Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Bencana Beruntun Banjir hingga Longsor, Basarnas Akui Perlu Peningkatan SDM

Basarnas akan menambah sumber daya manusia, mengingat sejumlah bencana beruntun yang terjadi di Tanah Air beberapa waktu lalu.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Bencana Beruntun Banjir hingga Longsor, Basarnas Akui Perlu Peningkatan SDM
Tribunnews.com/Mario Christian Sumampow
KEPALA BASARNAS - Wawancara Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii di kawasan Greenbelt PIK 2, Kabupaten Tangerang, Banten, Sabtu (14/2/2026). Tribunnews/Mario Christian Sumampow 

Ringkasan Berita:
  • Basarnas berencana meningkatkan kapasitas sumber daya manusia menyusul maraknya bencana beruntun di Indonesia. 
  • Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, menegaskan bahwa peningkatan kapasitas diperlukan karena tantangan lingkungan strategis semakin berat.
  • Upaya peningkatan mencakup perbaikan organisasi, sarana prasarana, serta hubungan kelembagaan. Syafii menilai tingkat kerawanan bencana di Indonesia masih tinggi, sehingga kesiapan SDM menjadi hal krusial.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) akan melakukan peningkatan kapasita sumber daya manusia, mengingat sejumlah bencana beruntun yang terjadi di Tanah Air beberapa waktu lalu.

"Dihadapkan dengan perkembangan lingkungan strategis yang tentunya tidak semakin ringan, pasti seluruh kementerian lembaga termasuk Badan SAR Nasional perlu peningkatan kapasitas," kata Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii di kawasan Greenbelt PIK 2, Kabupaten Tangerang, Banten, Sabtu (14/2/2026).

"Mulai dari organisasinya itu sendiri, kemudian sarana prasarananya dan juga hubungan-hubungan akan selalu kita tingkatkan," sambungnya.

Ia menilai, tingkat kerawanan bencana di Indonesia ke depan masih akan tinggi, sehingga kesiapan sumber daya manusia menjadi hal krusial yang harus dibenahi sejak sekarang.

Langkah awal yang akan dilakukan adalah evaluasi menyeluruh terhadap struktur organisasi di internal Basarnas. Termasuk kebutuhan penambahan personel. 

Namun, proses tersebut tetap bergantung pada koordinasi dengan instansi terkait, seperti Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Kementerian PAN-RB.

Rekomendasi Untuk Anda

“Kita akan memulai dengan evaluasi struktur organisasi kita, kemudian penambahan personel kita. Tentunya ini ketergantungan dengan BKN dan juga PAN-RB, sehingga kita akan komunikasi ke depan,” katanya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Basarnas ke depan akan membuka peluang rekrutmen bagi masyarakat Indonesia yang benar-benar memiliki jiwa kemanusiaan. 

“Kita akan merekrut masyarakat Indonesia yang memiliki jiwa dalam tugas-tugas kemanusiaan. Karena memang evaluasi yang sebelumnya, ada beberapa personel dengan kriteria tertentu ternyata jiwanya mungkin tidak sesuai dengan kita,” ujarnya.

Menurut Syafii, pembenahan ini diharapkan dapat melahirkan sumber daya manusia yang tidak hanya kompeten, tetapi juga memiliki dedikasi tinggi, sehingga mampu menjadi kebanggaan institusi dan masyarakat luas.

Sebagai informasi, dalam Forum Dialog Sarasehan HUT Basarnas Ke-54 di Kantor Pusat Basarnas, Jakarta Pusat, Kamis (12/2/2026), Sayfii juga mengatakan, saat ini, Indonesia berada di peringkat ketiga sebagai negara dengan tingkat risiko bencana tinggi di dunia. 

Posisi tersebut membuat tugas Basarnas akan terus dihadapkan dengan berbagai tantangan. 

“Basarnas dihadapkan dengan berbagai tantangan, antara lain dari World Risk Report menyatakan bahwa Indonesia saat ini berada pada peringkat ketiga negara dengan tingkat risiko bencana tertinggi," kata dia dilansir dari Kompas.com

Sebelumnya, di Sumatera, banjir dan tanah longsor melanda sejumlah wilayah dan menimbulkan korban jiwa serta kerusakan infrastruktur. 

Sementara di Cisarua, Jawa Barat, longsor juga terjadi.

Selain bencana hidrometeorologi, juga sempat terjadi jatuhnya Pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transpor (IAT) di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.

Sumber: Tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas