Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Hasil Survei Indikator: Hampir Separuh Warga Jakarta Tak Puas kepada Prabowo

Lembaga survei Indikator Politik Indonesia menemukan bahwa hampir separuh warga DKI Jakarta mengaku tidak puas kepada Presiden Prabowo Subianto.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Febri Prasetyo
Editor: Nuryanti
Ringkasan Berita:
  • Berdasarkan hasil survei Indikator Politik Indonesia, hampir separuh warga Jakarta tidak puas kepada Prabowo.
  • Angka ketidakpuasan terhadap Prabowo di Jakarta adalah yang tertinggi jika dibandingkan dengan wilayah-wilayah lainnya.
  • Secara nasional, angka kepuasan terhadap Prabowo mencapai 79,9 persen.

 

TRIBUNNEWS.COM – Lembaga survei Indikator Politik Indonesia menemukan bahwa hampir separuh warga DKI Jakarta mengaku tidak puas terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto.

Temuan itu disampaikan dalam siaran pers survei nasional Indikator bertanggal 8 Februari 2026. Adapun survei tersebut dilakukan secara tatap muka dari tanggal 15 hingga 21 Januari 2026.

Sebanyak 53 persen warga Jakarta mengaku puas kepada Prabowo, 47 persen mengaku tidak puas, sedangkan yang menjawab tidak tahu ada 0 persen.

Angka ketidakpuasan terhadap Prabowo di Jakarta adalah yang tertinggi jika dibandingkan dengan wilayah-wilayah lainnya. Di belakang Jakarta ada Maluku dan Papua yang mencatatkan angka ketidakpuasan 24,9 persen dan angka kepuasan 74 persen.

Sementara itu, secara nasional, angka kepuasan terhadap Prabowo mencapai 79,9 persen. Rinciannya adalah 13 persen responden mengaku sangat puas dan 66,9 persen mengaku cukup puas.

Di sisi lain, responden yang mengaku kurang puas ada sebanyak 17,1 persen dan yang tidak puas sama sekali mencapai 2,2 persen. Adapun sebanyak 0,8 persen responden menjawab tidak tahu.

Rekomendasi Untuk Anda

Berikut rincian lengkap angka kepuasan terhadap Prabowo di setiap wilayah.

1. Sumatra

Puas: 81,1 persen

Tidak puas: 18,9 persen

Tidak tahu/tidak jawab: 0,0 persen

Baca juga: Survei Indikator: Mayoritas Publik Ingin Makan Bergizi Gratis Dinikmati Seluruh Anak Indonesia

2. Banten

Puas: 73 persen

Tidak puas: 24,4 persen

Tidak tahu/tidak jawab: 2,1 persen

3. Jakarta

Puas: 53 persen

Tidak puas: 47 persen

Tidak tahu/tidak jawab: 0,0 persen

4. Jabar

Puas: 79,1 persen

Tidak puas: 19,9 persen

Tidak tahu/tidak jawab: 1,0 persen

5. Jateng dan DIY

Puas: 83,8 persen

Tidak puas: 14,7 persen

Tidak tahu/tidak jawab: 1,5 persen

6. Jatim

Puas: 81,6 persen

Tidak puas: 17,7 persen

Tidak tahu/tidak jawab: 0,7 persen

7. Bali dan Nusa Tenggara

Puas: 89,2 persen

Tidak puas: 10,8 persen

Tidak tahu/tidak jawab: 0,0 persen

8. Kalimantan

Puas: 79,8 persen

Tidak puas: 19,0 persen

Tidak tahu/tidak jawab: 1,3 persen

9. Sulawesi

Puas: 81,1 persen

Tidak puas: 17,0 persen

Tidak tahu/tidak jawab: 1,9 persen

10. Maluku dan Papua

Puas: 74,3 persen

Tidak puas: 24,9 persen

Tidak tahu/tidak jawab: 0,8 persen

Baca juga: Survei Indikator: Kepercayaan Publik terhadap Presiden Prabowo Tembus 90 Persen

Metodologi

Sampel survei Indikator adalah seluruh warga negara Indonesia dalam Survei Nasional yang memiliki hak pilih dalam pemilihan umum, yakni mereka sudah berumur 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah ketika survei dilakukan.

Sampel ditarik menggunakan metode multistage random sampling. Jumlah sampel adalah 1.220 orang. Toleransi kesalahan atau margin of error mencapai ±2.9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Sampel berasal dari seluruh provinsi di Indonesia yang terdistribusi secara proporsional.

Responden yang terpilih diwawancarai secara tatap muka oleh pewawancara yang sudah dilatih. Quality control terhadap hasil wawancara dilakukan secara random sebesar 20?ri total sampel oleh supervisor dengan kembali mendatangi responden terpilih (spot check). 

Survei Poltracking

Sementara itu, hasil survei terbaru Poltracking Indonesia mencatat ada 81,5 persen masyarakat percaya terhadap pemerintahan Prabowo–Gibran dalam satu tahun masa kepemimpinan.

Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia Hanta Yuda mengatakan angka ini menunjukkan tingkat kepercayaan publik yang sangat tinggi terhadap pemerintah.

“Ini tingkat kepercayaan kepada pemerintah Prabowo–Gibran relatif tinggi di angka 81,5 persen. Sementara yang tidak percaya hanya 15,6 persen,” ujar Hanta dalam rilis survei yang digelar secara daring, Minggu (19/10/2025).

Hanta menjelaskan angka 81,5 persen tersebut merupakan gabungan antara 10,0 persen yang sangat percaya dan 71,5 persen yang cukup percaya.

“Jadi total tingkat kepercayaan di atas 80 persen terhadap pemerintahan ini,” katanya.

Selain itu, tingkat kepuasan publik terhadap Presiden Prabowo secara personal mencapai 78,3 persen, yang menurut Hanta tergolong tinggi karena secara psikologis angka di atas 70 persen sudah masuk kategori kuat.

“Sementara yang menilai kurang puas dan sangat tidak puas berjumlah 19,2 persen,” kata dia.

Hanta menguraikan lima faktor utama yang membuat masyarakat puas terhadap kinerja Prabowo, yakni sebagai berikut.

  • Kepemimpinan tegas, berani, dan bertanggung jawab menjadi alasan tertinggi, disebut oleh 22,9 persen responden.
  • Program bantuan sosial (bansos) dinilai bermanfaat oleh 13,4 persen responden.
  • Kedekatan Prabowo dengan rakyat kecil disebut oleh 11,4 persen responden.
  • Penegakan hukum dan pemberantasan korupsi diapresiasi oleh 9,2 persen responden.
  • Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mendapat dukungan 8,5 persen responden.

Survei Poltracking dilakukan pada 3–10 Oktober 2025 terhadap 1.220 responden di seluruh Indonesia dengan metode wawancara tatap muka langsung. Survei ini memiliki margin of error ±2,9 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.

(Tribunnews/Febri/Wahyu Aji)

Sesuai Minatmu
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas