Wapres Tinjau SMPN 1 Karang Baru Aceh Tamiang yang Masih Belajar Lesehan Pasca-bencana
Dalam kunjungannya ke Aceh Tamiang, Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming meninjau SMP Negeri 1 Karang Baru pada Jumat (30/01/2026).
Penulis:
Taufik Ismail
Editor:
Adi Suhendi
Ringkasan Berita:
- Kedatangan Gibran untuk memastikan proses pemulihan sarana pendidikan dan kegiatan belajar mengajar kembali berjalan
- Wapres mendapatkan penjelasan mengenai kerusakan sekolah akibat bencana serta progres pemulihan yang telah dilakukan
- Wapres juga sempat meninjau pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dalam kunjungannya ke Aceh Tamiang, Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming meninjau SMP Negeri 1 Karang Baru pada Jumat (30/01/2026).
Sekolah tersebut terdampak bencana banjir dan longsor yang terjadi pada akhir November 2025.
Kedatangan Gibran untuk memastikan proses pemulihan sarana pendidikan dan kegiatan belajar mengajar kembali berjalan.
Dari video yang diterima, Wapres yang mengenakan kemeja safari lengan panjang tampak didampingi Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifatul Choiri Fauzi, Kepala BNPB Suharyanto, dan Wakil Menteri Lingkungan Hidup Diaz Hendropriyono.
Tiba di depan sekolah, Wapres mendapatkan penjelasan mengenai kerusakan sekolah akibat bencana serta progres pemulihan yang telah dilakukan.
Setelah itu Wapres juga meninjau sejumlah ruangan, termasuk ruang belajar mengajar.
Baca juga: Wapres Gibran Bertolak ke Aceh Tamiang Setelah 2 Bulan Banjir Bandang Terjang Sumatra
Para siswa mengikuti proses pembelajaran sambil duduk lesehan karena meja, kursi, dan papan tulis telah rusak parah akibat bencana dan hingga kini belum tersedia kembali.
Selain itu mantan Wali Kota Solo tersebut melihat langsung kondisi fisik seluruh fasilitas utama dan penunjang.
Selain ruang kelas, Wapres juga melihat kondisi UKS, laboratorium, musala, ruang guru, ruang kepala sekolah, serta ruang administrasi.
Wapres juga sempat meninjau pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah tersebut.
Baca juga: Ribuan Personel Dikerahkan Bersihkan Lumpur di Aceh Tamiang
Wapres menyapa para siswa yang menyantap MBG sambil duduk lesehan.
Banjir yang melanda kawasan tersebut berdampak signifikan terhadap aktivitas sekolah. Dari total 698 siswa, sebanyak 665 siswa terdampak banjir.
Kondisi serupa juga dialami tenaga pendidik dan kependidikan, di mana 67 dari 71 orang guru dan staf turut merasakan dampak bencana.
Minta Pengadaan Meja dan Kursi Dipercepat
Sebelum meninggalkan sekolah, Wapres menyampaikan bahwa ia akan memerintahkan agar pengadaan meja dan kursi dipercepat.
"Mas Wapres akan mengadakan percepatan pengadaan mebeler (meja, kursi, dan papan) di sekolah kami," ungkap Kepala SMP N 1 Karang Baru, Edi Wahyudi dikutip dari Sekretariat Wakil Presiden.
Edi juga menuturkan, Wapres menekankan akan mempercepat koordinasi untuk pemulihan bangunan sekolah.
"Mas Wapres akan mengoordinasikan proses pemulihan secara maksimal," ungkap Edi.
Banjir bandang yang melanda Aceh Tamiang, menyebabkan 4 fasilitas kesehatan, 285 rumah ibadah, dan 489 fasilitas pendidikan rusak.
Bencana tersebut telah menyebabkan 101 orang meninggal dunia dan 18 orang luka berat di Aceh Tamiang.
Bencana juga menyebabkan 298.839 jiwa terdampak yang 6.188 diantaranya mengungsi.
Hadir dalam peninjauan tersebut Bupati Aceh Tamiang Armia Pahmii serta Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri Safrizal ZA.
Baca tanpa iklan