Digelar Malam ini, Menteri Agama: Peringatan Nuzulul Quran di Istana Angkat Tema Perdamaian Dunia
Kementerian Agama matangkan persiapan peringatan Nuzulul Qur’an yang digelar di Istana Negara pada Selasa (10/3/2026) malam ini.
Penulis:
Fahdi Fahlevi
Editor:
Theresia Felisiani
Ringkasan Berita:
- Kementerian Agama matangkan persiapan peringatan Nuzulul Qur’an yang digelar di Istana Negara pada Selasa (10/3/2026) malam ini.
- Menteri Agama Nasaruddin Umar mengatakan peringatan Nuzulul Qur’an tahun ini mengangkat tema "Al-Qur’an, Amanah Ekologis, dan Jalan Perdamaian Dunia."
- Tema tersebut dipilih untuk menegaskan relevansi ajaran Al-Qur’an dalam menjawab berbagai tantangan global, termasuk persoalan lingkungan dan perdamaian.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Agama mematangkan persiapan peringatan Nuzulul Qur’an yang akan digelar di Istana Negara pada Selasa (10/3/2026) malam ini.
Persiapan tersebut dibahas dalam rapat internal yang mengulas rangkaian acara serta pesan utama yang akan disampaikan dalam peringatan turunnya Al-Qur’an.
Menteri Agama Nasaruddin Umar mengatakan peringatan Nuzulul Qur’an tahun ini mengangkat tema "Al-Qur’an, Amanah Ekologis, dan Jalan Perdamaian Dunia."
Tema tersebut dipilih untuk menegaskan relevansi ajaran Al-Qur’an dalam menjawab berbagai tantangan global, termasuk persoalan lingkungan dan perdamaian.
"Al-Qur’an tidak hanya berbicara tentang hubungan manusia dengan Tuhan, tetapi juga hubungan manusia dengan alam dan sesama. Karena itu, pesan amanah ekologis dan perdamaian dunia menjadi sangat penting kita tekankan," ujar Nasaruddin dalam keterangannya, Selasa (10/3/2026).
Baca juga: 50 Ucapan Nuzulul Quran Penuh Doa dan Makna, Cocok Dibagikan ke Media Sosial
Menurutnya, nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Qur’an memberikan panduan moral bagi manusia untuk menjaga keseimbangan alam sekaligus membangun harmoni sosial di tengah masyarakat global.
"Kita ingin menunjukkan bahwa Al-Qur’an mengajarkan tanggung jawab ekologis dan semangat perdamaian. Ini menjadi pesan penting bahwa agama hadir sebagai solusi bagi berbagai persoalan kemanusiaan," katanya.
Dirinya menegaskan peringatan Nuzulul Qur’an di Istana Negara tidak hanya bersifat seremonial.
Peringatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran kolektif dalam mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
"Peringatan ini bukan sekadar seremoni, tetapi juga pengingat bahwa pesan Al-Qur’an harus diterjemahkan dalam tindakan nyata merawat bumi, membangun solidaritas, dan menghadirkan kedamaian," katanya.
Baca juga: Ceramah Nuzulul Quran 2026: Tahapan Turunnya Al-Qur’an dan Hikmahnya bagi Umat Islam
Dalam rangkaian acara tersebut, Kementerian Agama juga akan menghadirkan 30 anak yatim dari panti asuhan yang akan menerima paket bantuan sebagai bagian dari penguatan nilai kepedulian sosial yang diajarkan dalam Al-Qur’an.
Acara tersebut juga akan diisi dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh qari nasional.
Tilawah Al-Qur’an akan dilantunkan oleh M. Fauzi Ridwan, juara STQH Nasional Cabang Tilawah Al-Qur’an 2025. Kehadirannya diharapkan menambah kekhidmatan peringatan Nuzulul Qur’an di Istana Negara.
Baca tanpa iklan