Kawal Arus Balik Lebaran, 6 Posko Kesehatan Disiagakan pada Titik Rawan di Tangsel
Wakil Ketua PMI Kota Tangerang Selatan, Tubagus Asep Nurdin menyebut enam posko kesehatan disiagakan penuh di wilayah Kota Tangerang Selatan.
Penulis:
Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor:
Whiesa Daniswara
Ringkasan Berita:
- Sebanyak enam posko kesehatan telah disiagakan penuh di wilayah Kota Tangerang Selatan pada masa arus balik Lebaran.
- Wakil Ketua PMI Kota Tangerang Selatan, Tubagus Asep Nurdin mengatakan penempatan posko dan personel difokuskan pada sejumlah titik rawan kepadatan lalu lintas.
- Asep menjelaskan, keenam posko strategis tersebut masing-masing diperkuat oleh 15 petugas dan relawan kesehatan.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Guna mengawal dan melayani masyarakat pada masa arus balik Lebaran 1447 Hijriah, sebanyak enam posko kesehatan disiagakan penuh di wilayah Kota Tangerang Selatan, Banten.
Langkah antisipasi ini dilakukan untuk menghadapi lonjakan pergerakan pemudik pasca-perayaan Idul Fitri.
Adapun, fasilitas layanan kemanusiaan tersebut dipastikan beroperasi selama 24 jam nonstop.
Wakil Ketua PMI Kota Tangerang Selatan, Tubagus Asep Nurdin menyampaikan bahwa penempatan posko dan personel difokuskan pada sejumlah titik rawan kepadatan lalu lintas.
"Seluruh posko kami siagakan penuh. Didukung oleh armada ambulans, kendaraan operasional, hingga armada sepeda motor untuk menjangkau titik kemacetan yang sulit dilalui kendaraan roda empat," kata Asep, Selasa (24/3/2026).
Asep menjelaskan, keenam posko strategis tersebut masing-masing diperkuat oleh 15 petugas dan relawan kesehatan.
Penyediaan personel ini dilakukan dengan sistem pergantian waktu jaga atau shift untuk memastikan pelayanan medis darurat tetap berjalan maksimal.
Berdasarkan data pemantauan tim di lapangan hingga Senin malam, terdapat lima insiden kecelakaan maupun gangguan kesehatan yang telah ditangani.
Dari serangkaian insiden tersebut, tercatat 12 orang pemudik mengalami luka ringan, sementara satu orang dilaporkan meninggal dunia.
Hasil evaluasi sementara di lapangan menunjukkan bahwa kelelahan fisik menjadi pemicu utama terjadinya insiden selama perjalanan arus balik.
"Mayoritas kasus yang kami tangani adalah luka ringan akibat pemudik kelelahan dan kurang fokus. Ini menjadi indikasi bahwa keletihan masih menjadi risiko utama pada arus balik tahun ini," ungkap Asep.
Baca juga: Pantauan Arus Balik Malam Ini: Tol Cikampek Padat, GT Kalikangkung Lengang
Dalam pelaksanaan di lapangan, operasional posko ini mengedepankan sinergi lintas sektoral bersama unsur TNI-Polri, Dinas Kesehatan, serta Dinas Perhubungan setempat.
Sistem penanganan darurat juga telah terintegrasi langsung dengan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dan puskesmas terdekat, sehingga proses rujukan medis dapat dilakukan secara cepat dan tepat sasaran.
Menyikapi temuan di lapangan, masyarakat yang tengah melakukan perjalanan kembali ke perantauan diimbau untuk tidak memaksakan diri saat berkendara.
"Kami mengimbau masyarakat untuk segera beristirahat dan memanfaatkan fasilitas di posko kesehatan jika merasa lelah. Keselamatan di jalan harus tetap menjadi prioritas utama," pungkasnya.
Baca tanpa iklan