Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Wakil Ketua Umum PAN Tanggapi Isu Reshuffle: Bisa Saja yang Diganti Justru yang Dianggap Berhasil

Saleh mengakui, reshuffle kerap memunculkan pro dan kontra di publik. Namun, ia menilai keputusan Presiden harus dihormati.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Igman Ibrahim
zoom-in Wakil Ketua Umum PAN Tanggapi Isu Reshuffle: Bisa Saja yang Diganti Justru yang Dianggap Berhasil
Tribunnews.com/Chaerul Umam
Wakil Ketua Umum DPP PAN, Saleh Partaonan Daulay, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (27/5/2024). Saleh Partaonan Daulay, menyatakan bahwa reshuffle kabinet sepenuhnya merupakan hak prerogatif Presiden Prabowo Subianto yang dijamin konstitusi. 
Ringkasan Berita:
  • Isu Presiden Prabowo Subianto akan melakukan perombakan kabinet atau reshuffle kembali mencuat
  • Saleh Partaonan Daulay, menyatakan bahwa reshuffle kabinet sepenuhnya merupakan hak prerogatif Presiden Prabowo Subianto
  • Presiden memiliki kewenangan penuh untuk mengevaluasi dan mengganti pembantunya di kabinet

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Isu Presiden Prabowo Subianto akan melakukan perombakan kabinet atau reshuffle kembali mencuat. Hal tersebut pun ditanggapi sejumlah partai politik.

Wakil Ketua Umum DPP PAN, Saleh Partaonan Daulay, menyatakan bahwa reshuffle kabinet sepenuhnya merupakan hak prerogatif Presiden Prabowo Subianto yang dijamin konstitusi.

Baca juga: Isu Reshuffle Kabinet Kembali Mencuat, Ini Pos-pos Menteri yang Dinilai Paling Rawan Diganti

Ia menegaskan, Presiden memiliki kewenangan penuh untuk mengevaluasi dan mengganti pembantunya di kabinet.

“Reshuffle itu hak proregatif presiden. Beliau yang meminta semua anggota kabinet untuk bergabung sebagai pembantunya di kabinet. Dalam perjalanannya, beliau pula yang melakukan evaluasi dan monitoring terhadap kinerja semuanya. Jika kemudian menurut beliau ada yang perlu dievaluasi, tentu itu adalah hak beliau yang dijamin dalam konstitusi,” ujar Saleh saat dikonfirmasi, Sabtu (24/1/2026).

Baca juga: Kilas Balik Daftar Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran Sepanjang 2025

Saleh mengatakan bahwa tidak ada pihak yang dapat membatasi kewenangan tersebut. Sebaliknya, penilaian atas kinerja menteri merupakan murni evaluasi pribadi dari Prabowo.

“Siapa pun tidak punya kewenangan untuk membatasi kewenangan presiden ini. Penilaiannya tentu murni dari beliau. Bisa saja berdasarkan evaluasi pribadi atau bisa juga atas masukan orang lain yang dinilainya benar,” katanya.

Rekomendasi Untuk Anda

Saleh mengakui, reshuffle kerap memunculkan pro dan kontra di publik. Namun, ia menilai keputusan Presiden harus dihormati.

“Dalam reshuffle, mungkin ada saja orang yang tidak puas. Bisa saja orang itu berharap Prabowo mengganti seseorang yang dianggap tidak mampu. Tapi pada kenyataannya ternyata yang diganti adalah orang yang dianggapnya rajin dan berhasil. Tetapi, kalau sudah diputuskan presiden, semua harus mengikuti,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan harapan PAN apabila reshuffle benar terjadi dalam waktu dekat. Ketua Komisi VII DPR RI itu mengharapkan siapa pun yang diganti akan jauh lebih baik dari sebelumnya. 

“Kalau benar ada reshuffle, PAN hanya berharap penggantinya jauh lebih baik dari yang sebelumnya. Pasalnya, masih banyak pekerjaan rumah yang harus dituntaskan Prabowo dalam periode ini. Tidak hanya pekerjaan rutin seperti biasa. Tetapi ada tantangan besar yaitu melaksanakan dan membumikan asta cita Prabowo-Gibran. Selain itu, ada juga musibah di Sumatera yang memerlukan perhatian dan penanganan yang sangat serius,” kata Saleh.

Dalam konteks global, ia menilai Presiden Prabowo juga ingin Indonesia tampil lebih kuat di panggung internasional.

“Dalam konteks global, saya yakin Prabowo juga ingin Indonesia tampil di depan. Ada banyak kerjasama dengan berbagai negara. Semua itu perlu diwujudkan agar bisa berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Saleh pun mengajak publik menunggu keputusan resmi Presiden Prabowoterkait isu reshuffle tersebut.

“Kita tunggu saja bagaimana keputusannya nanti. Apapun yang diputuskan, semoga dapat membawa kebaikan bagi semua,” tuturnya.

Baca juga: Prabowo Tiga Kali Reshuffle Kabinet dalam Setahun, PAN: Presiden Tahu Tim yang Perlu Penguatan

Presiden Prabowo Subianto tercatat telah melakukan empat kali reshuffle kabinet sepanjang tahun 2025.

1. Reshuffle Pertama — 19 Februari 2025

  • Presiden Prabowo melakukan perombakan kabinet pertamanya pada 19 Februari 2025.
  • Perubahan yang terjadi:

Menteri Pendidikan, Sains, dan Teknologi Satryo Soemantri Brodjonegoro digantikan oleh Brian Yuliarto.

  • Ini menandai reshuffle kabinet perdana di pemerintahan Prabowo-Gibran sejak pelantikan kabinet Oktober 2024.

2. Reshuffle Kedua — 8 September 2025

  • Dilakukan pada 8 September 2025, ini adalah reshuffle yang lebih besar.
  • Menteri yang diganti dan pejabat baru:

Budi Gunawan diberhentikan sebagai Menko Politik, Hukum, dan Keamanan.

Sri Mulyani Indrawati diganti sebagai Menteri Keuangan oleh Purbaya Yudhi Sadewa.

Abdul Kadir Karding digeser dari Menteri Perlindungan Pekerja Migran.

Budi Arie Setiadi keluar dari Kementerian Koperasi.

Dito Ariotedjo diberhentikan sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga.

  • Pejabat baru yang dilantik:

Purbaya Yudhi Sadewa (Menkeu)

Mukhtarudin (Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia)

Ferry Joko Yuliantono (Menteri Koperasi)

Mochamad Irfan Yusuf (Menteri Haji dan Umrah)

Dahnil Anzar Simanjuntak (Wakil Menteri Haji dan Umrah)

3. Reshuffle Ketiga — Pertengahan September 2025

  • Baru beberapa minggu setelah reshuffle besar, Prabowo kembali merombak kabinet pada pertengahan September 2025.
  • Perubahan penting:

Djamari Chaniago diangkat sebagai Menteri Koordinator Politik dan Keamanan menggantikan posisi yang sebelumnya kosong.

Erick Thohir ditunjuk sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga.

Sejumlah pejabat baru lainnya (menteri, wakil menteri, dan kepala lembaga) juga dilantik untuk memperkuat struktur kabinet.

Contohnya pejabat seperti Muhammad Qodari, Ahmad Dofiri, Angga Raka Prabowo, dan lainnya turut dilantik dalam reshuffle ini.

4. Reshuffle Keempat — Oktober 2025

  • Reshuffle keempat dilakukan pada Oktober 2025 sebagai bagian dari penyusunan kembali kabinet jelang akhir tahun pertama pemerintahan Prabowo-Gibran.
  • Beberapa posisi wakil menteri dilantik pada periode ini untuk memperkuat fungsi pemerintahan di berbagai bidang seperti dalam kementerian dalam negeri dan kesehatan.
  • Ini melengkapi 4 kali reshuffle yang dirangkum di akhir tahun pertama kepemimpinan mereka.
     
Sumber: Tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas