Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Jusuf Kalla: Komunikasi Pemerintah dan Masyarakat Tidak Nyambung

Jusuf Kalla (JK) menilai telah terjadi kegagalan komunikasi yang serius antara pemerintah pusat dengan masyarakat.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Igman Ibrahim
Editor: Adi Suhendi
zoom-in Jusuf Kalla: Komunikasi Pemerintah dan Masyarakat Tidak Nyambung
Tribunnews.com/HO/Dokumentasi untuk Tribunnews
TOKOH BERTEMU JK - Sejumlah tokoh lintas sektor dan lintas generasi menggelar pertemuan strategis dengan Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla (JK), pada Sabtu (7/3/2026). 
Ringkasan Berita:
  • JK menyoroti adanya jarak yang lebar dalam penyampaian informasi publik
  • JK menyinggung kekacauan komunikasi di internal kabinet
  • JK  menilai telah terjadi kegagalan komunikasi yang serius antara pemerintah pusat dengan masyarakat

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK) menilai telah terjadi kegagalan komunikasi yang serius antara pemerintah pusat dengan masyarakat.

Kondisi ini menyebabkan berbagai program yang dijalankan negara tidak mampu diserap atau dipahami dengan baik oleh rakyat.

Hal tersebut ditegaskan Jusuf Kalla saat menerima kunjungan para akademisi dan praktisi yang tergabung dalam kelompok Komunikolog Indonesia di kediamannya, Jakarta, Sabtu (14/3/2026).

JK menyoroti adanya jarak yang lebar dalam penyampaian informasi publik.

Akibatnya, kebijakan yang diklaim bagus oleh pemerintah justru seringkali menemui jalan buntu saat berhadapan dengan realitas di masyarakat.

"Ini kali pertemuan yang menilai bahwa komunikasi antara pemerintah dengan masyarakat itu nggak nggak apa namanya, nggak nyambung. Sehingga banyak hal yang dilakukan pemerintah tidak dilakukan," ujar Jusuf Kalla.

Baca juga: Teror Air Keras Aktivis KontraS Mirip Novel Baswedan, JK Ungkap Kecurigaannya

Selain masalah eksternal, JK juga menyinggung kekacauan komunikasi di internal kabinet.

Rekomendasi Untuk Anda

Ia menyebut para pembantu presiden seringkali mempertontonkan perbedaan pendapat di ruang publik yang memicu kebingungan nasional.

Baca juga: Sejumlah Pakar Temui JK, Soroti Jurang Komunikasi yang Buat Rakyat Tak Paham Prabowo

"Pemerintah juga mempunyai komunikasi yang berbeda-beda. Menteri menteri menteri saling berbeda kadang-kadang bertengkar di depan umum. Ini juga menyebabkan sistem komunikasi kita menjadi hal yang penting," ucap JK.

JK menegaskan bahwa kritik yang disampaikan para pakar komunikasi dalam pertemuan tersebut harus dipandang sebagai upaya perbaikan, bukan bentuk perlawanan terhadap otoritas negara.

"Jadi pertemuan ini bukan untuk melawan pemerintah, tidak. Tapi untuk memperbaiki cara pemerintah agar didengar rakyatnya. Tapi tentu didasari oleh program-program yang memang dibutuhkan oleh masyarakat," tegasnya.

Ada sejumlah komunikolog yang hadir ke rumah JK.

Di antaranya, Emrus Sihombing, Effendi Gazali, Hasrullah, Iwel Sastra, Usman Abdhali Watik, Nero Adriani, Suko Widodo, Prof Soraya, Mosidik, Adriano Qalbi, Gun Gun Heryanto, Nani Nurani Muchsin, Jumadal Simamora dan Marsefio Sevyone.

Sumber: Tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas