Inilah 4 Dirut Bank Himbara, Bank-bank Milik Negara Jalin Sinergi ATM Link
Himbara dibentuk untuk menyinergikan layanan perbankan, keempat bank ini memfasilitasi program pemerintah, UMKM, dan penyediaan jaringan ATM Link.
Penulis:
Pravitri Retno Widyastuti
Editor:
Whiesa Daniswara
TRIBUNNEWS.com - Empat bank milik negara yang tergabung dalam Himbara (Himpunan Bank Milik Negara) berperan dalam pembangunan perekonomi Indonesia.
Himbara adalah asosiasi bank BUMN di Indonesia yang terdiri dari Bank Mandiri, BRI, BNI, dan BTN.
Himbara dibentuk untuk menyinergikan layanan perbankan, keempat bank ini memfasilitasi program pemerintah, UMKM, dan penyediaan jaringan ATM Link. BSI kini juga dipandang sejajar sebagai bagian dari BUMN perbankan besar.
Anggota Utama Himbara:
- Bank Mandiri: Berfokus pada perbankan korporasi, komersial, dan digital.
- Bank Negara Indonesia (BNI): Fokus pada ritel, bisnis, dan jaringan internasional.
- Bank Tabungan Negara (BTN): Spesialis pembiayaan perumahan (KPR).
- Bank Rakyat Indonesia (BRI): Fokus utama pada UMKM dan kredit mikro.
Sinergi Himbara memudahkan nasabah dalam melakukan transaksi melalui mesin ATM Link, yang tersebar luas dengan biaya lebih hemat (gratis cek saldo dan tarik tunai antar anggota).
Penyebutan "Link" pada mesin ATM merupakan merek jaringan yang dimiliki oleh Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).
Secara operasional, jaringan ini dikelola oleh PT Jalin Pembayaran Nusantara (Jalin), yang merupakan anak usaha dari PT Danareksa (Persero).
Berikut ini profil empat direktur utama Bank Himbara:
1. Direktur Utama Bank Mandiri, Riduan
Riduan adalah pria kelahiran Palembang, Sumatra Selatan (Sumsel) tahun 1970.
Ia merupakan lulusan S1 dan S2 Universitas Sriwijaya, dikutip dari laman resmi Mandiri.
Riduan memulai karier di Bank Mandiri sejak 1999 dan sudah menduduki berbagai jabatan strategis.
Ia pernah menjadi Regional CEO II/Sumatra 2 Bank Mandiri pada 2016-2017.
Kemudian, Komisaris di PT Mandiri Sekuritas pada 2018-2019.
Baca tanpa iklan