Prediksi Puncak Arus Mudik Natal dan Tahun Baru 2026 dari Jasa Marga
Jasa Marga memprediksi puncak arus mudik Natal 2025 terjadi pada 20 Desember dengan hampir 198 ribu kendaraan keluar Jakarta.
Penulis:
Widya Lisfianti
Editor:
Garudea Prabawati
Ringkasan Berita:
- Jasa Marga memprediksi puncak arus mudik Natal 2025 terjadi pada 20 Desember dengan sekitar 197.948 kendaraan keluar Jakarta.
- Total kendaraan keluar Jakarta selama periode Nataru 18 Desember 2025–4 Januari 2026 diproyeksikan mencapai 2,9 juta kendaraan.
- Puncak arus balik diperkirakan terjadi pada 4 Januari 2026 dengan volume kendaraan masuk Jakarta sekitar 196.616 unit.
TRIBUNNEWS.COM - Menjelang libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, PT Jasa Marga (Persero) Tbk memprediksi terjadinya peningkatan volume kendaraan di sejumlah ruas tol utama, khususnya pada pergerakan keluar dan masuk Jakarta.
Berdasarkan proyeksi Jasa Marga, puncak arus mudik libur Natal diperkirakan terjadi pada Sabtu, 20 Desember 2025 atau H-5 Natal.
Pada hari tersebut, jumlah kendaraan yang keluar Jakarta diprediksi mencapai 197.948 unit, meningkat sekitar 1 persen dibandingkan periode libur Natal dan Tahun Baru tahun sebelumnya.
Sementara itu, puncak arus balik diperkirakan jatuh pada Minggu, 4 Januari 2026 atau H+3 Tahun Baru.
Volume kendaraan yang kembali ke Jakarta pada tanggal tersebut diproyeksikan mencapai 196.616 kendaraan, juga naik sekitar 1 persen dibandingkan tahun lalu.
Secara kumulatif, pergerakan kendaraan keluar Jakarta selama periode H-7 hingga H+3 Nataru, yakni 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, diperkirakan mencapai 2,9 juta kendaraan atau naik 0,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Adapun kendaraan yang masuk ke Jakarta diproyeksikan mencapai 2,8 juta kendaraan, meningkat 1,9 persen dibandingkan tahun lalu.
Lonjakan lalu lintas tersebut diperkirakan terjadi di empat gerbang tol utama, yakni Gerbang Tol Cikampek Utama, Kalihurip Utama, Ciawi, dan Cikupa, yang selama periode libur panjang menjadi jalur favorit masyarakat.
Untuk mengantisipasi peningkatan volume kendaraan, Jasa Marga menyiapkan sejumlah langkah operasional, termasuk penambahan petugas dan kendaraan layanan jalan tol.
Selain itu, pemantauan lalu lintas juga dilakukan melalui sistem pengawasan berbasis kamera dan peringatan dini di sejumlah titik rawan genangan dan gangguan cuaca.
Pada periode libur Nataru ini, Jasa Marga juga menyiapkan pengoperasian ruas tol fungsional Probolinggo–Situbondo–Banyuwangi (Prosiwangi) Segmen Gending–Paiton sepanjang 24,08 kilometer secara situasional, sesuai dengan diskresi kepolisian.
Baca juga: PLN Uji SPKLU Lampung–Surabaya untuk Pastikan Layanan Mudik EV Selama Nataru
Ruas tersebut direncanakan dibuka tanpa tarif pada jam tertentu guna membantu distribusi arus lalu lintas.
Selain itu, kebijakan potongan tarif tol sebesar 20 persen akan diberlakukan pada tanggal-tanggal tertentu di sejumlah ruas tol Trans Jawa, Trans Sumatra, dan Tol Manado–Bitung sebagai bagian dari pengaturan lalu lintas selama libur akhir tahun.
Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, mengimbau masyarakat agar merencanakan perjalanan dengan baik dan memperhatikan informasi lalu lintas terkini, mengingat potensi kepadatan di sejumlah ruas tol selama periode Natal dan Tahun Baru.
(Tribunnews.com/Widya)
Baca tanpa iklan