Peta 5 Klaster Pengamanan Polri untuk Kelancaran Mudik Lebaran, Apa Saja?
Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho mengatakan dalam memberikan pelayanan terbaik jelang gelombang mudik, ada lima klaster yang sudah dipetakan.
Penulis:
Abdi Ryanda Shakti
Editor:
Dewi Agustina
Ringkasan Berita:
- Korlantas Polri tengah bersiap menggelar Operasi Ketupat dalam rangka pengamanan mudik lebaran 2026.
- Ada lima klaster yang sudah dipetakan untuk menjadi fokus keamanan selama mudik lebaran.
- Lima klaster itu adalah jalan tol, jalan nasional atau jalan kabupaten, pelabuhan penyeberangan, tempat-tempat ibadah dan tempat wisata.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Korlantas Polri tengah bersiap menggelar Operasi Ketupat dalam rangka pengamanan mudik lebaran 2026.
Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho mengatakan dalam memberikan pelayanan terbaik jelang gelombang mudik, ada lima klaster yang sudah dipetakan untuk menjadi fokus keamanan.
Baca juga: 20 Lokasi Tujuan Mudik Gratis Pemprov DKI Jakarta 2026, Perhatikan Waktu Pendaftaran Tiap Wilayah
Lima klaster itu yakni:
- jalan tol
- jalan nasional atau jalan kabupaten
- pelabuhan penyeberangan
- tempat-tempat ibadah
- tempat wisata
"Termasuk keramaian dari tempat-tempat wisata yang ada di Indonesia kami identifikasi, kami amankan termasuk jalur-jalur yang menuju ke tempat peserta, jalur alternatif. Demikian juga, bandara, terminal, termasuk stasiun juga kami amankan," kata Agus dalam keterangannya, Minggu (1/3/2026).
Ia mengatakan pengamanan mudik ini merupakan salah satu operasi kemanusiaan yang dilakukan oleh Korps Bhayangkara.
"Operasi Ketupat 2026 adalah operasi kemanusiaan. Operasi Ketupat bukan hanya operasi di bidang lalu lintas, bukan hanya mengamankan arus mudik dan balik, tetapi negara hadir, Polri hadir di tengah-tengah masyarakat untuk memastikan rangkaian bulan Suci Ramadan dan Idul Fitri berjalan dengan aman tertib dan kondisi aman di bidang kriminalitas dan lancar di bidang lalu lintas," tuturnya.
Untuk itu, sesuai dengan instruksi Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, operasi kali ini menggunakan tagline “Mudik Aman, Keluarga Bahagia”, sebagai semangat utama seluruh jajaran Polri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
"Ini tagline dari Bapak Kapolri, sehingga kehadiran Polri menyelesaikan persoalan selama operasi ketupat. Tentunya negara hadir untuk menjaga perjalanan pulang. Mudik adalah cerita keluarga. Tugas kami menjaganya. Mudik bukan hanya soal perjalanan tapi soal pulang dengan selamat," ungkapnya.
Menurutnya, Operasi Ketupat bukan hanya menjaga perjalanan ke kampung, tetapi memastikan masyarakat selamat saat berangkat, selamat pada saat berkumpul keluarga, serta bahagia selamat pada saat kembali.
"Bagi kami sangat sederhana, bahwa Operasi Ketupat selamat perginya dan selamat kembalinya. Oleh sebab itu, kami mohon dengan semangat anggota di lapangan, mari kita jaga setiap perjalanan masyarakat," tuturnya.
Lebih lanjut, Agus mengatakan pihaknya akan melakukan pengamanan dengan standar operasional prosedur yang ada bersama stakeholder terkait.
"Kita hadir lebih awal, pulang paling akhir. Bekerja sebelum terjadi kemacetan, bekerja sebelum terjadi situasi yang tidak kondisi, dan Polri hadir untuk bisa mengamankan dari sisi kriminalitas dan sisi kamseltibcarlantas," ujarnya.
Baca tanpa iklan