Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Prabowo Murka Diserang Habis-habisan Soal Program MBG: Saya Siap Mati untuk Republik!

Ia menegaskan program MBG merupakan bagian dari komitmen pemerintah guna meningkatkan kualitas kesehatan anak muda sekaligus perkuat ketahanan pangan.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Taufik Ismail
Editor: willy Widianto
zoom-in Prabowo Murka Diserang Habis-habisan Soal Program MBG: Saya Siap Mati untuk Republik!
Tribunnews/Jeprima
PERESMIAN SPPG POLRI - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyapa warga palmerah usai meresmikan secara serentak 1.072 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri se-Indonesia di SPPG Palmerah, Jakarta Pusat, Jumat (13/2/2026). Acara tersebut juga sekaligus sebagai peresmian 18 gudang ketahanan pangan Polri yang tersebar di 12 Polda dan peletakan batu pertama atau groundbreaking di 107 SPPG Polri sebagai bagian dukungan Polri terhadap program MBG. Tribunnews/Jeprima 
Ringkasan Berita:
  • Program MBG merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas kesehatan generasi muda sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.
  • Prabowo menyampaikan optimisme pemerintah dalam menjalankan program MBG yang ditargetkan mampu menjangkau hingga 82 juta penerima manfaat.
  • Ia juga menyinggung perjalanan pengabdiannya sejak masih bertugas sebagai perwira militer

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Presiden RI Prabowo Subianto meminta Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari untuk mengumpulkan berbagai video yang memuat prediksi kegagalan pemerintahannya, termasuk tayangan yang menuding program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai bentuk penghinaan terhadap bangsa Indonesia.

Baca juga: Selat Solo Jadi Hidangan Utama saat Prabowo ke SPPG Polri, Kebetulan atau Ada Pesan Khusus?

Permintaan tersebut disampaikan Prabowo saat meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri serta Gudang Ketahanan Pangan di Palmerah, Jakarta Barat, Jumat (13/2/2026), sebagai bagian dari upaya pemerintah memperkuat implementasi program prioritas peningkatan gizi nasional.

Dalam sambutannya, Prabowo secara terbuka menanggapi kritik yang beredar di ruang publik dan media sosial terkait program MBG yang menjadi salah satu program unggulan pemerintah. Ia meminta Qodari untuk menginventarisasi video-video yang menilai program tersebut gagal atau merendahkan bangsa, sebagai bentuk evaluasi sekaligus pembuktian terhadap kinerja pemerintah.

"Pak Qodari tolong dikumpulin ya video klip-video klip yang ramalkan kita pasti gagal, yang mengatakan saya menghina bangsa Indonesia, MBG ini penghinaan kepada bangsa Indonesia," ujar Prabowo.

Mendengar arahan tersebut, Qodari yang sebelumnya duduk langsung berdiri dan memberikan gestur hormat, menandakan kesiapan menjalankan instruksi Presiden.

Prabowo menegaskan dirinya tidak habis pikir dengan tudingan yang menyebut program MBG sebagai penghinaan. Menurutnya, program tersebut justru dirancang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia melalui pemenuhan kebutuhan gizi anak-anak secara merata.

Rekomendasi Untuk Anda

Ia juga menyinggung perjalanan pengabdiannya sejak masih bertugas sebagai perwira militer. Prabowo mengaku sejak berpangkat Letnan Dua telah menanamkan komitmen untuk mengabdikan diri sepenuhnya kepada bangsa dan negara, termasuk kesiapan berkorban demi kepentingan rakyat.

Baca juga: Rela Tak Masak dan Menunggu 3 Jam, Warga Palmerah Antusias Sambut Prabowo Resmikan SPPG Polri

"Saya siap mati untuk republik. Kok saya sampai hati mau menghina? Tidak. Saya, sisa-sisa hidup saya hanya untuk menyelamatkan dan membangun Republik Indonesia," tegasnya.

Lebih lanjut, Prabowo menyampaikan optimisme pemerintah dalam menjalankan program MBG yang ditargetkan mampu menjangkau hingga 82 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia. Pemerintah, kata dia, terus melakukan penguatan infrastruktur layanan gizi serta distribusi pangan agar pelaksanaan program berjalan sesuai rencana.

Ia menegaskan, program MBG merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas kesehatan generasi muda sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.

"Saya ingin mati di atas jalan kebenaran, saya ingin mati membela kebenaran, keadilan, dan keselamatan rakyat. Kehormatan bagi seorang prajurit mati untuk rakyatnya. Masa saya mau menghina. Tapi sudahlah, sekarang kita buktikan bersama," pungkas Prabowo.

Baca juga: Kapolri Jenderal Sigit Targetkan Pembangunan 1.500 SPPG Polri Tahun Ini

Sumber: Tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas