaya jiwa
Yang setia menerangi hidup ini - Pergi bermain sampai lupa waktu
Pulang malam kena nasihat
Marah ibu bukan karena benci
Itu tanda cinta yang kuat - Pergi ke dapur mencari sendok
Yang ketemu malah tutup panci
Ibu tertawa melihat tingkah lucu
Anaknya bikin senyum tiap hari - Pergi ke taman melihat pelangi
Warnanya indah setelah hujan
Kasih ibu tulus sejati
Tak lekang oleh perjalanan - Pergi malam melihat bintang
Langit gelap terasa damai
Terima kasih ibu tersayang
Cintamu hidup sampai nanti
(Tribunnews.com/Nurkhasanah)
Baca tanpa iklan