Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung, Akomodasi Madinah Capai 93 Persen
penyelesaian akomodasi Mekkah menjadi fokus utama Kemenhaj dalam beberapa hari ke depan untuk seluruh rangkaian layanan haji
Penulis:
Malvyandie Haryadi
Editor:
Hasiolan Eko P Gultom
Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung, Akomodasi Madinah Capai 93 Persen
Ringkasan Berita:
- Kemenhaj RI menyampaikan progres persiapan haji 1447 H/2026 M di Arab Saudi hampir rampung.
- Hingga awal Januari 2026, akomodasi jemaah di Madinah sudah 93 persen siap, sementara transportasi dan konsumsi telah 100%.
- Akomodasi di Mekkah masih dalam proses, ditargetkan selesai dalam satu minggu.
Malvyandie Malvyandie/Tribunnews.com
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia menyampaikan bahwa progres persiapan pelaksanaan ibadah haji 1447 H atau 2026 M di Arab Saudi terus menunjukkan perkembangan signifikan.
Hingga awal Januari 2026, kesiapan akomodasi jemaah haji Indonesia di Madinah telah mencapai 93 persen.
Menteri Haji dan Umrah RI, Irfan Yusuf atau yang akrab disapa Gus Irfan, mengatakan bahwa secara umum hampir seluruh aspek layanan utama bagi jemaah telah dipastikan.
Mulai dari transportasi, konsumsi, hingga sebagian besar akomodasi di Tanah Suci.
Baca juga: Danantara Bangun Kompleks Haji Melalui Dua Skema, Akuisisi Hotel-Lahan dan Ikut Lelang Kawasan
“Kami sudah memastikan sebagian besar akomodasi, konsumsi, dan transportasi di Saudi, walaupun belum 100 persen. Transportasi sudah 100 persen, konsumsi 100 persen, akomodasi Madinah sudah 93 persen,” ujar Gus Irfan saat ditemui di Asrama Haji Jakarta, Pondok Gede, Jakarta Timur, Kamis (8/1/2026).
Akomodasi Mekkah Ditargetkan Rampung Pekan Ini
Sementara itu, untuk akomodasi jemaah haji di Mekkah, Gus Irfan mengakui progresnya masih dalam proses.
Namun demikian, pihaknya optimistis proses tersebut dapat diselesaikan dalam waktu dekat.
“Akomodasi di Mekkah belum terlalu signifikan, tapi Insya Allah dalam satu minggu ini kita pastikan akan bisa segera selesai,” ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa penyelesaian akomodasi Mekkah menjadi fokus utama Kemenhaj dalam beberapa hari ke depan agar seluruh rangkaian layanan haji dapat dipastikan secara menyeluruh.
Kesiapan Layanan Armuzna
Lebih lanjut, Gus Irfan menambahkan bahwa secara keseluruhan proses persiapan haji di Tanah Suci hampir mencapai 100 persen.
Saat ini, Kemenhaj tengah memastikan kerja sama dengan dua syarikah penyedia layanan haji bagi jemaah Indonesia.
“Kami sedang memastikan dua syarikah penyedia layanan haji kita. Kami sudah memastikan tempat-tempat di Armuzna, yakni Arafah, Muzdalifah, dan Mina,” imbuhnya.
Dengan progres yang hampir rampung tersebut, Kemenhaj optimistis pelaksanaan ibadah haji 2026 dapat berjalan lancar dan memberikan kenyamanan maksimal bagi seluruh jemaah haji Indonesia, baik dari sisi akomodasi, transportasi, maupun konsumsi selama berada di Tanah Suci.
"Dalam proses pelaksanaan, penetapan, penyiapan akomodasi, konsumsi, dan transportasi ini memang banyak hal yang menjadi kendala. Terutama banyak hal terkait pihak-pihak yang ingin memasukkan rekanan pesanan mereka untuk bisa kita pakai. Tapi kita tetap berintegritas, kita tetap lurus berdasarkan akuntabel dan transparansi," kata Gus Irfan.
Baca tanpa iklan