Program Kemanusiaan Menjangkau Ratusan Ribu Penerima Manfaat Sepanjang 2025
Capaian signifikan sepanjang 2025 dengan menjangkau 637.423 penerima manfaat di 2.176 titik wilayah, baik di Indonesia maupun di sejumlah negara.
Ringkasan Berita:
- Sepanjang 2025, Human Initiative menjangkau 637.423 penerima manfaat di 2.176 titik wilayah melalui 33 inisiatif program, dengan dukungan 4.083 relawan.
- Kerja kemanusiaan difokuskan pada empat pilar utama.
- Human Initiative aktif dalam penanganan banjir dan longsor di sejumlah wilayah Sumatra sejak akhir November 2025.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Lembaga kemanusiaan global Human Initiative (HI) mencatat capaian signifikan sepanjang 2025 dengan menjangkau 637.423 penerima manfaat di 2.176 titik wilayah, baik di Indonesia maupun di sejumlah negara.
Ratusan ribu penerima manfaat tersebut dijangkau melalui 33 inisiatif program yang digerakkan bersama 4.083 relawan, serta kolaborasi dengan komunitas, mitra lokal, dan berbagai pemangku kepentingan.
Kolaborasi lintas sektor ini menjadi fondasi utama HI dalam memastikan bantuan tepat sasaran dan relevan dengan kebutuhan di lapangan.
Sepanjang 2025, Human Initiative memfokuskan kerja kemanusiaannya melalui empat pilar utama, yakni Initiative for Children, Initiative for Empowerment, Initiative for Disaster Risk Management, dan Initiative for Infrastructure.
Keempat pilar tersebut dirancang tidak hanya untuk merespons kondisi darurat, tetapi juga memperkuat pemulihan dan kapasitas masyarakat dalam jangka panjang.
Pada sektor perlindungan anak dan pendidikan, Human Initiative mendampingi anak-anak dan keluarga untuk memastikan pemenuhan hak dasar serta akses layanan yang lebih layak.
Sementara pada sektor pemberdayaan ekonomi, berbagai inisiatif digulirkan untuk membantu rumah tangga dan pelaku usaha kecil memperkuat penghidupan serta ketahanan ekonomi mereka.
Adapun pada pilar infrastruktur dan pengurangan risiko bencana, program difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar sekaligus peningkatan kesiapsiagaan komunitas menghadapi potensi bencana di masa mendatang.
“Selama lebih dari dua dekade, kerja kemanusiaan kami selalu bertumpu pada kolaborasi dan kepercayaan untuk menggerakkan kebaikan yang hadir dengan cara yang menjaga martabat manusia. Angka-angka ini bukan tentang Human Initiative semata, melainkan tentang banyak pihak yang berjalan bersama masyarakat, relawan, dan para mitra dalam menghadirkan respons yang relevan bagi mereka yang membutuhkan,” ujar Presiden Human Initiative, Tomy Hendrajati, Selasa (30/12/2025).
Salah satu fokus besar Human Initiative sepanjang tahun ini adalah respons terhadap bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra sejak akhir November 2025.
Hingga Desember 2025, HI terlibat langsung dalam respons darurat dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
Dalam penanganan bencana tersebut, Human Initiative bekerja bersama relawan lokal, pemerintah daerah, serta jejaring kemanusiaan guna memastikan bantuan tersalurkan secara cepat dan terkoordinasi.
Tak hanya di dalam negeri, Human Initiative juga terus memperkuat peran globalnya melalui kerja sama lintas negara dengan organisasi lokal dan internasional.
Kemitraan ini menjadi bagian dari upaya saling belajar sekaligus memperkuat kapasitas pelaku lokal dalam kerja-kerja kemanusiaan.
Menutup tahun 2025, HI menegaskan komitmennya untuk terus berjalan berdampingan dengan masyarakat dan mitra.
Baca juga: Update Bencana Sumatera: 1.141 Orang Meninggal Dunia, 163 Masih Hilang
"Ke depan, kami ini memastikan kerja kemanusiaan tetap kolaboratif, relevan, dan berpijak pada kebutuhan nyata di lapangan," tandas dia.
Baca tanpa iklan