Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Hasto PDIP Respons Approval Rating Prabowo 80 Persen: Tugas Pemimpin Itu Mengatasi Kemiskinan

Hasto respons survei Indikator yang menunjukkan tingkat kepercayaan publik terhadap kinerja Presiden Prabowo mencapai angka hampir 80 persen.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Hasto PDIP Respons Approval Rating Prabowo 80 Persen: Tugas Pemimpin Itu Mengatasi Kemiskinan
Tribunnews.com/Alfarizy Ajie Fadhillah
REAKSI PDIP - Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto menanggapi hasil survei terbaru Indikator Politik Indonesia yang menunjukkan tingkat kepercayaan publik (approval rating) terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto mencapai angka hampir 80 persen. 
Ringkasan Berita:
  • Hasto Kristiyanto menanggapi hasil survei terbaru Indikator Politik Indonesia yang menunjukkan tingkat kepercayaan publik (approval rating) terhadap kinerja Presiden Prabowo mencapai angka hampir 80 persen.
  • Hasto mengingatkan bahwa tingginya angka kepuasan publik semestinya tidak sekadar menjadi statistik, melainkan harus dikonversikan menjadi kinerja yang dirasakan langsung oleh rakyat. 
  • Menurutnya, indikator kesuksesan seorang pemimpin adalah kemampuannya mengatasi kemiskinan dan pengangguran.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto menanggapi hasil survei terbaru Indikator Politik Indonesia yang menunjukkan tingkat kepercayaan publik (approval rating) terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto mencapai angka hampir 80 persen.

Hasto mengingatkan bahwa tingginya angka kepuasan publik semestinya tidak sekadar menjadi statistik, melainkan harus dikonversikan menjadi kinerja yang dirasakan langsung oleh rakyat. 

Menurutnya, indikator kesuksesan seorang pemimpin sejati adalah kemampuannya mengatasi masalah seperti kemiskinan dan pengangguran.

"Approval rating itu sepertinya terus-menerus dijadikan indikator utama. Padahal, tugas pemimpin adalah mengatasi kemiskinan, pengangguran, serta merancang kebijakan yang membangun harapan masa depan," ujar Hasto di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta, Rabu (11/2/2026).

Hasto pun mengaitkan hasil survei tersebut dengan realitas di lapangan. 

Dia pun memberikan perhatian khusus pada kasus tragis di Nusa Tenggara Timur (NTT), di mana seorang siswa sekolah dasar dikabarkan mengakhiri hidupnya akibat himpitan ekonomi.

"Apa yang terjadi di NTT, ada anak kecil yang bunuh diri karena tidak mampu membeli alat tulis. Hal itu mencerminkan bahwa approval rating saja tidak cukup," tegas Hasto.

Rekomendasi Untuk Anda

Menurutnya, kejadian tersebut menjadi pengingat bahwa tanggung jawab negara sesuai konstitusi, yakni memelihara fakir miskin dan anak-anak terlantar, masih menjadi tantangan besar di tengah klaim tingginya kepuasan publik.

Hasto menegaskan posisi PDI Perjuangan sebagai partai penyeimbang yang siap memberikan masukan agar pemerintah tidak terlena dengan angka survei, melainkan tetap fokus pada kerja-kerja riil.

"PDI Perjuangan dalam fungsi sebagai penyeimbang memberikan masukan agar approval rating ini dikonversikan menjadi kinerja nyata," jelasnya.

Politisi asal Yogyakarta ini berharap pemerintahan Presiden Prabowo dapat terus memastikan demokrasi berjalan baik, sistem hukum bebas korupsi, dan terciptanya keadilan.

Bagi PDI Perjuangan, kerja nyata di sektor riil tetap menjadi prioritas utama.

"Kita bertanggung jawab agar negara selalu hadir. PDI Perjuangan siap menjadi mitra dalam mendorong gagasan-gagasan positif agar kerja nyata benar-benar menjadi kriteria utama bagi rakyat," tandas Hasto.

Adapun Survei Indikator Politik Indonesia yang dirilis pada Minggu (8/2/2026) mencatat tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto mencapai 79,9 persen.

Sumber: Tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas