Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Mentan Lapor Beras Surplus 14,48 Juta Ton Jelang Ramadan, Titiek Ingatkan Pesan Prabowo

Mentan klaim beras surplus 14,48 juta ton jelang Ramadan. DPR ingatkan pesan Prabowo: stok aman saja tak cukup, harga harus dijaga.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Mentan Lapor Beras Surplus 14,48 Juta Ton Jelang Ramadan, Titiek Ingatkan Pesan Prabowo
TV Parlemen
STOK PANGAN - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman (tengah) didampingi Wakil Menteri Pertanian Sudaryono (kiri) bersama Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menghadiri rapat kerja dengan Komisi IV DPR RI di Gedung Parlemen, Jakarta, Selasa (3/2/2026). Dalam rapat tersebut, Menteri Pertanian menyampaikan laporan kondisi stok pangan nasional menjelang Ramadan 2026/1447 Hijriah, sementara Komisi IV DPR RI menekankan pentingnya pengendalian harga dan stabilitas pasokan. 

Ringkasan Berita:
  • Mentan klaim stok beras aman jelang Ramadan dan Idul Fitri
  • Surplus nasional tembus 14,48 juta ton, pemerintah yakin terkendali
  • DPR ingatkan jangan ada pihak memainkan harga pangan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Pemerintah melalui Kementerian Pertanian RI (Kementan) memastikan stok pangan nasional jelang Ramadan 2026 M/1447 H dalam kondisi aman.

Hal ini disampaikan langsung Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman saat rapat kerja bersama Komisi IV DPR RI.

“Berdasarkan hasil pemantauan proyeksi neraca pangan serta evaluasi lapangan yang kami lakukan bersama Badan Pangan Nasional, pemerintah daerah, dan pelaku usaha, kami laporkan kondisi produksi, pasokan, dan stok pangan strategis nasional dalam kondisi cukup aman untuk menghadapi Ramadan 1447 Hijriah,” ujar Andi Amran di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (3/2/2026).

Ia menyebut sejumlah komoditas utama yang dipastikan tersedia, antara lain beras, bawang merah, cabai merah, daging ayam, telur ayam, jagung, hingga minyak goreng.

Menurutnya, sebagian besar kebutuhan komoditas tersebut dapat dipenuhi dari produksi dalam negeri.

“Untuk beberapa komoditas utama seperti beras, jagung, bawang merah, cabai merah, daging ayam, telur ayam, dan minyak goreng, ketersediaannya diperkirakan dapat dipenuhi dari dalam negeri,” kata Andi Amran.

Rekomendasi Untuk Anda

Sementara itu, untuk komoditas tertentu seperti kedelai, bawang putih, daging sapi, dan gula konsumsi, pemenuhan pasokan masih mengandalkan kombinasi produksi dalam negeri dan impor.

Khusus beras, Andi Amran memastikan stok nasional sangat terkendali.

Pada periode Januari–Maret 2026, Indonesia memiliki stok awal 11,6 juta ton, produksi 7,98 juta ton, dengan kebutuhan sekitar 5,12 juta ton, sehingga neraca beras nasional mencatat surplus sekitar 14,48 juta ton.

Ia menambahkan, stok beras nasional per Januari 2026 tercatat sebesar 3,34 juta ton dan dinilai memadai untuk menjaga stabilitas hingga Idul Fitri.

“Stok Januari 2026 tercatat 3,34 juta ton, sehingga sangat memadai untuk menjaga stabilitas hingga Idul Fitri,” tandasnya.

Namun, klaim surplus ini tetap menjadi perhatian publik, mengingat harga beras di sejumlah daerah masih fluktuatif menjelang Ramadan dan Lebaran.

Baca juga: Tragedi Anak SD di NTT Meninggal Dunia Usai Buku Tak Terbeli, Potret Buram Pendidikan

Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Soeharto atau Titiek Soeharto, mengingatkan agar jaminan stok pangan benar-benar diikuti dengan pengendalian harga di lapangan.

Ia menyinggung arahan Presiden RI Prabowo Subianto terkait pengawasan distribusi dan stabilitas harga pangan.

“Kelihatannya stok bahan-bahan pangan strategis ini, insyaallah, tidak ada masalah. Menjelang Imlek dan Lebaran ini tidak ada gejolak harga karena stoknya terjamin,” ujar Titiek.

Ia menegaskan, pemerintah tidak boleh mentolerir praktik yang berpotensi memicu lonjakan harga di tengah masyarakat.

“Kalau ada yang main-main dengan harga, saya rasa Bapak-bapak semua sudah mendapat instruksi dari Bapak Presiden untuk melakukan tindakan-tindakan tertentu,” lanjutnya.

Sumber: Tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas