Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Pantauan Arus Balik Lebaran 2026: Pelabuhan Bakauheni dan Gilimanuk Ramai Lancar

Pantauan arus balik Lebaran 2026 di Pelabuhan Bakauheni, Lampung dan Gilimanuk, Bali, terpantau ramai lancar.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Falza Fuadina
Editor: Drajat Sugiri
Ringkasan Berita:
  • Memasuki puncak arus balik, aktivitas penyeberangan di Pelabuhan Bakauheni, Lampung, terpantau ramai lancar pada Rabu (25/3/2026) pukul 10.00 WIB.
  • Sementara itu, kendaraan juga mulai memadati Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali pada Rabu (25/3/2026) pukul 11.30 WITA.
  • PT ASDP memprediksi puncak arus balik Lebaran 2026 terjadi pada Selasa (24/3/2026), dan akan terjadi kemungkinan peningkatan kembali pada 28 dan 29 Maret 2026.

 

TRIBUNNEWS.COM - Memasuki puncak arus balik, aktivitas penyeberangan di Pelabuhan Bakauheni, Lampung, terpantau ramai lancar pada Rabu (25/3/2026).

Di Pelabuhan Bakauheni yang berada di Kabupaten Lampung Selatan ini, terpantau mulai dipadati oleh kendaraan Senin pagi pukul 10.00 WIB.

Pelabuhan yang menghubungkan Pulau Sumatera dengan Pulau Jawa via perhubungan laut (Selat Sunda), sejumlah kendaraan pemudik tampak mulai memadati area pelabuhan.

Berdasarkan pantauan video update suasana pelabuhan Bakauheni yang diunggah di kanal YouTube Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai Kelas I Tanjung Priok, tampak kendaraan seperti motor, mobil pribadi dan bus bergerak secara bertahap menuju dermaga.

Antrean kendaraan juga tidak tampak mengular, menandakan arus lalu lintas menuju kapal berjalan relatif normal.

Selain itu, truk logistik juga tampak mengantre menuju dermaga.

Rekomendasi Untuk Anda

Meski terjadi peningkatan volume kendaraan, situasi lalu lintas di dalam kawasan pelabuhan masih terbilang lancar dan terkendali.

Sebagai bagian dari skenario pengendalian, kendaraan tertentu dialihkan melalui Pelabuhan BBJ Muara Pilu guna mengurai kepadatan di Pelabuhan Bakauheni

Langkah ini dinilai efektif menjaga kelancaran arus penyeberangan di tengah tingginya mobilitas masyarakat pasca Lebaran.

General Manager PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Bakauheni, Partogi Tamba mengatakan, berdasar data Posko angkutan Lebaran, jumlah penumpang yang menyeberang 128.821 orang.

Ratusan ribu orang tersebut menyeberang dari Sumatera ke Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni, Wika Beton, dan BBJ Muara Pilu dalam 24 jam, Selasa (24/3/2026).

Baca juga: Jasa Marga: 21 Ribu Mobil Kurang Saldo E-toll Saat Arus Mudik, Bikin Macet Gerbang Tol Kalikangkung

"Angka ini melonjak 51 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang tercatat sebanyak 85.287 orang," ujarnya, Rabu (25/3/2026), dikutip dari TribunLampung.co.id.

Tak hanya penumpang, lonjakan juga terjadi pada jumlah kendaraan.

Jumlah kendaraan yang menyeberang tercatat sebanyak 36.499 unit, meningkat 63 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 22.391 unit.

Lonjakan paling signifikan terjadi pada kendaraan roda dua yang mencapai 18.137 unit atau naik 85,3 persen. Sementara itu, kendaraan roda empat tercatat sebanyak 16.293 unit, mengalami kenaikan 41,8 persen.

Untuk angkutan logistik, jumlah truk yang menyeberang mencapai 1.520 unit atau meningkat tajam sebesar 104,3 persen dibandingkan tahun lalu. Adapun bus tercatat sebanyak 549 unit atau naik 50,4 persen.

Selama periode H-10 hingga H+2, jumlah penumpang dari Sumatera menuju Jawa mencapai 701.091 orang, meningkat 17,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Total kendaraan pada periode yang sama tercatat 163.862 unit atau naik 27,3 persen.

Di sisi lain, arus dari Jawa ke Sumatera melalui Pelabuhan Merak, Ciwandan, dan BBJ Bojonegara juga mengalami peningkatan, meski tidak sebesar arus balik dari Sumatera.

Pada H+2, jumlah penumpang dari Jawa ke Sumatera tercatat sebanyak 47.052 orang atau naik 24,7 persen dibandingkan tahun lalu, dengan total kendaraan mencapai 10.110 unit atau meningkat 20,4 persen.

Secara kumulatif sejak H-10 hingga H+2, jumlah penumpang dari Jawa ke Sumatera mencapai 1.042.171 orang atau meningkat 2,3 persen. Sementara total kendaraan tercatat sebanyak 273.256 unit atau naik 6,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Sementara itu, kendaraan juga mulai memadati Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali pada Rabu (25/3/2026).

Berdasarkan pantauan dari video update suasana pelabuhan Gilimanuk yang diunggah di kanal YouTube Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Gilimanuk pukul 11.30 WITA, tampak kendaraan seperti motor, mobil pribadi, dan bus yang akan menyeberang menuju Pelabuhan Ketapang, Jawa Timur.

Terlihat lalu lintas kendaraan menuju area pelabuhan berjalan lancar tanpa antrean panjang.

Area dermaga juga terlihat tertib, dengan proses bongkar muat kapal berlangsung normal dan teratur. 

Secara keseluruhan, situasi pelabuhan dalam kondisi aman, terkendali, dan tidak terjadi kepadatan berarti.

Melansir Tribun-Bali.com, berdasarkan data Posko Ketapang dalam periode 24 jam pada 24 Maret 2026 pukul 00.00 hingga 23.59 WIB atau H+2, jumlah perjalanan kapal tercatat sebanyak 192 trip.

Total penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Bali pada H+2 mencapai 45.615 orang, meningkat 10,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang berjumlah 41.189 orang.

Untuk kendaraan, sepeda motor yang menyeberang tercatat sebanyak 8.417 unit atau naik 31,6 persen dari tahun lalu yang mencapai 6.394 unit. Sementara kendaraan roda empat tercatat 4.876 unit, mengalami penurunan 2,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebanyak 4.744 unit.

Jumlah truk yang menyeberang mencapai 675 unit atau meningkat 24,1 persen dari 544 unit pada periode yang sama tahun lalu. Sedangkan bus tercatat sebanyak 308 unit atau turun 6,7 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 330 unit.

Secara keseluruhan, total kendaraan yang menyeberang dari Jawa ke Bali pada H+2 mencapai 14.276 unit, meningkat 18,8 persen dibandingkan tahun lalu yang sebanyak 12.012 unit.

Untuk periode kumulatif H-10 hingga H+2, jumlah penumpang dari Jawa ke Bali tercatat sebanyak 330.719 orang atau relatif stabil dibandingkan tahun lalu yang mencapai 330.652 orang. Sementara total kendaraan mencapai 77.361 unit atau naik 4 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 74.367 unit.

Di sisi lain, berdasarkan data Posko Gilimanuk dalam periode yang sama, jumlah perjalanan kapal tercatat sebanyak 186 trip.

Total penumpang yang menyeberang dari Bali ke Jawa melalui Pelabuhan Gilimanuk pada H+2 mencapai 28.086 orang, sedikit menurun 0,3 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 28.183 orang.

Untuk kendaraan, sepeda motor yang menyeberang tercatat sebanyak 2.237 unit atau turun 0,6 persen dari tahun lalu yang mencapai 2.251 unit. 
Sementara kendaraan roda empat mencapai 3.808 unit atau mengalami penurunan 6,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 4.058 unit.

Total kendaraan yang menyeberang dari Bali ke Jawa melalui Pelabuhan Gilimanuk pada H+2 tercatat sebanyak 7.051 unit, turun 1,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 7.160 unit.

Sementara itu, jumlah penumpang yang menyeberang dari Bali ke Jawa sejak H-10 hingga H+2 mencapai 595.918 orang, meningkat 5,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 565.607 orang.

Adapun total kendaraan yang menyeberang pada periode tersebut tercatat 186.922 unit atau mengalami kenaikan 6,1 persen dibandingkan tahun lalu yang berjumlah 176.153 unit.

ASDP Memprediksi Arus Balik Lebaran 2026 Pada 24, 28, 29 Maret

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mencatat Ferry ratusan ribu penumpang dan kendaraan belum kembali ke Pulau Jawa, hingga H+2 Lebaran 2026, atau Selasa (24/3/2026).

Hal tersebut disampaikan Direktur Utama PT ASDP Heru Widodo.

Mulanya ia memaparkan jumlah penumpang yang melakukan perjalanan mudik pada periode H-10 hingga H-1 Lebaran 2026 melalui Pelabuhan Merak–Bakauheni.

"Pada saat arus mudik kemarin, tercatat untuk penumpang yang melaksanakan mudik itu sejumlah 898.664 (orang), total kendaraan semua golongan sejumlah 239.760, kita catat dari H-10 hingga H-1," ucapnya, Selasa (24/3/2026).

Sedangkan arus balik Lebaran, pihaknya mencatat pergerakan penumpang sejak H+1 hingga H+2 sebanyak 142.288 orang sudah kembali ke pulau Jawa.

"Kalau kita akumulasikan, arus balik H+1 dan H+2 jumlah penumpang yang sudah kembali 142.288 orang, kemudian jumlah kendaraan 37.634 unit kendaraan dari berbagai jenis, baik kendaraan roda dua, kendaraan roda empat, maupun bus," ujarnya.

Jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya, yakni sebesar 15 persen untuk penumpang dan 15,7 persen untuk kendaraan.

"Kalau kita komparasikan, jumlah penumpang yang belum kembali ke pulau jawa berjumlah 756.576 (orang), ini yang belum kembali ke Jawa," jelas Heru.

Di sisi lain, jumlah kendaraan yang belum kembali ke Jawa tercatat sebanyak 202.126 unit dari berbagai golongan.

Lebih lanjut, pihak terkait memperkirakan puncak arus balik Lebaran 2026 terjadi pada Selasa (24/3/2026), dan akan terjadi kemungkinan peningkatan kembali pada 28 dan 29 Maret 2026.

"Dari catatan kami lonjakan penumpang sudah dimulai sebetulnya dari hari kemarin (Senin) dan per hari ini (Selasa). Bahkan hari ini, jumlah kendaraan dan penumpang yang sudah reservasi, berjumlah 44 ribu," bebernya.

"Kenapa 44 ribu kok terasa tidak terjadi kepadatan? Karena memang arusnya mengalir, dari pagi sampai dengan mungkin malam hari nanti, sehingga tidak terjadi penumpukan," ungkapnya.

Sebagian artikel ini telah tayang di TribunLampung.co.id dengan judul 128.821 Orang Menyeberang ke Pulau Jawa Melalui Pelabuhan Bakauheni pada 24 Maret

(Tribunnews.com/Falza) (Tribun-Bali.com/Putu Dewi Adi Damayanthi) (TribunLampung.co.id/Dominius Desmantri Barus) (Kompas.tv/Isnaya Helmi)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas