Prabowo: Indonesia–Korea Bisa Saling Melengkapi
Prabowo Subianto melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Republik Korea Lee Jae Myung di Istana Kepresidenan Republik Korea.
Penulis:
Taufik Ismail
Editor:
Adi Suhendi
Ringkasan Berita:
- Presiden Prabowo mengatakan kunjungannya ke Korea merupakan yang perdana
- Prabowo mengatakan Indonesia dan Korea bisa menjalin hubungan sangat baik dengan penuh ketulusan dan keterbukaan
- Prabowo mengatakan Indonesia dan Korea sama-sama membutuhkan hubungan yang baik agar bisa saling bekerjasama
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Republik Korea Lee Jae Myung di Istana Kepresidenan Republik Korea, Cheong Wa Dae (Blue House), Rabu (1/4/2026).
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo mengatakan kunjungannya ke Korea merupakan yang perdana.
Korea Selatan bagi Prabowo merupakan sahabat.
Sehingga lawatannya ke negeri ginseng tersebut sangat penting.
“Saya menganggap Korea sebagai sahabat dekat Indonesia dan saya ingin memperkuat kerja sama ini,” kata Prabowo.
Menurut Prabowo, dalam setiap hubungan pasti ada dinamika atau pasang surut.
Baca juga: 3 Prajurit TNI Dibunuh Zionis, Prabowo Diminta Tegas ke Israel, Jangan Normatif Saja
Bahkan dalam suatu hubungan tidak menutup kemungkinan terjadi kesalahpahaman.
“Bahkan di dalam satu keluarga pun, kita bisa mengalami kesalahpahaman,” kata Prabowo.
Sebagai teman, Presiden mengatakan Indonesia dan Korea bisa menjalin hubungan sangat baik dengan penuh ketulusan dan keterbukaan.
Indonesia dan Korea bisa menjalin kerjasama dengan sangat erat karena kedua negara memiliki banyak kesamaan.
“Namun yang terpenting adalah adanya kepentingan bersama antara kedua negara kita. Seperti yang sering dikatakan, tidak ada teman yang abadi dan tidak ada musuh yang abadi, yang ada hanyalah kepentingan yang abadi,” tuturnya.
Baca juga: Prabowo dan Presiden Korsel Tandatangani 10 MoU: Kerjasama Industri Pertahanan hingga Mineral
Indonesia dan Korea kata Prabowo sama-sama negara pasifik.
Kedua negara juga sama-sama bergantung pada perdagangan.
Karena itu, kata Prabowo, Indonesia dan Korea sama-sama membutuhkan hubungan yang baik agar bisa saling bekerjasama.
“Kita membutuhkan hubungan yang baik demi kesejahteraan ekonomi kedua negara kita, dan mungkin kita memiliki peran yang saling melengkapi,” katanya.
Menurut Prabowo Indonesia dan Korea bisa saling melengkapi.
Korea telah mencapai kemajuan yang luar biasa dalam pembangunan.
Selain itu industri, ilmu pengetahuan dan teknologi Korea sangat maju.
Sementara itu, Indonesia memiliki sumber daya yang melimpah dan pasar yang besar.
“Kami memiliki banyak sumber daya. Kami memiliki pasar yang besar. Kami dapat saling melengkapi,” tuturnya.
Selain itu, kata Prabowo, Indonesia dan Korea juga memiliki kekhawatiran yang sama.
Kedua negara membutuhkan stabilitas dan menginginkan perdamaian.
“Namun, kami memahami bahwa jika kami ingin perdamaian dan stabilitas, kami juga harus memiliki keamanan dan pertahanan yang baik,” ujarnya.
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.