Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Abraham Samad Ungkap Rencana Pertemuan Lanjutan dengan Presiden Prabowo di Hambalang

Rencana melanjutkan pertemuan Presiden dan pra tokoh kritis tersebut muncul karena terbatasnya waktu yang ada di Kertanegara

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Abraham Samad Ungkap Rencana Pertemuan Lanjutan dengan Presiden Prabowo di Hambalang
Tribunnews.com/Gita Irawan
PERTEMUAN LANJUTAN - Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad usai menghadiri acara diskusi di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, pada Rabu (4/2/2026). Abraham mengungkap rencana pertemuan lanjutan dengan Presiden Prabowo Subianto di Kertanegara, Jakarta Selatan pada Jumat (30/1/2026) lalu. 

Abraham Samad Ungkap Rencana Pertemuan Lanjutan dengan Presiden Prabowo di Hambalang

Gita Irawan/Tribunnews.com

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad mengungkap rencana pertemuan lanjutan bersama sejumlah tokoh dengan Presiden Prabowo Subianto usai pertemuan sebelumnya di Kertanegara, Jakarta Selatan pada Jumat (30/1/2026) lalu.

Abraham mengatakan rencananya pertemuan lanjutan akan digelar di kediaman Presiden Prabowo di  Hambalang, Bogor, Jawa Barat.

Baca juga: Alasan di Balik Pertemuan Prabowo dengan Abraham Samad-Susno Duadji, Mensesneg: Terima Masukan

Namun demikian, ia belum bisa memastikan rencana tersebut.

"Pak Prabowo menyatakan kita akan melanjutkan lagi diskusi ini, keputusan ini, untuk segera didiskusikan kemungkinan besar di Hambalang, dan memperlebar forumnya karena kemarin tidak selesai," kata Abraham usai diskusi di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan pada Rabu (4/2/2026).

Ia mengatakan rencana melanjutkan pertemuan tersebut muncul karena terbatasnya waktu yang ada di Kertanegara, Jakarta Selatan pada Jumat (30/1/2026) lalu.

Rekomendasi Untuk Anda

Padahal, menurutnya pertemuan di Kertanegara pekan lalu itu berlangsung selama kurang lebih 5 jam.

Namun, waktu tersebut dirasa kurang karena sejumlah pihak yang turut hadir dalam pertemuan itu di antaranya peneliti senior Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Siti Zuhro dan mantan Kabareskrim Polri Susno Duadji juga menyampaikan gagasannya masing-masing.

Selain itu, kata dia, saat itu Presiden Prabowo juga menyampaikan presentasinya.

"Waktu saya menyampaikan itu waktunya singkat. Walaupun Anda lihat 5 jam itu lama, tapi kan itu ada beberapa orang yang menyampaikan gagasan serta Pak Prabowo juga menyampaikan presentasi. Jadi akhirnya waktu yang 5 jam itu tidak cukup," pungkasnya.

 

Sumber: Tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas