Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Tanggal 23 Desember Memperingati Hari Apa? Ini Sejarah HumanLight Day

Sejarah asal usul HumanLight Day 23 Desember bermula dari kebutuhan akan sebuah perayaan humanis di tengah musim liburan di dunia Barat.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Tanggal 23 Desember Memperingati Hari Apa? Ini Sejarah HumanLight Day
aceh.kemenag.go.id
KALENDER DESEMBER - Kalender Desember 2025 lengkap dengan weton Jawa dan penanggalan hijriah diunduh Senin (8/12/2025). Sejarah asal usul HumanLight Day yang diperingati tanggal 23 Desember bermula dari kebutuhan akan sebuah perayaan humanis di tengah musim liburan di dunia Barat. 
Ringkasan Berita:
  • Tanggal 23 Desember diperingati sebagai HumanLight Day, sebuah hari raya humanis sekuler yang menjunjung nilai kemanusiaan.
  • Sejarah asal usul HumanLight bermula dari kebutuhan akan sebuah perayaan humanis di tengah musim liburan di dunia Barat.
  • Perayaan HumanLight Day dilakukan dengan berbagai kegiatan positif, seperti menyalakan lilin, berkumpul bersama, dan kegiatan amal.

TRIBUNNEWS.COM - HumanLight Day diperingati tanggal 23 Desember tiap tahunnya.

Tahun ini, HumanLight Day jatuh pada hari Selasa (23/12/2025).

HumanLight Day adalah hari raya humanis sekuler yang dirayakan setiap tahun pada tanggal 23 Desember untuk memperingati nilai-nilai kemanusiaan seperti kasih sayang, akal sehat, harapan, dan empati, bukan berdasarkan agama.

Peringatan ini sering dirayakan dengan menyalakan lilin, makan bersama, dan kegiatan amal lainnya sebagai cahaya positif di tengah musim liburan akhir tahun.

Apa Itu HumanLight Day?

Dikutip dari laman HumanLight, akhir bulan Desember merupakan waktu yang tepat untuk berlibur serta berkumpul bersama keluarga dan teman.

Pada momen inilah HumanLight hadir sebagai perayaan yang sarat makna.

HumanLight dapat dimaknai sebagai penerang visi dan penyampai pesan positif serta humanis tentang masa depan yang lebih baik.

Rekomendasi Untuk Anda

Perayaan ini mengajak masyarakat untuk merayakan dan mengekspresikan nilai-nilai kemanusiaan yang positif, sehingga liburan menjadi lebih bermakna.

HumanLight juga menekankan pentingnya membangun masa depan melalui kerja sama menuju dunia yang bahagia, adil, dan damai, dengan memanfaatkan sifat serta kemampuan terbaik yang dimiliki manusia.

Melalui perayaan ini, manusia diajak mengekspresikan cita-cita dan nilai-nilai positif tentang kehidupan yang harmonis dan penuh toleransi.

Baca juga: Memperingati Hari Pantun Nasional 17 Desember, Berikut Kumpulan Pantun Karya Penyair Terkenal

Seluruh kelompok dan individu yang percaya pada makna dan tujuan HumanLight didorong untuk merayakannya bersama keluarga dan teman pada 23 Desember, baik dalam acara kelompok publik, secara pribadi di rumah, maupun secara virtual.

Sejarah HumanLight Day

Melansir National Today, perayaan HumanLight populer di seluruh dunia selama musim liburan.

Tujuan utama perayaan ini adalah merayakan nilai-nilai kemanusiaan serta mempromosikan dunia yang menjunjung perdamaian dan hal-hal positif.

Sejarah asal usul HumanLight bermula dari kebutuhan akan sebuah perayaan humanis di tengah musim liburan di dunia Barat.

Hari ini diciptakan untuk memberikan ruang bagi masyarakat dalam memperingati bulan Desember tanpa mengganggu perayaan keagamaan lain yang berlangsung pada periode yang sama.

HumanLight didirikan oleh para pemimpin Humanist Network of New Jersey pada tahun 2001.

Pemilihan tanggal 23 Desember sebagai Hari HumanLight bukan tanpa alasan.

Perayaan publik pertamanya digelar pada Desember 2001 di Verona, New Jersey, di bawah kepemimpinan Dr. Paul Kurtz.

Sejak itu, HumanLight diadopsi oleh berbagai organisasi dan individu sekuler sebagai bagian dari tradisi perayaan Desember.

Namun, pengakuan resmi baru datang pada tahun 2004, ketika American Humanist Association menetapkan HumanLight sebagai perayaan penting yang berkontribusi pada pertumbuhan dan perkembangan komunitas humanis.

HumanLight ini bertujuan mendorong perayaan dan ekspresi keyakinan setiap individu, tanpa mempersoalkan perbedaan pandangan.

Perayaan ini tidak berfokus pada apa yang tidak diyakini seseorang, melainkan pada nilai kemanusiaan yang universal.

Oleh karena itu, HumanLight menjadi momen kebersamaan yang menjunjung tinggi kemanusiaan.

Dengan semangat tersebut, HumanLight mengajak semua pihak untuk merayakan nilai-nilai positif dan membangun komunitas yang lebih inklusif dan humanis.

(Tribunnews.com/Latifah)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas