Peringatan Dini BMKG Potensi Gelombang Tinggi Perairan Indonesia 5-8 April 2026
BMKG telah merilis peringatan dini mengenai Informasi Tinggi Gelombang Wilayah Perairan Indonesia periode 5-8 April 2026.
Penulis:
Wahyu Gilang Putranto
Editor:
Bobby Wiratama
Ringkasan Berita:
- BMKG rilis peringatan dini gelombang tinggi perairan Indonesia periode 5-8 April 2026.
- Sebanyak 17 wilayah perairan berpotensi gelombang 1,25 hingga 2,5 meter, tanpa kategori lebih tinggi.
- Masyarakat diminta waspada, terutama nelayan dan kapal tongkang terhadap risiko keselamatan pelayaran.
TRIBUNNEWS.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah merilis peringatan dini mengenai Informasi Tinggi Gelombang Wilayah Perairan Indonesia periode 5-8 April 2026.
BMKG mengungkapkan pola angin di wilayah Indonesia bagian utara umumnya bergerak dari Barat Laut hingga Timur Laut dengan kecepatan angin berkisar 2 - 20 knot.
Sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan umumnya bergerak dari Timur hingga Tenggara dengan kecepatan angin berkisar 2 - 20 knot.
Kecepatan angin tertinggi terpantau di Samudra Hindia Selatan Jawa dan Samudra Pasifik utara Papua.
Terdapat 17 perairan yang diperkirakan tinggi gelombangnya antara 1,25 meter hingga 2,5 meter.
Tidak ada peringatan dini tinggi gelombang untuk perairan di 2,5 sampai 4 meter, maupun di atas 4 meter.
Meski demikian, masyarakat tetap perlu senantiasa menjaga keamanan dan keselamatan saat beraktivitas di perairan.
Baca juga: Apa Itu Godzilla El Nino? Mengenal Fenomena Kemarau Ekstrem Hantam Indonesia April-Oktober 2026
Daftar Peringatan Dini Tinggi Gelombang 1,25 - 2,5 meter:
- Samudra Hindia barat Aceh,
- Samudra Hindia barat Kep. Nias,
- Samudra Hindia barat Kep. Mentawai,
- Samudra Hindia barat Bengkulu,
- Samudra Hindia barat Lampung,
- Samudra Hindia selatan Banten,
- Samudra Hindia selatan Jawa Barat,
- Samudra Hindia selatan Jawa Tengah,
- Samudra Hindia selatan DI Yogyakarta,
- Samudra Hindia selatan Jawa Timur,
- Samudra Hindia selatan Bali,
- Samudra Hindia selatan NTB,
- Laut Sulawesi bagian timur,
- Samudra Pasifik utara Maluku,
- Samudra Pasifik utara Papua Barat Daya,
- Samudra Pasifik utara Papua Barat,
- Samudra Pasifik utara Papua
Saran Keselamatan
Berisiko terhadap keselamatan pelayaran:
- Perahu Nelayan apabila kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1.25 m
- Kapal Tongkang apabila kecepatan angin mencapai 16 knot dan tinggi gelombang mencapai 1.5 m
(Tribunnews.com)