Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

KSAU Pakistan Temui Presiden Prabowo di Istana, Dubes Ungkap Isi Pertemuan

KSAU Marshal Zaheer Ahmad Babar Sidhu menemui Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (12/2/2026) petang.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Taufik Ismail
Editor: Adi Suhendi
zoom-in KSAU Pakistan Temui Presiden Prabowo di Istana, Dubes Ungkap Isi Pertemuan
Tribunnews.com/Taufik Ismail
KSAU PAKISTAN - Kepala Staf Angkatan Udara Pakistan atau Pakistan Air Chief Marshal Zaheer Ahmad Babar Sidhu di Istana Kepresidenan Jakarta, pada Kamis (12/2/2026) petang. 
Ringkasan Berita:
  • Kedatangan KSAU Pakistan ke Istana untuk membahas kerja sama di sektor pertahanan
  • Kerja sama di antaranya pelatihan perwira militer yang dilakukan kedua negara
  • Chaudri mengatakan bahwa kerja sama pertahanan dibahas secara komprehensif

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Staf Angkatan Udara Pakistan atau Pakistan Air Chief Marshal Zaheer Ahmad Babar Sidhu menemui Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (12/2/2026) petang.

Pertemuan berlangsung selama kurang lebih dari dua jam dari pukul 16.00 hingga pukul 18.20 WIB.

Duta Besar Pakistan untuk untuk Indonesia Zahid Hafeez Chaudhri yang ikut dalam pertemuan mengatakan bahwa kedatangan KSAU Pakistan ke Istana untuk membahas kerja sama di sektor pertahanan.

"Seperti yang saya sebutkan sebelumnya, Pakistan dan Indonesia memiliki kerja sama yang sangat baik di semua bidang, termasuk kerja sama sektor pertahanan," kata Chaudhri.

Kerja sama tersebut di antaranya pelatihan perwira militer yang dilakukan kedua negara.

Kerja sama tersebut kata dia akan dijalin lebih erat.

Baca juga: Pertemuan KSAU Pakistan dan Prabowo Sinyal Indonesia Akan Beli Jet Tempur JF-17 Thunder?

"Kami telah melatih perwira Angkatan Bersenjata Indonesia dan kami akan terus meningkatkan kerja sama sektor pertahanan bilateral kami," katanya.

Rekomendasi Untuk Anda

Ia tidak menjawab tegas saat ditanya apakah dalam pertemuan tersebut ikut dibahas mengenai rencana pembelian alutsista. 

Chaudri hanya mengatakan bahwa kerja sama pertahanan dibahas secara komprehensif.

Baca juga: Jenderal Angkatan Udara Pakistan Temui Prabowo di Istana

"Kita telah membahas seluruh cakupan kerja sama sama sektor pertahanan, kerja sama sektor pertahanan yang sangat komprehensif," ucapnya.

Untuk diketahui Indonesia disebut tertarik untuk membeli pesawat tempur JF-17 Thunder buatan Pakistan Aeronautical Complex (PAC) dan Chengdu Aircraft Corporation China.

Isu Indonesia tertarik membeli pesawat tempur JF-17 Thunder berawal dari laporan media internasional dan pertemuan resmi antara pejabat kedua negara yang menggugah spekulasi di kalangan media dan pengamat pertahanan.

Indonesia dikabarkan tertarik untuk  membeli 40 jet tempur itu.

Sumber: Tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas