Pengamat Meyakini PSI akan Lolos ke Senayan pada 2029, tapi Harus Perbaiki Struktur Partai
Direktur Eksekutif Aljabar Strategic Indonesia Arifki Chaniago meyakini PSI akan mendapatkan kursi DPR RI pada Pemilu 2029.
Penulis:
Muhamad Deni Setiawan
Editor:
Sri Juliati
Ringkasan Berita:
- Pengamat meyakini Partai Solidaritas Indonesia (PSI) akan mendapatkan kursi DPR RI pada Pemilu 2029.
- Namun, PSI perlu segera memperbaiki struktur partainya sampai akhir 2026 untuk bisa mendapatkan kursi parlemen.
- Hal itu sesuai dengan tenggat waktu yang diberikan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) kepada jajaran pengurus PSI.
TRIBUNNEWS.COM - Direktur Eksekutif Aljabar Strategic Indonesia, Arifki Chaniago meyakini Partai Solidaritas Indonesia (PSI) akan mendapatkan kursi DPR RI pada Pemilu 2029.
Namun, Arifki menegaskan PSI perlu segera memperbaiki struktur partainya untuk bisa mendapatkan kursi parlemen.
"Saya meyakini bahwa partai ini akan lolos parlemen dengan syarat bahwa struktur partainya harus cepat selesai sampai akhir 2026," ujar Arifki dalam program On Focus yang tayang di YouTube Tribunnews, Senin (2/2/2026).
Hal itu sesuai dengan tenggat waktu yang diberikan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) kepada jajaran pengurus PSI.
Tenggat waktu yang diberikan oleh Jokowi merupakan salah satu upaya agar partai berlogo gajah itu bisa mewujudkan mimpinya menjadi partai yang besar.
"Karena ini kan juga akan menjadi simbol pengaruh apa yang dimiliki oleh Pak Jokowi untuk PSI atau seberapa baik para pendukung maupun PSI menanggapi apa yang diinginkan oleh Pak Jokowi," ungkapnya.
Keinginan PSI untuk menjadi partai besar, sambung Arifki, tentu akan menjadi tantangan yang sulit.
Pasalnya, PSI terlebih dahulu harus bisa lolos ke Senayan setelah gagal pada Pemilu 2019 dan Pemilu 2024.
"Ketika misalnya PSI ingin masuk dalam tiga besar tentu juga ada partai besar yang juga harus turun kelas karena ada PSI yang mengincar naik kelas," tuturnya.
Arifki menyebut, jika ada partai kecil yang naik kelas, maka tentu ada kanibalisasi politik terhadap partai-partai besar untuk turun kelas.
"Makanya ke depan seberapa kuat PSI untuk bisa memaksimalkan gerakan-gerakan politik di akar rumput maupun beberapa basis yang memang hari ini masih percaya dengan Pak Jokowi," jelasnya.
Baca juga: Jokowi akan Mati-matian untuk PSI, Pengamat: Mereka Saling Membutuhkan
Jokowi Minta PSI Perbaiki Struktur
Arahan Jokowi agar partai berlambang gajah ini memperbaiki strukturnya terjadi saat memberikan arahan dalam penutupan Rakernas I PSI, di Makassar, Sulawesi Selatan.
"Kemarin saya omong-omong dengan Ketua Dewan Pembina, dengan Ketua Umum, Ketua Harian, Sekjen, kapan kira-kira ini bisa kita selesaikan dan harus kita selesaikan? Akhir 2026 itu harus selesai. Siap?" kata Jokowi kepada para kader PSI, Sabtu (31/1/2026).
Jokowi lantas meminta kepada seluruh kader juga mampu memperkuat struktur dari tingkatan ranting hingga pusat.
Pasalnya, dalam mewujudkan partai yang besar maka harus dimiliki juga mesin partai yang besar.
"Kita memerlukan mesin besar karena target PSI adalah target yang besar. Target PSI ini target besar, targetnya tinggi. Jadi mesinnya harus mesin besar. Nggak bisa struktur hanya sampai DPD, nggak bisa. Sekali lagi struktur harus sampai desa, RT, RW," ucap dia.
Sanggup Turun ke Kecamatan
Dalam pidatonya, Jokowi juga menyatakan kesanggupan turun langsung ke seluruh provinsi, bahkan hingga ke tingkat kabupaten, kota, dan kecamatan.
Ia menyebut Indonesia memiliki 38 provinsi, 514 kabupaten/kota, dan sekitar 7.000 kecamatan, dan dirinya siap hadir jika diperlukan.
“Kalau diperlukan, saya harus datang. Saya masih sanggup ke provinsi, kabupaten, bahkan kecamatan. Semua saya sanggup,” tegas Jokowi di hadapan ribuan kader PSI.
Jokowi menekankan pentingnya penguatan jaringan politik hingga ke akar rumput.
Menurutnya, jika PSI ingin menjadi partai besar, maka struktur organisasi harus dibangun dari kota hingga desa, bahkan sampai ke RT dan RW.
“Target PSI besar. Kalau targetnya besar, mesinnya juga harus besar, kuat, dan hidup,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Jokowi juga menegaskan kesiapannya bekerja keras, bahkan mati-matian, untuk mendukung PSI.
Pernyataan tersebut disambut sorak-sorai dan yel-yel ribuan kader yang hadir.
“Saudara-saudara bekerja mati-matian untuk PSI? Saya pun akan bekerja mati-matian untuk PSI!” seru Jokowi, disambut teriakan “Jokowi! Jokowi! Jokowi!” dari para kader.
Kehadiran Jokowi di Rakernas PSI sekaligus menunjukkan dukungan penuh terhadap partai yang kini dipimpin oleh putra bungsunya Kaesang Pangarep.
(Tribunnews.com/Deni/Rizki)
Baca tanpa iklan
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.