Kelakar Presiden: Nama Prabowo Banyak Sekali, Pasti Orang Baik
Presiden RI Prabowo Subianto berkelakar bahwa orang yang memiliki nama Prabowo adalah orang yang baik.
Penulis:
Muhamad Deni Setiawan
Editor:
Facundo Chrysnha Pradipha
Ringkasan Berita:
- Presiden RI Prabowo Subianto berkelakar bahwa orang yang memiliki nama Prabowo adalah orang yang baik.
- Awalnya, Prabowo menyapa sejumlah tamu undangan yang hadir, mulai dari Kapolri, Panglima TNI, kepala daerah, hingga menteri di Kabinet Merah Putih.
- Setelah itu, Prabowo menyapa Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Muhammad Qodari dan Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Angga Raka Prabowo.
TRIBUNNEWS.COM - Presiden RI Prabowo Subianto berkelakar bahwa orang yang memiliki nama Prabowo adalah orang yang baik.
Hal itu disampaikan Prabowo saat memberikan sambutan di Sekolah Rakyat Terpadu, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (12/1/2026).
Awalnya, Prabowo menyapa sejumlah tamu undangan yang hadir, mulai dari Kapolri, Panglima TNI, kepala daerah, hingga menteri di Kabinet Merah Putih.
Tepuk tangan meriah terdengar saat Kepala Negara menyapa Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya.
"Sekretaris Kabinet RI Letkol Teddy Indra Wijaya," ucap Prabowo.
Setelah itu, Prabowo menyapa Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari dan Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Angga Raka Prabowo.
"Nama Prabowo kok banyak sekali ya, pasti orang baik namanya Prabowo itu. Mudah-mudahan, insyaallah," ungkapnya disambut tawa dan tepuk tangan para hadirin.
Prabowo Tahan Air Mata
Presiden Prabowo Subianto sempat menahan air mata saat menyaksikan langsung prestasi para murid Sekolah Rakyat dalam kunjungannya ke Sekolah Rakyat Terpadu di Banjarbaru.
Dalam sambutannya, Prabowo mengaku terharu melihat kemampuan dan pencapaian siswa-siswi yang baru enam bulan menempuh pendidikan di sekolah tersebut.
“Saya cukup bahagia, cukup besar hati. Saya terharu sebetulnya melihat dampak daripada upaya kita,” ujar Prabowo.
Ia kemudian menyampaikan kekagumannya terhadap murid-murid yang mampu tampil dalam berbagai kompetisi akademik hingga kesenian. Bahkan, Prabowo mengatakan sempat kesulitan menahan emosi karena bangga.
Baca juga: Prabowo Targetkan RI Kembali Swasembada Bawang Putih seperti Era Soeharto
“Mudah-mudahan kamera nggak menuju ke saya tadi, sulit saya tahan air mata juga itu,” ungkapnya.
Prabowo menyebut beberapa murid sudah menjadi juara olimpiade, tampil berpidato dalam berbagai bahasa, hingga menunjukkan kemampuan baris-berbaris yang membuatnya terkesan.
“Saya terkesima hari ini, terus terang saja, terkesima,” katanya.
Presiden juga menilai keberhasilan itu lahir dari kerja keras seluruh kementerian dan lembaga yang terlibat dalam pendirian Sekolah Rakyat, serta upaya bersama meningkatkan pemerataan pendidikan.
Ia menegaskan tujuan program ini adalah mengangkat derajat anak-anak dari keluarga kurang mampu agar memiliki akses pendidikan terbaik.
“Kita bikin sekolah terbaik, sekolah berasrama untuk mereka-mereka yang mungkin tidak punya harapan,” jelasnya.
Menurutnya, pendidikan adalah jalan utama untuk memutus rantai kemiskinan ekstrem. Karena itu, ia berkomitmen memperluas jumlah Sekolah Rakyat hingga 500 kampus pada 2029 dengan target total 500 ribu murid.
“Saya tergerak, teringat bayangkan kalau waktu itu kita tidak ambil sikap yang berani. Mari kita berbuat yang mungkin tidak lazim,” tandasnya.
(Tribunnews.com/Deni/Igman)
Baca tanpa iklan
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.