Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Connie Sarankan Prabowo Ambil Jalan Exit Door dari BoP, Keputusan AS Serang Iran Bentuk Pelanggaran

Connie Rahakundini Bakrie  menyarankan Presiden Prabowo Subianto untuk berani mengambil sikap keluar dari Board of Peace (BoP).

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Connie Sarankan Prabowo Ambil Jalan Exit Door dari BoP, Keputusan AS Serang Iran Bentuk Pelanggaran
TRIBUNNEWS/LUTFI AKHMAL
SITUASI MEMANAS - Pengamat Militer Connie Rahakundini Bakrie saat diwawancarai secara khusus oleh Direktur Pemberitaan Tribun Network Febby Mahendra Putra di Studio Tribun Network, Jakarta, Kamis (5/3/2026). Dalam wawancara khusus itu, Connie melihat situasi ketegangan antara Israel yang dibantu Amerika Serikat dengan Iran tidak hanya sekadar dipandang dari sudut militer saja, tetapi perang antarnegara yang memiliki jejak peradaban. 
Ringkasan Berita:
  • Connie Bakrie menyarankan Presiden Prabowo Subianto untuk berani mengambil sikap keluar dari BoP
  • Connie menyoroti ketergantungan Indonesia terhadap AS
  • Kritik adab Trump saat memberikan map secara langsung kepada Presiden Prabowo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tensi di Timur Tengah yang kian memanas pasca-serangan Amerika Serikat dan Israel ke Iran dinilai menjadi momentum yang pas bagi Indonesia untuk mengambil sikap tegas.

Pengamat Militer dan Pertahanan, Dr Connie Rahakundini Bakrie  menyarankan Presiden Prabowo Subianto untuk berani mengambil sikap keluar dari Board of Peace (BoP).

Connie menyebut tindakan Trump menyerang Iran tanpa koordinasi dengan negara anggota BoP lainnya adalah sebuah pelanggaran kesepakatan.

Hal itu disampaikan Connie saat sesi wawancara khusus dengan Direktur Pemberitaan Tribun Network, Febby Mahendra Putra di Studio Tribunnews, Palmerah, Jakarta, Kamis (5/3/2026).

"Harusnya dengan Board of Peace menjadi Board of War, di situlah exit door (pintu keluar) kita. Langsung bilang, 'Sebentar, gue masuk karena janji lu mau ngedamaiin Palestina. Boro-boro Palestina damai, lu malah bikin perang baru. Saya keluar'," ungkap Connie.

Connie pun menyoroti ketergantungan Indonesia terhadap AS.

Baca juga: Tokoh NU, Muhammadiyah, MUI Merapat ke Istana, KH Anwar Iskandar soal BoP: Waktunya Mepet

Padahal, negara seperti Spanyol dan Inggris justru disebutnya berani menolak permintaan Presiden AS Donald Trump untuk menggunakan pangkalan militer mereka demi menyerang Iran.

Rekomendasi Untuk Anda

Bahkan, dia mengkritik adab Trump saat memberikan peta (map) secara langsung kepada Presiden Prabowo, yang dinilainya merendahkan gesture kesetaraan antarkepala negara.

Baca juga: Presiden PKS Ungkap Penjelasan Prabowo soal BoP: Bukan Pilihan Ideal

"Kalau untuk kepentingan nasional, harga berapa pun ancaman dari Trump, kenapa mesti takut? Spanyol tanpa dia bilang pro kepentingan nasional, hatinya, jiwanya, adabnya demi negaranya, makanya enggak ada takutnya. Kita ini punya dignity, harusnya punya confidence," ucapnya Connie.

Sikap Spanyol

Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez pada Rabu menanggapi kritik Presiden AS Donald Trump terhadap Madrid karena menolak mengizinkan pesawat AS menggunakan pangkalan-pangkalan di sana untuk menyerang Iran, dan merangkum posisi pemerintahnya dengan frasa "Tidak untuk perang."

"Kami tidak akan berpartisipasi dalam tindakan yang merugikan dunia dan bertentangan dengan nilai-nilai dan kepentingan kami, hanya karena takut akan pembalasan," kata Sanchez dalam pernyataan yang disiarkan televisi sebagai tanggapan atas ancaman Trump untuk memutuskan semua hubungan perdagangan dengan Spanyol.

"Kami menolak bencana ini," tambahnya, seraya mencatat kalau  "banyak pemerintah lain" yang memiliki posisi yang sama dengan Madrid, bersama dengan "jutaan warga di seluruh Eropa, Amerika Utara, dan Timur Tengah yang tidak menginginkan lebih banyak perang dan tidak menginginkan masa depan yang didasarkan pada ketidakpastian."

Sanchez menyoroti dampak negatif tidak langsung dari perang Irak, mulai dari meningkatnya "terorisme militan" hingga kenaikan harga energi, dan mengatakan bahwa konsekuensi dari serangan terhadap Iran membawa tingkat ketidakpastian yang sama, dan bahwa hal itu tidak akan mengarah pada tatanan internasional yang lebih adil.

Trump menggambarkan Spanyol sebagai sekutu yang "mengerikan" ketika ia bertemu dengan Kanselir Jerman Friedrich Merz di Gedung Putih pada hari Selasa.

Ia mencatat bahwa Sanchez menolak untuk bergabung dengan janji anggota NATO untuk meningkatkan pengeluaran pertahanan menjadi 5 persen dari PDB atas permintaan Trump, yang mengindikasikan bahwa Amerika Serikat menanggung terlalu banyak beban aliansi tersebut.

Sumber: Tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas