Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kemenag Ungkap Alasan Sidang Isbat Ramadan Tak Digelar di Kantornya, Tapi di Hotel

Sidang Isbat Ramadan pindah ke hotel, bukan kantor Kemenag. MRT, ruang terbatas, parkir minim jadi alasan teknis pemindahan.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Fahdi Fahlevi
zoom-in Kemenag Ungkap Alasan Sidang Isbat Ramadan Tak Digelar di Kantornya, Tapi di Hotel
Tangkap Layar YouTube Kemenag RI
AWAL RAMADAN 2026 - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengumumkan 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Kamis (19/2/2026). Adapun pengumuman ini disampaikan di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa (17/2/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Sidang Isbat Ramadan pindah lokasi, bukan lagi di kantor Kemenag
  • Tiga alasan teknis: MRT, ruang terbatas, parkir minim
  • Hotel Borobudur dipilih, ruang lebih luas dan akses nyaman

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Sidang Isbat awal Ramadan 1447 H pada 17 Februari 2026 tidak digelar di kantor Kementerian Agama di Jalan M.H. Thamrin, Jakarta seperti tahun sebelumnya.

Pada tahun ini sidang Isbat digelar di Hotel Borobudur, Jakarta, pada Selasa (17/2/2026).

Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik (HKP) Kemenag, Thobib Al Asyhar, menjelaskan tiga penyebab sidang isbat tidak dilangsungkan di kantor layanan Kementerian Agama, Jalan M.H. Thamrin, Jakarta.

Pertama, sedang ada penataan kawasan, termasuk pembangunan stasiun MRT di depan gedung layanan Kementerian Agama.

“Hampir separoh jalan di depan kantor layanan Kementerian Agama ditutup untuk keperluan pembangunan. Kalau Sidang Isbat dipaksakan di lokasi itu, dikhawatirkan menyebabkan kemacetan dan mengganggu kegiatan masyarakat, karena jalanan menjadi lebih sempit,” kata Thobib dalam keterangannya, Kamis (19/2/2026).

Kedua, lobi gedung layanan Kemenag Jalan M.H. Thamrin saat ini sudah kurang memadai untuk menggelar even sebesar Sidang Isbat yang selalu menyita perhatian publik. Sidang dihadiri para tokoh agama, duta besar negara sahabat, serta ratusan media.

“Ruang pertemuan yang ada di lobi gedung layanan Kemenag juga sedang digunakan untuk layanan publik mempersiapkan dokumen jemaah haji. Kapasitas Auditorium HM Rasjidi tidak memungkinkan untuk dijadikan ruang sidang sekaligus ruang konferensi pers dan konsumsi,” tutur Thobib.

Baca juga: Balita Tertawa, Ayah Menangis: Momen Haru Usai Vonis Kasus Rumah Sahroni

Rekomendasi Untuk Anda

Ketiga, keterbatasan ruang parkir. Dengan jumlah peserta yang sangat banyak, ketersediaan lahan parkir menjadi salah satu kebutuhan.

“Kami khawatir kalau sidang isbat dilaksanakan di kantor justru mengganggu karena tidak ada tempat parkir dan ruangnya terbatas. Maka itu, tahun ini kami pindahkan dulu,” ujarnya.

Thobib menegaskan, pemindahan lokasi sidang isbat murni didasarkan pada pertimbangan teknis agar kegiatan berjalan tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh pihak.

Lokasi yang dipilih selain berada pada kawasan yang mudah diakses, juga memiliki ballroom besar, ruang konferensi pers yang memadai, serta ruang khusus untuk salat magrib.

Sumber: Tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas