Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Perayaan Imlek 2026 Momentum Refleksi, Harapan, dan Solidaritas Sosial di Jakarta

Perayaan Imlek atau Tahun Baru Tionghoa menjadi salah satu momen budaya terbesar yang dinantikan masyarakat. 

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Perayaan Imlek 2026 Momentum Refleksi, Harapan, dan Solidaritas Sosial di Jakarta
HO/IST
IMLEK 2026 - Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Bun Joi Phiau. 
Ringkasan Berita:
  • Perayaan Imlek di Jakarta, khususnya di kawasan Petak Sembilan, menjadi simbol keberagaman dan kebersamaan, dengan kemeriahan lampion serta barongsai yang turut menggerakkan sektor UMKM dan pariwisata lokal.
  • Anggota DPRD DKI Jakarta dari Partai Solidaritas Indonesia, Bun Joi Phiau, menilai Imlek mengandung nilai universal seperti kerja keras, penghormatan kepada orang tua, solidaritas sosial, serta momentum memperkuat persatuan dan gotong royong di tengah dinamika kota metropolitan.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Perayaan Imlek atau Tahun Baru Tionghoa menjadi salah satu momen budaya terbesar yang dinantikan masyarakat. 

Lebih dari sekadar pergantian tahun dalam kalender, Imlek dimaknai sebagai momentum refleksi, kebersamaan keluarga, serta harapan akan kehidupan yang lebih baik.

Di Jakarta, kawasan pecinan seperti Petak Sembilan, Glodok menjadi pusat kemeriahan dengan ornamen lampion dan pertunjukan barongsai.

Fenomena ini menunjukkan bahwa Imlek telah menjadi bagian dari identitas keberagaman Jakarta yang juga berdampak positif pada sektor UMKM dan pariwisata lokal.

Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Bun Joi Phiau menilai perayaan ini memiliki pesan universal mengenai harmoni dan toleransi. 

Dia pun memandang nilai-nilai di dalam Imlek sangat relevan bagi kehidupan warga di kota metropolitan.

"Sebagai anggota DPRD DKI Jakarta fraksi PSI memandang Imlek sebagai momentum untuk memperkuat semangat persatuan dan gotong royong di tengah dinamika kota besar. Nilai kerja keras, penghormatan terhadap orang tua, dan solidaritas sosial yang terkandung dalam tradisi Imlek adalah nilai-nilai universal yang relevan bagi seluruh warga Jakarta," kata Bun Joi Phiau, Selasa (17/2/2026).

Rekomendasi Untuk Anda

Dia pun menambahkan bahwa Imlek merupakan simbol harapan untuk masyarakat yang lebih harmonis, serta Jakarta yang maju dan inklusif bagi semua pihak.

"Semoga Tahun Baru Imlek membawa kesehatan, kedamaian, dan kesejahteraan bagi seluruh warga, Gong Xi Fa Cai," tandasnya.

Sebagai informasi, sejarah perayaan Imlek berakar dari tradisi masyarakat Tiongkok kuno yang sudah berlangsung ribuan tahun. 

Di Indonesia, perjalanan Imlek sempat mengalami dinamika sejarah, terutama pada masa Orde Baru. 

Namun, sejak era Reformasi, Imlek kembali dirayakan secara terbuka dan resmi menjadi hari libur nasional sejak tahun 2003 sebagai simbol pengakuan keberagaman budaya.

Terdapat beberapa filosofi mendalam dalam setiap prosesi Imlek. Di antaranya adalah makan malam bersama atau reunion dinner sebagai simbol keharmonisan, serta penggunaan warna merah yang melambangkan keberuntungan. 

Baca juga: Melihat Tradisi Melepas Burung Pipit untuk Buang Sial dan Panggil Hoki Saat Imlek

Selain itu, tradisi membersihkan rumah menjadi simbol membuang kesialan untuk membuka lembaran baru.

Sumber: Tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas