Bertemu PM Inggris Starmer, Prabowo: Partnership Ini akan Untungkan Kedua Belah Pihak
Presiden Prabowo Subianto menyebut bahwa Indonesia menganggap Inggris sebagai partner strategis dalam bidang ekonomi.
Penulis:
Muhamad Deni Setiawan
Editor:
Tiara Shelavie
Ringkasan Berita:
- Presiden Prabowo Subianto menyebut bahwa Indonesia menganggap Inggris sebagai partner strategis dalam bidang ekonomi.
- Kepala Negara menyebut, Inggris berminat untuk berinvestasi di Indonesia.
- Ia menilai kerja sama tersebut akan menguntungkan Indonesia dan Inggris.
TRIBUNNEWS.COM - Presiden Prabowo Subianto menyebut bahwa Indonesia menganggap Inggris sebagai partner strategis dalam bidang ekonomi.
Hal ini disampaikan Prabowo setelah bertemu dengan Perdana Menteri (PM) Inggris Keir Starmer di Kantor PM Inggris yang berlokasi di London, Selasa (20/1/2026).
"Kita memandang UK (United Kingdom) ya, Inggris sebagai sesuatu partner yang nanti bisa juga sangat berpartisipasi dalam ekonomi kita."
"Mereka punya teknologi, mereka punya keuangan finance yang sangat kuat," ujar Prabowo dilansir YouTube Sekretariat Presiden.
Kepala Negara menyebut, Inggris berminat untuk berinvestasi di Indonesia.
Ia menilai kerja sama tersebut akan menguntungkan Indonesia dan Inggris.
"Mereka berminat untuk investasi di Indonesia dan kita merasa dan kita bisa mendapat manfaat dari teknologi mereka, dari kemampuan keuangan mereka."
"Jadi saya kira ini partnership ini akan sangat menguntungkan kedua belah pihak ya," ungkap Prabowo.
Terkait kerja sama di bidang maritim, Prabowo menyatakan Inggris mendukung Indonesia untuk membangun 1.500 kapal ikan.
Pasalnya, Indonesia ingin investasi besar di situ dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas hidup nelayan.
"Kita ingin meningkatkan konsumsi protein rakyat kita. Jadi ini sangat strategis bagi kita. Ini sangat akan mempercepat pertumbuhan dan kemajuan ekonomi kita, khususnya di bidang maritim," jelasnya.
Baca juga: 5 Populer Regional: Bentrok Dua Raja Keraton Solo - 7 Kepala Daerah Era Prabowo Kena OTT KPK
Diberitakan sebelumnya, Duta Besar Inggris untuk Indonesia Dominic Jermey mengatakan terdapat empat bidang kemitraan strategis yang akan dibahas dalam pertemuan Prabowo dan Starmer.
Di antaranya pertahanan dan keamanan; ekonomi; masyarakat dan sosial; serta iklim, energi, dan alam.
"Inilah dokumen utama dan inisiatif kunci yang kami luncurkan dalam kunjungan kali ini. Kemitraan tersebut mencakup empat pilar," kata Dominic dalam video yang diterima Tribunnews.com, Selasa.
Presiden Prabowo, kata dia, menganggap Inggris sebagai rumah keduanya.
Selain bertemu PM Starmer, Prabowo juga dijadwalkan bertemu Raja Charles III dan juga jajaran wakil rektor dari universitas terkemuka di Inggris.
Prabowo juga akan bertemu para pelaku usaha Inggris dan pengusaha Indonesia.
Kerja Sama Maritim
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan, satu kerja sama yang akan ditandatangani dalam kunjungan Prabowo ke Inggris adalah kerja sama maritim.
"Beberapa agenda yang menjadi pokok pembahasan Bapak Presiden dalam lawatan kali ini adalah yang pertama, berkenaan dengan beliau akan menandatangani Maritime Partnership di kerja sama di bidang kelautan untuk membangun kapal-kapal tangkap ikan untuk nelayan-nelayan kita," katanya.
Selain itu, rencananya dalam pertemuan dengan Raja Charles III, Presiden Prabowo akan membahas konservasi perlindungan gajah di Provinsi Aceh.
Menurut dia, sekitar 8 bulan yang lalu, Presiden telah menyerahkan konsesi hutan atas nama PT Tusam Hutani Lestari kepada pemerintah untuk selanjutnya dialihfungsikan menjadi koridor konservasi satwa gajah.
"Yakni itu atas kerja sama dengan Raja Charles," katanya.
Sementara itu dalam rencana pertemuan dengan Wakil Rektor sejumlah Universitas terkemuka di Inggris, Presiden akan membahas mengenai kemungkinan membuka kampus baru di Indonesia.
"Sebagaimana yang di dalam beberapa kesempatan sudah kami sampaikan, untuk mengejar ketertinggalan kita di beberapa bidang; di antaranya tentu bidang teknologi dan ilmu pengetahuan, termasuk bidang kedokteran," pungkasnya.
(Tribunnews.com/Deni/Taufik)
Baca tanpa iklan
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.