Pergerakan Libur Natal dan Tahun Baru Diprediksi Capai 119,5 Juta Orang, Pengamanan Dilakukan Ekstra
Potensi pergerakan masyarakat pada Nataru 2025 diperkirakan meningkat sebesar 7,97 persen atau sekitar 8,83 juta orang dibandingkan tahun sebelumnya
Penulis:
Alfarizy Ajie Fadhillah
Editor:
Muhammad Zulfikar
Ringkasan Berita:
- Pergerakan masyarakat selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) diperkirakan mencapai 119,5 juta orang
- Lonjakan mobilitas tersebut membuat pengamanan dan pelayanan Nataru tahun ini dilakukan secara ekstra
- Momentum Nataru dimanfaatkan masyarakat untuk beribadah, berkumpul, dan berlibur bersama keluarga, sehingga berdampak pada meningkatnya mobilitas dan aktivitas
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Pergerakan masyarakat selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) diperkirakan mencapai 119,5 juta orang.
Lonjakan mobilitas tersebut membuat pengamanan dan pelayanan Nataru tahun ini dilakukan secara ekstra dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Baca juga: Libur Nataru: Tiket Pesawat Diskon 14 Persen, Kereta Api 30 Persen, Tol 20 Persen
Hal itu disampaikan Asisten Kapolri Bidang Operasi (Astamaops) Polri Komjen Fadil Imran saat Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Lilin 2025 di Lapangan Monas, Jakarta Pusat, Jumat (19/12/2025).
Dalam pemaparannya, Fadil menyebutkan, berdasarkan survei Kementerian Perhubungan, potensi pergerakan masyarakat pada Nataru 2025 diperkirakan meningkat sebesar 7,97 persen atau sekitar 8,83 juta orang dibandingkan tahun sebelumnya.
Baca juga: Daftar Ruas Jalan Tol dan Non Tol di Pulau Jawa yang Dibatasi untuk Kendaraan Barang Selama Nataru
"Momentum Nataru dimanfaatkan masyarakat untuk beribadah, berkumpul, dan berlibur bersama keluarga, sehingga berdampak pada meningkatnya mobilitas dan aktivitas masyarakat di berbagai daerah," ujar Fadil.
Di sisi lain, Polri juga mengingatkan adanya potensi cuaca ekstrem akibat sistem siklonik di sekitar wilayah Indonesia, yang beriringan dengan puncak musim hujan pada periode November 2025 hingga Februari 2026.
Kondisi tersebut dinilai dapat meningkatkan risiko terjadinya bencana alam selama libur Nataru.
Untuk menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat, Polri bersama sejumlah instansi terkait menggelar Operasi Kepolisian Terpusat Lilin 2025 selama 14 hari, mulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026.
Operasi ini melibatkan 146.701 personel gabungan, yang terdiri dari 77.637 personel Polri, 13.775 personel TNI, serta 55.289 personel dari instansi terkait lainnya.
Selain itu, Polri juga menyiapkan 2.903 posko yang terdiri dari 1.807 pos pengamanan, 763 pos pelayanan, dan 333 pos terpadu.
Baca juga: Volume Transaksi Keuangan saat Libur Nataru Diprediksi Melonjak 50 Persen
Ribuan pos tersebut disiagakan untuk mengamankan 44.436 objek, mulai dari gereja, pusat perbelanjaan, terminal, stasiun, pelabuhan, bandara, hingga lokasi wisata dan perayaan malam tahun baru.
"Saya ingin tekankan kembali bahwa keberhasilan pelayanan Nataru merupakan tanggung jawab kita bersama. Untuk itu, terus tingkatkan soliditas dan sinergisitas dalam pelaksanaan tugas, karena hal tersebut merupakan kunci utama kesuksesan penyelenggaraan sebuah operasi," tutur Fadil.