Rahmad Pribadi: Kolaborasi PUD Jadi Kunci Kelancaran Distribusi Pupuk
Keberhasilan perusahaan menjaga kelancaran distribusi pupuk tidak lepas dari kolaborasi erat seluruh mata rantai pasok.
Penulis:
Glery Lazuardi
Editor:
Wahyu Aji
Ringkasan Berita:
- PT Pupuk Indonesia (Persero) menegaskan kelancaran distribusi pupuk bersubsidi bergantung pada kolaborasi seluruh rantai pasok, khususnya Pelaku Usaha Distribusi (PUD).
- Direktur Utama Rahmad Pribadi menyebut pemerintah juga mendukung sektor pertanian lewat penyederhanaan regulasi pupuk dan penurunan HET hingga 20 persen demi memudahkan petani.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktur Utama PT Pupuk Indonesia (Persero), Rahmad Pribadi, menegaskan keberhasilan perusahaan menjaga kelancaran distribusi pupuk tidak lepas dari kolaborasi erat seluruh mata rantai pasok, khususnya para Pelaku Usaha Distribusi (PUD).
“Diperlukan kolaborasi dan kerja keras dalam pencapaian kinerja tahun 2025 serta komitmen bersama memperkuat tata kelola penyaluran pupuk bersubsidi di tahun 2026,” ujar Rahmad dalam ajang PI Appreciation Day di Yogyakarta, Rabu (4/2/2026).
Rahmad menjelaskan, sejak Presiden Prabowo Subianto dilantik, sektor pertanian dan ketahanan pangan menjadi fokus utama pemerintah.
Salah satu langkah strategis adalah penyederhanaan regulasi pupuk dari 145 aturan menjadi hanya tiga, serta penurunan harga eceran tertinggi (HET) pupuk bersubsidi hingga 20 persen pada Oktober 2025.
“Semua kebijakan tersebut semata-mata untuk memudahkan petani mendapatkan pupuk dengan harga terjangkau,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Pupuk Indonesia memberikan apresiasi kepada 1.100 PUD di seluruh Indonesia atas peran strategis mereka dalam mendukung penyaluran pupuk bersubsidi sepanjang 2025 serta penguatan tata kelola distribusi di 2026.
Rahmad juga menyampaikan dirinya menerima tanda kehormatan Satyalancana Wira Karya dari Presiden Prabowo Subianto pada 7 Januari 2026.
Penghargaan itu diberikan atas kontribusinya dalam mendukung swasembada pangan nasional melalui penyediaan pupuk berkelanjutan, berkualitas, dan terjangkau.
“Tanda kehormatan dari Presiden ini tidak lepas dari komitmen Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, jajaran supply chain, anak perusahaan, regional, dan tentunya para PUD,” tegasnya.
Sementara itu, salah satu PUD asal Bogor, Koperasi Jasa Gema Indonesia Maju (Kopgim), HMU Kurniadi, menilai kepemimpinan Rahmad Pribadi semakin memperkuat kinerja Pupuk Indonesia.
Baca juga: Indonesia Amankan Fosfat dari Aljazair, Jadi Jurus Pemerintah Tekan Harga Pupuk
“Kami melihat langsung komitmen beliau. Kami bangga dapat berkontribusi dalam mewujudkan swasembada pangan dan memperkuat ketahanan pangan di tanah air tercinta,” ujarnya.
Baca tanpa iklan