IKA PMII Dorong Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen Harus Berdampak Nyata bagi Rakyat
Zainul menegaskan bahwa salah satu fokus utama IKA PMII adalah mendorong terwujudnya ekonomi yang berkeadilan.
Penulis:
Reza Deni
Editor:
Muhammad Zulfikar
Ringkasan Berita:
- IKA PMII menegaskan telah memberikan sejumlah masukan dan rekomendasi kepada pemerintah terkait arah kebijakan pembangunan nasional, khususnya di sektor ekonomi
- Organisasi alumni PMII secara aktif menyampaikan berbagai pandangan agar kebijakan pemerintah tidak hanya mengejar target pertumbuhan ekonomi secara angka, tetapi juga memastikan dampaknya dirasakan langsung oleh masyarakat
- Zainul menegaskan bahwa salah satu fokus utama IKA PMII adalah mendorong terwujudnya ekonomi yang berkeadilan
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) menegaskan telah memberikan sejumlah masukan dan rekomendasi kepada pemerintah terkait arah kebijakan pembangunan nasional, khususnya di sektor ekonomi.
Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) IKA PMII, Zainul Munasichin, mengatakan organisasi alumni PMII tersebut secara aktif menyampaikan berbagai pandangan agar kebijakan pemerintah tidak hanya mengejar target pertumbuhan ekonomi secara angka, tetapi juga memastikan dampaknya dirasakan langsung oleh masyarakat.
Baca juga: Gelar Rapimnas, IKA PMII Bahas Dampak Konflik Timur Tengah Terhadap Ekonomi RI
“Sudah banyak ya, kita sudah banyak memberikan masukan dan juga saran kepada pemerintah, rekomendasi kepada pemerintah,” kata Zainul Munasichin kepada wartawan di Ancol, Jakarta Utara, Kamis (5/3/2026).
Soal bentuk masukan yang telah disampaikan, Zainul menegaskan bahwa salah satu fokus utama IKA PMII adalah mendorong terwujudnya ekonomi yang berkeadilan.
“Tentu kita akan bicara, kita selalu bicara soal ekonomi berkeadilan. Seluruh kebijakan makroekonomi kita ini, misalnya pertumbuhan ekonomi harapannya kan 8 persen, kita berharap pertumbuhan ekonomi 8 persen itu jangan hanya di level angka besarnya saja,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa pertumbuhan ekonomi yang tinggi seharusnya memiliki dampak signifikan terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, indikator keberhasilan pertumbuhan ekonomi tidak hanya dilihat dari besarnya angka produk domestik bruto (PDB).
“Apakah pertumbuhan ekonomi yang 8 persen itu punya dampak signifikan terhadap peningkatan pendapatan masyarakat, pembukaan lapangan kerja dan lain-lain,” katanya.
Selain mendorong ekonomi yang berkeadilan, IKA PMII juga mengingatkan pentingnya arah pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.
“Kita juga memberikan rekomendasi yang kedua soal ekonomi berkelanjutan, selain berkeadilan kita juga mendorong ekonomi itu berkelanjutan, dengan menempatkan pertimbangan soal lingkungan, ekosistem, energi hijau, dan lain-lain,” ujarnya.
Baca juga: PB IKA PMII Pastikan Roda Organisasi Jalan, Rapimnas Digelar Awal Maret
Menurutnya, pendekatan pembangunan yang berkelanjutan penting agar manfaat pembangunan tidak hanya dirasakan oleh generasi saat ini, tetapi juga oleh generasi yang akan datang.
“Ini agar seluruh pembangunan yang sedang dijalankan ini nanti bisa dinikmati oleh generasi yang akan datang,” pungkasnya.
Hadir dalam rapimnas tersebut, jajaran IKA PMII di antaranya Ketum IKA PMII Fathan Subchi, Sekjen IKA PMII Nur Purnomosidi, Wakil Menteri Keuangan Juda Agung, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid, Ketua Komisi II DP RI Rifqinizamy Karsayuda, Ketua Komisi VI DPR RI Anggia Erma Rini, Ketua KPU RI Afifudin, dan para ketua pengurus wilayah dari seluruh provinsi IKA PMII di Indonesia.
Baca tanpa iklan