Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Prabowo Sentil Pengusaha Besar Kerap Minta Belas Kasihan Keringanan Utang

Prabowo soroti pengusaha besar minta restrukturisasi hutang, tekankan nelayan pun berhak diberdayakan dengan fasilitas mumpuni.

Tayang:
Diperbarui:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Igman Ibrahim
zoom-in Prabowo Sentil Pengusaha Besar Kerap Minta Belas Kasihan Keringanan Utang
Tangkap layar YouTube/Sekretariat Presiden
KERINGANAN UTANG – Presiden RI Prabowo Subianto memberikan pidato dalam acara Indonesia Economic Outlook 2026 di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat (13/2/2026). Ia menyoroti kebiasaan pengusaha besar meminta keringanan atau restrukturisasi hutang dan menekankan perlunya perhatian serupa bagi nelayan. 
Ringkasan Berita:
  • Pengusaha besar kerap minta keringanan hutang belasan tahun
  • Prabowo tegas nelayan pun harus dapat perhatian sama
  • 5.000 desa nelayan disiapkan fasilitas modal usaha profesional

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menyoroti kebiasaan sejumlah pengusaha besar yang kerap meminta keringanan atau restrukturisasi kredit kepada pemerintah dan perbankan.

Ia menegaskan, jika pengusaha besar bisa diberikan kemudahan, maka rakyat kecil seperti nelayan juga berhak mendapat perhatian serupa.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat membuka acara Indonesia Economic Outlook 2026 di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat (13/2/2026).

Ia juga menceritakan pengalamannya sebagai pengusaha.

"Yang tidak ada masalah, karena para pengusaha-pengusaha besar juga kadang-kadang minta kredit juga belasan tahun. Itu pun sering minta restrukturisasi. Ya kan? Saya ini sudah lama jadi orang Indonesia dan saya pernah jadi pengusaha juga ya," ujar Prabowo.

Ia menjelaskan bahwa restrukturisasi pada dasarnya adalah permintaan bantuan agar kewajiban hutang bisa diperpanjang.

"Saya pun pernah minta restrukturisasi. Alasan dengan kata lain lebih sederhana, minta belas kasihan perpanjangan untuk kembali. Benar atau tidak? Mana menteri-menteri pengusaha?" jelasnya.

 
Ketimpangan Perlakuan Dunia Usaha

Rekomendasi Untuk Anda

Prabowo menekankan ketimpangan perlakuan antara pengusaha besar dan rakyat kecil. Menurutnya, jika dunia usaha besar bisa mendapatkan fasilitas ‘potongan’ atau haircut hutang, maka nelayan di pulau-pulau terpencil juga harus diberdayakan.

"Saudara-saudara, kalau pengusaha besar boleh dikasih apa itu, haircut? Apalagi haircut bagi... enaknya sendiri, haircut, haircut. Masa nelayan-nelayan kita nggak kita berdayakan? Belum pernah mereka dapat kesempatan ini. Banyak yang nangis di pulau-pulau terpencil. Sekarang kita hadir, kita memberi harapan ke depan," tegasnya.

 
Program Pemberdayaan 5.000 Desa Nelayan

Sebagai bentuk nyata keberpihakan, Prabowo menargetkan pembangunan 5.000 desa nelayan hingga 2029. Pemerintah akan menyiapkan fasilitas mulai dari pabrik es, cold storage, hingga armada kapal yang dikelola melalui koperasi.

Ia menegaskan bantuan ini bukan sekadar bagi-bagi uang tunai, melainkan modal usaha yang harus dikelola profesional.

"Ekonomi yang kita jalankan bukan ekonomi handout. Yang kita akan bangun ini semua sudah ada dalam anggaran kita sudah bertahun-tahun," ujarnya.

Baca juga: Prabowo Sudah 3 Kali Singgung Soal Otoriter, Sinyal atau Sekadar Candaan?

 
Kelonggaran Pengembalian Investasi

Prabowo juga berjanji memberikan kelonggaran pengembalian investasi bagi nelayan agar tidak terbebani secara finansial.

"Kita beri kelonggaran mengembalikannya supaya tidak terlalu berat untuk mereka, kita beri kelonggaran pengembaliannya bisa di atas 10 tahun, 11 sampai 12 tahun," pungkasnya.

 
Prabowo menekankan keberpihakan pemerintah tidak hanya pada pengusaha besar, tapi juga nelayan di pelosok, memberi harapan dan peluang ekonomi berkelanjutan.

Sumber: Tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas